Serangan Bersenjata di Paris dan Sebuah Ide Cerdas dari Facebook

Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 13 November waktu setempat, kota Paris dikagetkan dengan serangan sekelompok orang yang melakukan aksi penembakan dan bom bunuh diri. Serangan yang merenggut setidaknya 136 nyawa termasuk para pelakunya ini diduga kuat dilakukan oleh pihak yang terkait dengan kelompok NIIS yang bercokol di Irak.

image

Laman Safety Check Facebook

Pihak berwajib masih terus melakukan penyelidikan untuk menelusuri kejahatan terencana ini dan meringkus otak di balik tindakan keji ini.

Ada satu aspek menarik terkait kejadian di Paris minggu lalu ini yang sedikit membantu masyarakat dunia untuk meredakan ketegangan yang hadir akibat teror yang berlangsung.

Dia adalah fitur “Safety Check”  yang dimiliki oleh Facebook. Seperti kita ketahui bersama, miliaran manusia di dunia telah terhubung satu sama lain melalui media sosial berlambangkan huruf F ini.

Dengan mudahnya akses internet di daerah-daerah tertentu, Facebook menjadi alat penghubung favorit penduduk di daerah tersebut. Mereka berinteraksi menggunakan Facebook dengan memanfaatkan berbagai fitur yang ada seperti grup, fanpage, notes, message, dan lain sebagainya.

Salah satu fitur yang kemudian menjadi tenar seperti telah disebutkan sebelumnya adalah “Safety Check”. Fitur ini berguna bagi para kerabat maupun kawan dari seseorang yang berada di lokasi yang terkena bencana ataupun mengalami insiden seperti kemarin di Paris.

Fitur ini pertama kali diluncurkan oleh Mark Zuckerberg pada tahun 2014. Semenjak peluncurannya, tidak terhitung lagi jumlah bencana yang ‘ditandai’ oleh Facebook.

Cara kerja fitur ini sendiri cukup sederhana, jika anda diketahui sedang berdomisili di sebuah daerah yang mengalami bencana, pihak Facebook akan meminta anda untuk menyatakan bahwa anda baik-baik saja dan dengan demikian memberikan kepastian tentang keselamatan anda kepada kerabat dan teman di seberang lautan.
Hal ini berlaku juga meskipun si pengguna tidak memperbarui lokasi dia ke tempatnya sekarang. Alternatifnya, Facebook mendeteksi dari alamat kantor tempat pengguna bekerja.

image

Pembaca yang memiliki teman di Jepang mungkin cukup sering mendapatkan notifikasi bahwa kawan anda selamat, mengingat Jepang tergolong cukup sering mengalami gempa bumi.

Keberadaan fitur ini juga semestinya dimanfaatkan oleh penduduk Indonesia mengingat betapa rawannya tanah dan air kita terhadap bencana. Terakhir, Indonesia diserang kabut asap selama kurang lebih tiga bulan yang menelan puluhan korban jiwa.

Dengan kondisi mulai memasuki musim penghujan yang terlambat sekitar satu bulan, masyarakat daerah tertentu dihadapkan pada ancaman banjir dan longsor yang senantiasa mengisi halaman depan media nasional.

Nawir

Seorang pembaca buku, pecinta alam semesta, penyuka filsafat, penonton film.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>