VertiGo, Robot Terbaru Hasil Kerjasama Disney dan ETH Zurich yang Bisa Berpindah dari Tanah ke Dinding

Disney, yang baru saja memecahkan rekor keuntungan terbesar sepanjang sejarah berkat film terbaru dari seri Star Wars yang ditaksir mencapai 2 juta dolar , melalui divisi penelitian mereka di Zurich berhasil menciptakan sebuah robot.

 

Robot yang diberi nama VertiGo tersebut lahir berkat kerjasama antara Disney dengan ETH Zurich, sebuah universitas ternama di kota terbesar negara Swiss. Salah satu alumni terkenal ETH Zurich adalah Albert Einstein, seorang fisikawan yang mengembangkan teori relativitas umum.

 

VertiGo, sesuai dengan namanya memiliki kemampuan untuk bertransisi dari berjalan di atas permukaan tanah ke dinding.

 

 

 

Berdasarkan siaran pers yang dikeluarkan oleh Divisi Penelitian Disney, permasalahan utama yang menjadi kunci dalam pembuatan VertiGo adalah bagaimana cara memaksimalkan rasio antara tolakan yang dihasilkan dengan berat VertiGo. Berat VertiGo diminimalisir dengan menggunakan campuran karbon tertentu untuk kerangka dasarnya, sedangkan untuk struktur yang lebih kompleks misalnya suspensi roda atau pun rodanya sendiri menggunakan hasil cetak 3 dimensi yang digabung dengan batang yang terbuat dari campuran karbon.

 

Kerangka dasar menjadi penyangga untuk dua modul pendorong dan suspensi roda. Dia juga menjadi penopang untuk semua bagian elektronik dengan seluruh kabel yang ada. Pendorong diusung menggunakan Suspensi Cardan bercincin ganda. Servomotor memungkinkan cincin dalam dan luar untuk bergerak bebas satu sama lain.

MTM1NTEwNzI3MDk5MTY1MzE1

Kelebihan VertiGo dibanding robot sejenis yang mampu memanjat dinding lainnya adalah VertiGo secara aktif mendorongkan dirinya ke dinding, yang berarti VertiGo akan mampu berjalan di permukaan apa pun. Selain itu, jika dibandingkan dengan robot yang dapat terbang, VertiGo lebih aman. Hal terburuk yang dapat terjadi bagi VertiGo adalah tiba-tiba jatuh saat quadrotornya mendadak padam. Jika tidak ada orang di bawah VertiGo saat dia memanjat, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

VertiGo

Berdasarkan wawancara dengan Paul Beardsley , Spectrum menyampaikan alasan tentang mengapa Disney tertarik di bidang robott. Menurutnya, robot dengan kemampuan efek pencahayaan akan bermanfaat untuk dunia hiburan ataupun permainan di dinding. Hal ini terkait juga dengan pentingnya transisi dari tanah ke dinding. Jika kita menempatkan robot secara manual di awal pekerjaan, kemudian melepasnya juga secara manual, hal ini membutuhkan tenaga manusia yang sifatnya tidak fleksibel. Seandainya robot tersebut dapat bertransisi secara otomatis, maka anda berada selangkah di depan dalam hal pekerjaan yang lebih otonom, dan akan membuat teknologi lebih berguna.

 

Akankah film Star Wars selanjutnya memanfaatkan VertiGo?

 

Kita tunggu bersama!

 

Nawir

Seorang pembaca buku, pecinta alam semesta, penyuka filsafat, penonton film.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

1 Response

  1. Rangga says:

    Sebelum melihat beberapa rangkuman www. Baru kali itu menemukan hampir semuanya artikel ide bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>