Telegram Menambah Kapasitas Grup Hingga 5000 Orang

Telegram, salah satu aplikasi chat ternama yang berasal dari Rusia kembali mengeluarkan terobosan terbaru untuk menarik lebih banyak lagi pengguna aplikasi mereka. Telegram dikembangkan oleh dua bersaudara Nikolai dan Pavel Durov yang sebelumnya mengembangkan media sosial Rusia bernama VK yang kemudian diambil alih oleh pemerintah Rusia.

 

Nikolai, sang kakak mengembangkan protokol MTProto yang menjadi basis dari Telegram kelak, sedangkan Pavel menyediakan dukungan pendanaan sekaligus infrastruktur jaringan melalui perusahaan Digital Fortress miliknya.

 

Pada Desember 2014, Telegram mengklaim telah memiliki 50 juta pengguna aktif yang menghasilkan 1 milyar pesan per harinya dengan angka pertumbuhan pengguna adalah 1 juta pengguna baru setiap pekan.

 

September 2015, mereka mengumumkan total pengguna aktif sebanyak 60 juta dengan lalu lintas pesan mencapai angka 12 milyar pesan.

 

Bulan lalu, mereka berhasil menembus angka 100 juta pengguna aktif per bulannya yang memberikan angka 15 milyar pesan per harinya dan total pengguna baru adalah 350.000 akun setiap hari.

 

Secara sekilas, Telegram tidak jauh berbeda dengan WhatsApp, aplikasi chat yang kini dimiliki oleh Facebook. Baik Telegram, Whatsapp maupun aplikasi chat lainnya memanfaatkan nomor telepon sebagai ‘pengguna’ yang kemudian diverifikasi menggunakan SMS atau panggilan telepon. Kelebihan Telegram untuk fitur akun pengguna adalah kemampuan untuk mengatur sebuah pseudonim yang memperbolehkan pengguna berkirim pesan tanpa harus mengumbar nomor telepon mereka. Nama alias ini juga dihubungkan dengan https://telegram.me/ . Nama alias ini bisa diganti kapanpun. Akun yang tidak aktif selama rentang waktu 6 bulan akan secara otomatis dihapus.


Fitur lain yang juga merupakan menu wajib bagi setiap aplikasi chat adalah Grup. Keberadaan grup sangat membantu mulai dari hal yang bermanfaat seperti mengatur koordinasi tim di pekerjaan hingga hal tidak berguna seperti mengobrol tak tentu arah.

 

Sejak 13 Maret kemarin, grup di Telegram sanggup menampung hingga 5000 pengguna. Jauh melampaui WhatsApp yang kapasitasnya 256 anggota atau LINE dengan 500 orang.

 

Untuk membuat sebuah grup menjadi berkapasitas 5000 orang, cukup lakukan pengaturan untuk meningkatkan status grup menjadi supergroup. Perubahan ini hanya bisa dilakukan oleh anggota grup yang berstatus admin.
Supergroup juga dapat diubah status privasinya menjadi public sehingga semua orang dapat melihat isi percakapan di grup tersebut dan bahkan memilih untuk bergabung.

Fitur moderasi untuk admin supergrup

 

Untuk mencegah spammer, Telegram menambah kemampuan admin untuk bisa memoderasi isi percakapan di grup. Dengan tambahan ini, admin dapat menghapus pesan, dari seorang anggota, memblokirnya dan melaporkan pengguna tersebut.

Anda tertarik untuk mencoba membuat supergrup? Lebih baik tahan dulu keinginan tersebut karena perubahan ke supergrup tidak bisa diputarbalik ke kondisi awal.

Nawir

Seorang pembaca buku, pecinta alam semesta, penyuka filsafat, penonton film.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

2 Responses

  1. wow, telegram makin kece aja nih, mantap

  2. Mediamaya says:

    Mantap nih telegram cocok banget buat grup komunitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>