vKontakte, Media Sosial Rusia Berusaha Menyudahi Pembajakan eBook yang Menumpang di Layanan Mereka

vKontakte, media sosial ternama yang berasal dari Rusia sedang merencanakan tindakan untuk mengakhiri pembajakan ebook yang menumpang di platform mereka. Situs mereka telah dikenal sebagai tempat untuk mengunduh kopian illegal namun berdasarkan sumber dari industri tersebut, vKontakte nampak telah memulai sebuah mekanisme untuk  mematikan pembajakan tersebut.
 

1024px-VK.com-logo.svgPembajakan film, music dan serial TV rasanya sudah sangat lazim diulas di media. Yang jarang mendapatkan perhatian adalah kelompok pembajak yang mengunduh dan mengunggah ebook secara gratisan.

 

Dengan semakin meningkatnya pembaca yang berdedikasi yang menggunakan perangkat seperti Kindle maupun perangkat lainnya yang dapat digunakan untuk membaca ebook seperti iPad, tablet, dan smartphone, ebooks dengan sangat mudahnya diunduh dari torrent atau pun situs penyimpanan berkas dan dapat langsung dibaca.

Salah satu situs dimana ebook sangat mudah didapatkan adalah situs pertemanan dari Rusia bernama vKontakte. Situs ini sering muncul pada hasil pencarian buku-buku yang popular dan pengunduhannya biasanya sangat mudah dan kencang. Karena hal ini, vKontakte telah sering terlibat dalam banyak kasus yang terkait dengan masalah hak cipta.

Namun sekarang, mereka memberikan sinyal akan melakukan tindakan yang serius dalam rangka mengatasi fenomena tersebut.

Berdasarkan laporan yang datang dari Rusia, vKontakte sedang memperkenalkan sebuah sistem yang tidak hanya menarik konten tertentu setelah datang keluhan dari pemilik hak ciptanya, namun juga menghentikan konten yang sama dari kemungkinan untuk bisa diunduh di masa depan. Para pengguna dilaporkan dapat mengunggah konten yang telah ditandai tersebut namun konten tersebut tidak akan dapat diunduh.

Untuk saat ini, vKontakte masih menolak untuk memberikan keterangan terkait laporan tersebut namun berdasarkan situs Izvestia yang dikutip oleh Torrentfreak, eksistensi dari sistem tersebut telah dikonfirmasi baik oleh pemilik hak cipta dan oleh operator dari media komunitas pertemanan sosial khusus ebook.

Setiap pengguna vKontakte diperbolehkan untuk mengunggah ebook dalam berbagai format dan melekatkannya di laman mereka masing-masing. Berkas ini kemudian dapat diunduh secara langsung dari server vKontakte. Namun, berdasarkan laporan yang diterima, terdapat peningkatan masalah dalam hal ini lenyapnya konten yang diunggah, dengan VK memberikan laporan bahwa berkas tersebut telah dihapus setelah adanya permintaan dari pemegang hak cipta.

Menariknya, perkembangan ini juga memiliki dampak eksternal, dengan sebuah kelompok anti pembajakan ternama memberikan laporan terjadinya pergeseran dalam hal ketersediaan.

“Kami telah menyadari bahwa server pengawasan kami mengirimkan klaim yang lebih sedikit ke VK dan sekarang kami sedang menganalisa penyebabnya untuk mencari alasan terjadinya hal tersebut,” cetus Maxim Ryabyko, Direktur dari Asosiasi untuk Perlindungan Terhadap Hak Cipta di Internet (AZAPO).

Pada bulan Februari, AZAPO melaporkan vKontakte kepada Pengadilan Kota Moskow setelah mereka gagal untuk mengambil tindakan tegas untuk melindung hak cipta. Tujuan dari AZAPO adalah untuk memaksa media sosial tersebut membuka jalur negoisasi.

“Sasaran kami adalah untuk mendesak vKontakte guna berinteraksi dengan industri perbukuan dengan lebih baik lagi,” sambung Ryabyko.

Penyebab sesungguhnya dari lenyapnya buku-buku pada vKontakte memang masih belum jelas namun Ryabyko mengatakan bahwa dia tidak akan menghapus kemungkinan adanya kaitan antara perkembangan terbaru tersebut dengan gugatan yang diajukan AZAPO kepada vKontakte. Kemungkinan lainnya adalah telah terjadi sebuah kesepakatan dengan para pemilik buku.

Tahun lalu para penerbit menawarkan beberapa peluang kepada VK untuk memonetisasi konten pada platform mereka, termasuk model berlangganan yang bersifat all-you-can-eat. Tawaran lainnya mencakup mekanisme penyokongan iklan dan program kemitraan, yang akan memungkinkan sampel dari buku-buku mengalihkan ke platform para penerbit.

Masih belum terdapat petunjuk apakah tawaran ini cukup menarik bagi VK namun jika pembajakan menghilang dari situs mereka, yang senang sudah pasti para penerbit.

 

Nawir

Seorang pembaca buku, pecinta alam semesta, penyuka filsafat, penonton film.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>