Tango Mendapat Dana dari Alibaba, WhatsApp Waspada

Tango

Setelah habis rasa terkejut kita dengan Facebook yang ‘membuang’ uang 19 Milyar Dollar hanya demi mendapatkan WhatsApp, aplikasi-aplikasi pengiriman pesan yang lain pun mengikuti jejak WhatsApp. Kali ini adalah Tango, sebuah aplikasi pengiriman pesan yang berbasis di Mountain View, Amerika Serikat, mendapat kucuran dana segar sebesar 280 Juta Dollar dari pembukaan sesi pendanaan Series D. Pendanaan ini didominasi oleh platform e-commerce asal China, Alibaba. Sebelumnya Tango telah mengelola dana sebesar 367 Juta Dollar.

Pendanaan ini, menurut CTO Tango, Eric Setton, secara tidak langsung dipengaruhi oleh akuisisi WhatsApp oleh Facebook. Menurutnya, karena akuisisi tersebut, semua orang jadi tersadar betapa sebuah aplikasi pengiriman pesan yang sederhana bisa begitu bernilai. Selain itu, banyak hal yang bisa dikembangkan dan dijual dari sebuah aplikasi pengiriman pesan. Game, musik, dan berita adalah beberapa contoh konten yang bisa disebarkan lewat aplikasi pengiriman pesan.

Tango sendiri bermula di tahun 2009, untuk menyaingi FaceTime, aplikasi video call yang baru diluncurkan oleh Apple pada waktu itu. Banyak kendala yang dihadapi FaceTime seperti keterbatasan support untuk jenis iPhone tertentu, atau keharusan untuk menggunakan jaringan Wi-Fi, dan hal itulah yang coba diatasi oleh Tango. Tango pun muncul sebagai aplikasi video call untuk iOS dan Android lewat jaringan mobile, dan terus berkembang hingga menjadi bentuknya saat ini.

Di sisi lain, pendanaan ini dipimpin oleh Alibaba, yang sedang berusaha bersaing di negeri tirai bambu dengan Tencent, sang pembuat WeChat. Kebetulan, Tango juga mempunyai fitur game layaknya WeChat dan Line. Dan Setton sendiri mengamini kalau Tango tidak akan menjadi pengirim pesan biasa, dan akan terus mengembangkan konten lain, terutama fitur game.

Saat ini, pengguna Tango masih didominasi oleh negara asal mereka, Amerika Serikat. Namun 20% pengguna mereka juga berasal dari Asia, dan seiring kerja sama dengan Alibaba, angka tersebut dipastikan akan meningkat. Bahkan WhatsApp dan Facebook sekalipun harus waspada dengan bersatunya Tango dan Alibaba ini.

 

Sumber Gambar : technobol.com

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>