Tizen, Kapan Samsung dan Intel Akan Melahirkannya?

tizen

Tak ada yang memungkiri kalau iOS dan Android benar-benar telah merajai pasar Mobile Operating System. Terhitung hingga saat ini, mereka berdua menguasai 90% dari penjualan smartphone di seluruh dunia. Pemain lama seperti Symbian dan Java sudah tidak terdengar lagi sekarang, tergantikan oleh 2 sistem operasi buatan Apple dan Google itu. iOS hadir sebagai pionir inovasi besar teknologi perangkat mobile, sedangkan Android kini sedikit lebih unggul karena sifatnya yang open-source.

Namun selain 2 raksasa itu, ternyata masih banyak nama Mobile Operating System yang beredar, baik yang terkenal seperti Windows Mobile dan Blackberry 10, maupun yang ‘jarang terlihat’ seperti Firefox OS, Jolla, Ubuntu for Mobile, dan lain-lain. Bahkan ada sebuah sistem operasi yang kini masih dalam kandungan dan tengah menanti saat untuk dilahirkan, Tizen namanya.

Tizen adalah hasil kerjasama Samsung dengan perusahaan prosesor besar, Intel, yang diharapkan bisa meneruskan kejayaan Android yang (mungkin) akan meredup di kemudian hari. Bahkan, dengan proyeksi ke masa depan, Tizen sudah dirancang untuk device-device selain smartphohe seperti Notebooks dan Smart TV. Beberapa provider telekomunikasi besar di Asia sudah menunjukkan dukungannya untuk proyek ini, NTT Docomo salah satunya.

Layaknya bayi dalam kandungan, kondisi Tizen saat ini benar-benar misterius. Menyusul penundaan waktu peluncuran yang terjadi berkali-kali, sistem operasi ini sempat diragukan akan bisa lahir, bahkan ada isu kalau proyek pengembangannya telah dibubarkan. Tapi perwakilan dari Samsung dan Intel langsung membantahnya dan mengatakan kalau mereka justru telah berhasil melakukan pengembangan yang signifikan untuk sistem operasi baru ini.

Ketegasan ini pun tak hanya diungkapkan lewat kata-kata. Sadar kalau sebuah sistem operasi tak akan bisa bertahan hidup tanpa dukungan koleksi aplikasi yang menarik, baru-baru ini Samsung dan Intel meluncurkan sebuah perlombaan yang diberi nama Tizen App Challenge. Dengan hadiah total mencapai $ 4 Juta, mereka mencoba menantang para developer aplikasi mobile untuk membuat aplikasi terbaik untuk Tizen, baik dalam kategori Games, maupun Non-Games. Khusus untuk peserta yang membuat aplikasi menggunakan HTML5, mereka bisa mendapat hadiah tambahan bila aplikasi mereka termasuk 10 besar aplikasi terbaik dengan HTML5. Tantangan ini akan dibuka hingga 1 November 2013 dan aplikasi yang menjadi pemenang diharapkan bisa hadir di device bertenaga Tizen yang akan diluncurkan tahun depan.

Semoga saja setelah kompetisi ini berakhir, Tizen bisa lahir bersama ‘mainan-mainan’ aplikasi baru yang lengkap dan tumbuh menjadi sistemmoperasi alternatif yang memuaskan. (Sebenarnya saya ingin menyebutnya sebagai ‘pesaing’ iOS dan Android, namun rasanya terlalu dini untuk melemparkan jinx seperti itu.)

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>