Untuk Apa Taksi Uber Merekrut Mantan Penasihat Pribadi Obama?

David Plouffe Uber

Kita telah mengetahui kalau di balik kesuksesan yang menaungi perusahaan Taksi Uber, ada banyak masalah yang siap menghadang mereka. Di tulisan sebelumnya, saya telah menceritakan bagaimana pengendara taksi lokal di Eropa kompak menolak taksi Uber, sedangkan Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga melarang mereka untuk beroperasi di kota terbesar di Indonesia ini. Protes yang mereka hadapi sangatlah jelas, taksi Uber dianggap melanggar aturan karena beroperasi layaknya angkutan umum, namun tidak pernah mengurus izin sebagai angkutan umum.

Taksi Uber: Mobil Sewaan Atau Kendaraan Umum?

Pertanyaan di atas merupakan sesuatu yang ambigu, karena jawabannya tergantung pada dari sisi mana kita memandang. Taksi Uber bisa saja dianggap angkutan umum, karena ia menerima penumpang dan pembayaran dengan tarif yang telah mereka tentukan sebelumnya. Namun, di sisi lain, mereka bisa saja dianggap sebagai sebuah mobil sewaan yang biasa kita pakai selama beberapa hari. Namun dalam hal ini, taksi Uber hanya kita ‘sewa’ dalam waktu beberapa jam saja.

Apa bedanya kalau taksi Uber dianggap sebagai kendaraan umum atau dianggap sebagai mobil sewaan? Tentu jauh berbeda, karena sebuah kendaraan umum harus-lah mempunyai izin beroperasi dari Dinas Perhubungan setempat, dan memakai plat khusus sebagai penanda (untuk di Indonesia, plat khusus tersebut berwarna kuning). Bagaimana dengan mobil sewaan? Mereka tidak butuh semua birokrasi tersebut. Karena itu taksi Uber selalu berlindung pada pendapat kalau mereka itu sebenarnya merupakan mobil sewaan, dan bukan kendaraan umum.

Mana pendapat yang lebih mendekati kebenaran menurut anda?

Taksi Uber Merekrut David Plouffe, Mantan Penasihat Barack Obama

Mau tidak mau, taksi Uber harus menghadapi gelombang penolakan yang datang dari pemerintah daerah dan pengendara taksi lokal di kota-kota tempat mereka beroperasi. Di Jakarta sendiri, Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bahkan menegaskan kalau ia melarang operasional taksi Uber dan meminta website taksi Uber untuk ditutup. Untuk bertahan dari hal-hal seperti itu-lah, akhirnya perusahaan taksi Uber memutuskan untuk merekrut salah seorang politikus terbaik di Amerika Serikat, David Plouffe.

David Plouffe adalah Manajer dari Kampanye Pemenangan Barack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat pada tahun 2008 silam. Setelah itu, ia juga berperan sebagai Penasihat ketika Obama telah menjadi Presiden. Di Uber, Plouffe akan mengisi sebuah posisi penting, Wakil Presiden Senior Bidang Peraturan dan Strategi. Dengan jabatan barunya tersebut, Plouffe sepertinya akan sering berkeliling dunia, untuk mengatasi benturan-benturan yang bisa mengancam kelangsungan bisnis Uber di kota-kota tempat mereka beroperasi.

Plouffe sendiri dikenal sebagai seorang ‘tukang lobi’ yang dingin dan menghalalkan segala cara. Sangat pas rasanya dengan Uber dan sang Chief Executive Officer (CEO), Travis Kalanick, yang kerap mencari masalah dengan para kompetitornya. Bagaimana pengaruh Plouffe dalam kelangsungan bisnis taksi Uber yang saat ini telah bernilai 17 Milyar Dollar (sekitar 200 Trilyun Rupiah)? Mari kita simak bersama.

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>