Selamat Gamer Indonesia, Kini Kalian Resmi Mempunyai ‘Rumah’ di IeSPA

IESPA

Sudah sejak lama para gamer Indonesia terus mengembangkan diri, bertanding dalam sebuah kompetisi, bahkan tak jarang di antara mereka ada yang sampai mengikuti kejuaraan game di pentas Internasional. Sayangnya, fenomena ini masih belum mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah. Sedikit aneh memang, mengingat mereka juga ikut membawa nama Indonesia ke pentas dunia, tak ubahnya para atlet yang bertanding di Sea Games, Asian Games, maupun Olimpiade.

Di dunia sendiri, sebenarnya kompetisi game sudah diakui sebagai sebuah olahraga. Ada sebuah organisasi bernama International eSports Federation (IesF) yang bertanggung jawab sebagai induk seluruh kompetisi game di dunia. Sejak kemunculan IeSF, barulah beberapa pengamat dunia game di Indonesia berinisiatif untuk membuat Indonesia eSports Association (IeSPA). Organisasi ini berharap bisa diakui oleh pemerintah Indonesia.

IeSPA Resmi Menjadi Bagian dari Kementerian Pemuda dan Olahraga

Mimpi tersebut akhirnya tercapai. IeSPA yang awalnya dipelopori oleh beberapa developer game seperti Lyto, Garena, Megaxus, dan Techno Solutions, akhirnya mendapat pengakuan resmi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Pada sebuah acara yang berlangsung di Gedung Serba Guna Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), tanggal 26 Juni 2014 kemarin, IeSPA pun dikukuhkan sebagai organisasi resmi yang menaungi olahraga elektronik atau E-Sports di Indonesia. IeSPA nantinya akan berada di bawah naungan Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI).

Mimpi-Mimpi IeSPA

Dengan pengukuhan ini, IeSPA pun langsung menyusun strategi untuk mewujudkan mimpi-mimpi lain mereka yang belum sempat terencana. Di antara mimpi-mimpi tersebut adalah keinginan untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia IeSF pada tahun 2016 nanti. IeSPA juga berharap kalau E-Sport bisa dimasukkan sebagai salah satu ajang olahraga di Sea Games selanjutnya.

Selain menyelenggarakan event-event olahraga, IeSPA juga berencana untuk membuat sebuah arena besar olahraga E-Sports. Sebagai catatan, Korea Selatan telah membuat arena khusus untuk E-Sports, dan terbukti perkembangan olahraga game di sana tumbuh semakin pesat.

Hambatan untuk Perkembangan IeSPA

Di balik mimpi-mimpi yang akan mereka coba wujudkan, masih ada beberapa masalah yang dihadapi oleh IeSPA. Yang paling utama adalah stigma buruk yang melekat pada gamer, yang masih dianggap kurang produktif dan hanya menghabiskan waktu. Di sisi lain, koneksi internet di Indonesia juga masih termasuk yang paling lambat, sehingga perkembangan game online pun menjadi terhambat. Semoga 2 masalah ini bisa teratasi dalam waktu dekat, dan Indonesia pun bisa sedikit berbicara di kompetisi E-Sports dunia.

Viva IeSPA!

Sumber Gambar : ligagame.com

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>