Sergey Brin : Google Glass dan Mobil yang Berjalan Sendiri

Sergey Brin Aitinesia

Nama lengkapnya adalah Sergey Mikhaylovich Brin, seorang programmer keturunan Rusia yang bersama Larry Page membangun Google sejak tahun 1996. Saat itu mereka adalah mahasiswa S3 di Stanford University. Google awalnya merupakan program penelitian mereka, sebelum akhirnya menjadi perusahaan yang sesungguhnya pada tanggal 4 September 1998.

Banyak yang berubah selama 18 tahun perjalanan Google, dan Sergey Brin juga mengakui hal itu. Mereka kini menguasai pasar sistem pencarian di dunia maya, keuntungan mereka tahun lalu bisa melebihi 61 Milyar Dollar, dan termasuk dalam 5 besar perusahaan terbesar di dunia. Mereka pun terus berkembang mengikuti perkembangan zaman, terbukti dengan kesuksesan mereka di dunia iklan untuk perangkat mobile yang masih terhitung baru.

Dalam Code Conference di akhir Mei lalu, Brin coba menceritakan banyak hal tentang Google. Apa saja yang ia ceritakan?

Perasaan Bekerja di Google

Google saat ini tumbuh menjadi perusahaan yang begitu besar, dan hal ini menurut Brin, membuat Google jadi sedikit kurang menyenangkan. Walau yang mereka kerjakan di sana masih sama, namun seperti ada yang hilang dari Google.

Posisi Sergey Brin di Google

Sergey Brin saat ini fokus bekerja untuk Google X, sebuah bagian dari Google yang fokus untuk mengerjakan proyek-proyek luar biasa yang belum pernah diproduksi oleh perusahaan manapun. Google X didirikan 3 tahun lalu, dan saat ini tengah mengerjakan 8 proyek secara bersamaan. Salah satu produknya yang terkenal saat ini adalah Google Glass. Selain di Google X, Brin juga sering menghabiskan waktu untuk mengerjakan proyek-proyek yang berkaitan dengan keamanan data.

Keamanan Privasi di Internet

Menurut Brin, sudah seharusnya pemerintah melakukan segala cara untuk mencegah kejahatan, termasuk di dalamnya menyadap komunikasi orang-orang yang diduga terlibat dalam kejahatan tersebut. Namun ketika pemerintah menyadap semua orang, baik yang jahat maupun yang tidak, maka hal tersebut sudah tidak bisa diterima. Dari sisi teknologi, keterangan Edward Snowden tentang penyadapan yang dilakukan NSA juga merupakan hal yang salah. Kini para penjahat dan teroris menjadi tahu apa yang dilakukan NSA untuk mengalahkan mereka, dan mereka pun kini pasti lebih ketat lagi menjaga komunikasi mereka. Hal ini tentunya malah akan menyulitkan kita untuk mencegah kejahatan yang akan mereka lakukan.

Di sisi lain, Google merupakan sebuah perusahaan jasa penyedia layanan yang sangat bergantung pada kepercayaan konsumen. Brin mengatakan kalau Google tidak akan bisa bertahan bila mereka kehilangan kepercayaan dari para pengguna mereka. Oleh karena itu, Google sangat menjaga betul keamanan data mereka. Google mungkin pernah melakukan kesalahan atau kurang menjaga data mereka dengan baik, namun mereka akan langsung berusaha memperbaikinya. Bahkan, menurut Brin, dalam setiap pertemuan pimpinan di Google, kita bisa melihat betapa Google punya perhatian yang sangat besar dalam urusan keamanan data.

Google Glass

Brin selalu mengenakan Google Glass di hampir semua kesempatan. Ia mengatakan kalau ia memakai Google Glass ketika bepergian, bersepeda, hingga ketika sedang bersama istri dan anak-anaknya. Dalam semua kesempatan itu, Brin tak merasakan kendala yang berarti. Saat ini Google Glass masih dalam tahap pengembangan untuk menggali potensi-potensi besar yang bisa dilakukan dengannya. Kemungkinan Google Glass akan mulai dijual ke publik di akhir tahun ini.

Mobil yang Bisa Berjalan Sendiri

Saat ini Google lewat Google X yang dipimpin Brin juga tengah membangun sebuah mobil yang bisa berjalan sendiri secara otomatis. Pada video di atas, anda bisa melihat bagaimana mobil itu bekerja. Yang paling unik adalah, mobil tersebut tidak mempunyai setir dan pedal gas. Ia sama sekali berbeda dengan mobil, dan lebih mirip semacam gondola yang bisa mengantarkan kita ke mana saja. Seluruh body mobil tersebut dilengkapi dengan sensor untuk mengatur laju kendaraan.

Google membuat mobil tersebut dari nol, dan saat ini baru sampai tahap pembuatan prototype. Brin mengatakan kalau mobil tersebut dibuat Google untuk semua orang yang kurang puas akan kondisi transportasi saat ini. Ketika masuk, kita bisa langsung menyibukkan diri dengan email atau bersantai sambil membaca buku dan membiarkan mobil tersebut berjalan sendiri ke tempat yang kita tuju. Perjalanan pun jadi lebih aman karena sensor yang ada di sekujur tubuh mobil tersebut tidak akan pernah lelah atau mengantuk layaknya manusia biasa.

Selain itu, Google mendesain mobil ini bukan sebagai kendaraan pribadi melainkan sebagai transportasi umum, sehingga nantinya bisa menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan di kota-kota besar. Lalu bagaimana cara kita memanggilnya bila hendak memakai kendaraan tersebut? Sistem reservasi online seperti yang dilakukan startup seperti Uber bisa dijadikan solusi. Kebetulan Sergey Brin juga telah menanamkan investasi yang cukup besar untuk Uber.


adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>