YotaPhone, Smartphone dari Rusia Masuk ke Indonesia

Yota ,penyedia layanan jaringan internet mobile dan pabrikan smartphone yang berkantor di Rusia baru-baru ini meluncurkan produk mereka ke pasar Indonesia.

 

Pada tahun 2006, salah satu pemilik perusahaan Korus, Denis Sverdlov bersama dengan pengusaha lainnya bernama Sergey Adonev berhasil menciptakan provider pertama bagi teknologi transfer data yang diberi nama WiMAX. Pada tahun yang sama, WiMAX digunakan di beberapa negara di antaranya Indonesia, Cina, Taiwan, India, dan Amerika Serikat.

Логотип_Yota

Sejarah Singkat Yota

 

Tahun 2010 Yota mengumumkan rencana mereka untuk meluncurkan LTE pada jaringan yang mereka kuasai. Uji coba pertama mereka dilaksanakan di kota Kazan pada tanggal 30 Agustus 2010. Para pelanggan mereka kemudian dapat menikmati kecepatan internet pada rentang 20-30 Mbit/s yang dibantu oleh keberadaan sekitar 150 pemacanar di seantero Kazan. Investasi dana yang mereka kucurkan cukup besar ketika itu, mencapai 20 juta dolar. Uji coba LTE generasi keempat yang juga dilaksanakan di Kazan hanya seumur jagung. Pada titik ini, Yota sama sekali tidak tertarik untuk menggunakan 4G di jaringan uji coba mereka alih-alih jaringan komersial. Pada tahun 2014 Yota justru berencana meluncurkan 4G di 180 kota di Rusia.

 

Gawai Yota

 

Pada tahun 2011 Yota mempresentasikan gawai terbaru mereka yang mampu menggunakan jaringan 4G WiMAX Yota. Nama yang diberikan sederhana saja : Yota One dan Yota Many. Berbeda dengan model yang sebelum-sebelumnya, Yota mendesain sendiri produk terbaru mereka tersebut. Yota Many sendiri merupakan gawai pemancar hotspot WiFi yang berukuran lebih kecil dari pendahulunya.

 

Gawai utama Yota, Modem Yota beroperasi pada jaringan LTE 4G dan sekilas terlihat lebih tebal dan lebih besar dibandingkan Yota One.

 

Pada 12 Desember 2012, Yota Devices mengumumkan prototipe YotaPhone, sebuah ponsel cerdas yang memiliki tampilan ganda. Prototipe tersebut memiliki layar HD LCD berukuran 4,3 inci di depan dan tampilan e-ink di bagian belakang. Prototipe tersebut berjalan di platform Android versi 4.2.

 

Yotaphone 2

yota-1-820x420

Hari ini, beberapa portal berita daring di Indonesia mengabarkan tentang peluncuran produk dari Yota Devices yang bekerja sama dengan distributor Maxindo Telemedia Nusantara ke pasar Indonesia.

 

Produk yang diberi nama Yotaphone 2 ini masih memiliki keunggulan pendahulunya yaitu tampilan layar ganda. Yotaphone yang menggunakan sistem operasi Android 4.4 yang dapat diupgrade rencananya akan dilepas pada angka $672 atau sekitar 9 juta rupiah.

 

Peluncuran ini dihadiri oleh Mikhail Belousov, direktur pengembangan bisnis Yota Devices. Menurut Belousov, Indonesia merupakan salah satu pasar yang penting sebab sering disebut sebagai pasar terbesar di dunia dan pertumbuhannya hanya bisa disaingi oleh Cina.

 

Pihak Maxindo Telemedia Nusantara yang diwakili oleh Ted Samuel menyampaikan keyakinannya bahwa produk mereka akan bisa bersaing dan tidak akan cepat menghilang dari pasaran.

 

Ke depannya, Ted mengatakan mereka akan melakukan beberapa langkah untuk merebut hati pasar Indonesia di antaranya kerjasama dengan penyedia layanan paket data lokal seperti Telkomsel, Indosat dan 3. Tidak tertutup kemungkinan pembeli Yota mendapatkan gratis layanan paket data selama setahun.

 

Yotaphone 2 memiliki kapasitas baterai 2500 mAh dan media penyimpanan internal 32 GB.

 

Yotaphone 2 saat ini diproduksi di Cina. Saham terbesar Yota tidak lagi dikuasai oleh Rusia setelah pada bulan Oktober silam perusahaan investasi bermarkas di HongKong ,REX GLobal Entertainment Holdings Ltd membeli 64,9 persen saham Yota Devices. Besarnya dana yang disuntikkan oleh Rex Global ke Yota Devices mencapai 50 juta dolar. Sisa kepemilikan Yota dipegang oleh Rostec (25,1 %) yang merupakan BUMN Rusia dan manajemen Yota (10%).



Jadi, Yotaphone ini buatan Rusia atau Cina?

 

Nawir

Seorang pembaca buku, pecinta alam semesta, penyuka filsafat, penonton film.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>