ZTE Grand SII – Pelopor Tren RAM 4GB?!

ZTE Grand SIIPerkembangan teknologi mobile jika kita perhatikan amatlah pesat. Terlebih jika kita bandingkan dengan teknologi desktop. Sebagai contoh, baru saja tahun lalu kita heboh dengan teknologi prosesor quad-core di perangkat mobile, sekarang kita dapati bermunculannya perangkat octa-core – terlepas dari kekurangannya. Belum habis kita terpukau dengan kejernihan layar 1080p yang memiliki kerapatan piksel lebih tinggi dari display retina tahun lalu, tahun ini telah muncul perangkat mobile dengan teknologi display 2K – yang bahkan untuk komputer desktop saja belum banyak dijumpai.

Prosesor quad-core (standar snapdragon 600 misalnya), RAM 2GB, serta display 720p (HD) kami rasa sudah lebih dari cukup untuk memfasilitasi kebutuhan komputasi dan multi-tasking pengguna perangkat mobile sehari-hari. Terlebih nanti, khusus pengguna Android, janji KitKat yang dapat melancarkan proses komputasi dan multi-tasking tersebut untuk perangkat dengan RAM 512MB. Namun perkembangan teknologi mobile saat ini tampaknya sudah tidak didikte lagi oleh kebutuhan konsumen. Masing-masing produsen smartphone berlomba-lomba menyuguhkan teknologi paling baru kepada konsumen, seperti yang dilakukan ZTE dalam Grand SII-nya.

Dengan RAM sebesar 4GB, flagship ZTE terbaru dengan nama Grand SII – jika benar – akan menjadi yang pertama! Selain itu, 4GB juga merupakan batas RAM tertinggi yang dapat dimiliki oleh perangkat dengan teknologi chip ARM 32-bit. Artinya, sampai maraknya perangkat smartphone berbasis 64-bit, 4GB adalah jumlah RAM terbesar yang bisa Anda dapatkan. Kabar besar RAM ini juga diikuti oleh dugaan chipset Qualcomm Snapdragon 801 – snapdragon paling canggih dan baru. Jika kabar ini benar, dengan duet Snapdragon 801 dan RAM sebesar 4GB, Grand SII akan dengan mudah mengalahkan flagship dari produsen lain yang saat ini tengah beredar – setidaknya diatas kertas.

Kapan ZTE Grand SII masuk Indonesia?

Jawaban sederhananya adalah “Tidak tahu”. Namun melihat prioritas Indonesia di mata ZTE bukan yang utama, tampaknya kalaupun akan masuk masih cukup lama. Hal ini dapat disimpulkan dari produk-produk ZTE yang beredar disini dimana flagship seri nubia tahun lalu (Nubia Z5S dan Z5S Mini) saja sampai saat ini belum mengetuk pintu pasar smartphone tanah air.

 

sumber: gizchina | engadget

galihpermadi

Editor aitinesia. Kalo lagi ga sibuk ngurusin aitinesia, biasanya doi sibuk ngurusin badan. Gemar cabang-cabang olahraga menantang seperti Catur dan Monopoli.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>