Startupranking, Startup yang Mendata Startup di Seluruh Dunia

Dengan jumlah penduduknya yang diperkirakan mencapai 250 juta pada tahun 2015, tidak pelak lagi Indonesia merupakan salah satu negara dengan pangsa pasar yang paling tinggi di dunia. Kondisi ini dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis teknologi atau yang lazim juga disebut startup untuk menjalankan usahanya di Indonesia.

Berdasarkan data dari Startupranking , Indonesia menduduki peringkat keempat dari jajaran negara-negara yang menjadi tempat berkembangnya startup-startup di dunia. Dengan jumlah startup mencapai 689 yang masuk ke dalam database Startupranking, Indonesia hanya kalah dari Amerika Serikat (4561), India (1761), dan Inggris (784). Indonesia bahkan yang teratas untuk level Asia maupun Asia Tenggara.

1

Startupranking yang bermarkas di Peru, menggunakan dua penilaian yaitu SR Web dan SR Social untuk menentukan peringkat startup-startup yang terdaftar di database mereka.

  • SR Web dikalkulasikan berdasarkan alamat situs dari startup yang ada. Mereka akan memperhitungkan bermacam-macam faktor yang semuanya bermuara di alamat situs startup tersebut, di antaranya jumlah dan kualitas laman situs yang bertaut ke laman situs startup, jumlah dan kualitas tautan keluar, relevansi isi laman dengan judul laman, jumlah kunjungan, dan lain sebagainya.
  • SR Social adalah nilai yang diakumulasikan dari aktivitas yang terjadi pada dua media sosial yang mereka jadikan dasar perhitungan yaitu Facebook dan Twitter. Untuk Facebook, misalnya dihitung jumlah “like” untuk sebuah postingan, jumlah komentar pada sebuah postingan, jumlah “share” dari sebuah post, dan lain-lain. Sedangkan untuk Twitter, tentu saja memasukkan jumlah “followers”, jumlah dan kualitas “retweet”, dan lain sebagainya.

 

Kedua nilai di atas akan diramu menjadi nilai yang disebut SR Ranks. Dari SR Ranks ini, nilai masing-masing startup akan muncul.

 

Startupranking juga menyediakan grafik perkembangan setiap startup yang dihitung per minggu dan per bulan untuk jumlah “like” di Facebook, jumlah “followers” di Twitter serta grafik perubahan SRank dan SR Score.

 

Selain itu, mereka juga memberi tahu kita startup apa saja yang menjalankan lini bisnis yang sama di negara lain maupun negara yang sama yang menjadi kompetitor.

4

Kompetitor-kompetitor Lazada Indonesia yang bergerak di bidang yang serupa baik di dalam maupun luar negeri.

 

 

Untuk Indonesia, dari 689 startup yang masuk ke dalam database Startupranking, 10 besar diisi oleh deretan nama-nama yang memang sudah tidak asing lagi di telinga netizen Indonesia.

 

Mereka adalah Lazada Indonesia, Lintas.me, Bhinneka, Tokopedia, Zalora Indonesia, Traveloka, Tiket, Rumah, Elevania, dan Blibli.

 

 

Daftar 10 startup teratas di Indonesia pada bulan Juni 2015 (Startupranking)

 

 

Sedikit banyak ini memperlihatkan bahwa di Indonesia, budaya konsumtif masih cukup tinggi yang diakomodir dengan baik oleh para pemilik startup di Indonesia yang menempatkan enam startup dari sepuluh deretan teratas. Selanjutnya adalah usaha travel yang diusung oleh dua startup. Sisanya satu tempat masing-masing dihuni oleh situs berisi artikel informatif dan bisnis tempat tinggal.

 

Tertarik mendaftarkan startup anda di Startupranking? Silakan klik saja tautan ini.


Nawir

Seorang pembaca buku, pecinta alam semesta, penyuka filsafat, penonton film.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>