Ubuntu, Dari Smartphone Sampai Supercomputer

Microsoft mengembangkan Windows 8 dengan tujuan menyatukan platform smartphone, tablet, dan desktop. Namun tampaknya menuai banyak kritikan, terutama Windows RT yang dibenamkan di perangkat Surface-nya. Meskipun bertujuan untuk menyatukan banyak platform komputasi, Windows 8 mengadopsi versi-versi yang berbeda di tiap platform dengan kapabilitas yang berbeda-beda pula. Misalnya saja untuk Windows 8 RT untuk tablet berbeda dengan Windows Pro atau Enterprise untuk desktop. Jadi belum benar-benar one OS to rule them all.

Canonical menangkap tren tersebut dan mencoba mencapai kesatuan platform melalui OS jagoannya, Ubuntu. Meskipun smartphone dan tablet yang dijalankan oleh sistem operasi Ubuntu belum benar-benar ada (meskipun ada yang mengembangkannya disini dan bereksperimen disini), Mark Shuttleworth sang pendiri Canonical berujar bahwa Ubuntu sudah “dekat” dalam mencapai kesatuan platform dari smartphone sampai supercomputer tersebut.

“The really interesting opportunity is to unify all of these different kinds of computing. Let’s make one OS that runs on the phone AND on your supercomputer. We’re close to that now—we know Ubuntu makes a great cloud OS and a great server OS and a great desktop. So I think the next frontier is to create a seamless experience from the embedded world to the cloud. And yes, that’s very much what we are focused on at Canonical.” Ujar Shuttleworth pada Q&A with Slashdot readers yang dipublish hari ini (via arstechnica).

Seamless experience atau pengalaman yang mulus (antara satu platform dengan platform yang lain) adalah yang dikejar Ubuntu. Seperti yang kita ketahui, kernel Linux sendiri telah jamak dipakai berbagai perangkat dari smartphone (Android sendiri menggunakan kernel Linux), desktop, serta server. Tugas berat Ubuntu adalah untuk benar-benar mengembangkan Ubuntu yang siap pakai pada smartphone dan tablet.

Kapan target Canonical untuk hal tersebut? Dalam wawancara yang sama Shuttleworth mengungkapkan setidaknya Ubuntu baru akan bercerita tentang smartphone dan tablet setidaknya pada rilis 14.04 LTS pada April 2014. Shuttleworth juga mengungkapkan bahwa Ubuntu sekarang sudah touch ready. Selangkah lebih dekat meraih cita-cita di 2014. Kita tunggu saja.

 

 

image credit: ubuntu.com

galihpermadi

Editor aitinesia. Kalo lagi ga sibuk ngurusin aitinesia, biasanya doi sibuk ngurusin badan. Gemar cabang-cabang olahraga menantang seperti Catur dan Monopoli.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>