Snapdeal vs Flipkart, Duel E-Commerce di Semenanjung India

Snapdeal Flipkart

Sejak Jeff Bezos membuat sebuah toko buku online bernama Amazon, era E-Commerce pun dimulai. Bukan hanya Amazon yang kian lama kian besar, nama-nama E-Commerce lain pun mulai muncul. Selain E-Commerce besar yang penjualannya bisa mencapai ke seluruh dunia, banyak juga E-Commerce lokal yang penjualannya terbatas hanya di satu negara atau wilayah tertentu.

Menariknya, terkadang di satu negara saja bisa muncul beberapa E-Commerce. Di Indonesia contohnya, ada Kaskus yang baru saja merilis Kaskus Evolution, TokoBagus yang baru berubah nama menjadi OLX, Berniaga, BukaLapak, dan lain-lain. Di ujung lain benua Asia, tepatnya di negara India, juga terjadi duel seru antar 2 E-Commerce besar di sana, Flipkart dan Snapdeal. Hal ini bukan hal yang aneh, mengingat populasi India yang tergolong besar, sama dengan China dan Indonesia. Bagaimana cerita pertarungan mereka?

Snapdeal Terus Mendapat Dana Segar

Dibangun sejak tahun 2010, Snapdeal berkembang menjadi sebuah layanan E-Commerce yang berorientasi global. Kunjungan ke website mereka terus bertambah, dan diperkirakan akan ada 1 Milyar Dollar uang yang melewati Snapdeal berkat penjualan barang di dalamnya sepanjang tahun ini. Karena itu, tak heran setelah mereka mendapatkan dana sebesar 133 Juta Dollar dari eBay, Snapdeal kembali mendapat tambahan dana 100 Juta Dollar dari gabungan beberapa investor. Kerja sama dengan eBay juga bisa memuluskan jalan mereka untuk masuk ke pasar Amerika Serikat.

Flipkart Memperbesar Diri Dengan Myntra

Bila Snapdeal lebih memilih dana segar dari investor, lain lagi dengan Flipkart yang malah mengakuisisi Myntra. Myntra sebenarnya juga merupakan sebuah E-Commerce, walau hanya fokus untuk menjual barang-barang fashion. Tak lama setelah Snapdeal memperoleh dana segar, Flipkart pun merealisasikan rencana mereka untuk mengakuisisi Myntra. Bergabungnya Myntra dengan Flipkart memperkokoh posisi Flipkart sebagai portal E-Commerce terbesar di India. Hal ini bisa terlihat dari penambahan jumlah kunjungan dari dua E-Commerce tersebut. Saat ini, Flipkart mendapatkan 3.5 Juta pengunjung setiap hari, sedangkan Muyntra mempunyai 1.7 Juta pengunjung setiap hari. Bila ditambahkan, akan ada 5.2 Juta pengunjung yang mengunjungi mereka setiap hari, bagaimana dengan 1 bulan? 1 tahun?

Sachin Bansal (pendiri Flipkart) mengatakan kalau fokus kerja sama ini bukanlah pada uang, tapi lebih pada pengembangan Flipkart dan Myntra bersama-sama. Mukesh Bansal, Manajer Eksekutif di Myntra, akan tetap berada di posisinya. Namun, selain itu ia juga ditunjuk untuk menjadi pimpinan di bisnis fashion Flipkart.

Siapa di antara dua E-Commerce ini yang akan menang? Tidak ada yang tahu. Yang pasti, kedua startup tersebut  harus sama-sama bertahan dari ekspansi E-Commerce dunia seperti Amazon, khususnya untuk pasar E-Commerce di India.

Sumber Gambar : nagpurtoday.in


adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>