Samsung Gear S2 – The Game Changer


Inilah Awal Kebangkitan Smartwatch

Artikel ini adalah hasil kolaborasi Samsung Gear S2 dan Aitinesia.

Smartwatch sebagai companion dari smartphone sebenarnya sudah lama hadir di tengah-tengah kita. Namun sejak awal kemunculan sampai dengan saat ini, rasa-rasanya generasi awal jam pintar tersebut masih belum sempurna dan memiliki banyak kompromi di sana dan di sini. Pecinta smartwatch mengharapkan produk dengan terobosan dari segi desain, fungsi, aksesabilitas, baterai, dan lainnya.

Desain smartwatch biasanya menghadirkan desain bulat namun masih menyisakan celah gelap di bagian bawah lingkaran. Tapi, kini kita bisa menemukan satu jam pintar Samsung Gear S2 yang menyuguhkan tampilan ciamik dengan bulatan sempurna. Sebelum bicara lebih jauh, mari kita simak dahulu videonya untuk mengetahui apa saja yang baru yang ditawarkan Samsung pada smartwatch terbarunya kali ini.

Fitur Samsung Gear S2

Sold-out dengan hanya beberapa jam di negara asalnya, Samsung Gear S2 memiliki banyak fitur yang ditawarkan bagi para pecinta smartwatch. Fitur-fitur ini begitu intuitif dan praktis untuk penggunaan smartwatch sehingga tidak berlebihan jika Samsung mengklaim produk terbarunya ini sebagai game changer. Seperti apa sih emangnya?

Perubahan penggunaan yang utama ada pada pemanfaatan bezel yang tidak lagi hanya menjadi hiasan padasmartwatch. Pada Samsung Gear S2, bezel berfungsi sebagai pengatur. Dengan menggeser bezel searah dan/atau berlawanan arah jarum jam, pengguna dapat melakukan pengaturan terhadap banyak hal. Misalnya menu, memperbesar – kecil suara, navigasi menu, scroll email atau konten yang panjang dan masih banyak lagi. Terdapat juga home button dan back button.

Mengapa hal tersebut begitu fenomenal? Sebab, generasi awal smartwatch masih mengandalkan interaksi sentuhan layar pengguna dengan smartwatch untuk melakukan input serta pemilihan menu. Hal ini cukup membuat frustasi beberapa pengguna khususnya yang memiliki jemari relatif besar. Dengan pengaturan serta navigasi dengan rotating bezel dan tombol fisik, pengguna tidak perlu lagi khawatir akan kesalahan pencet dan pemilihan.

S Health

Untuk orang-orang yang suka lari atau olahraga lainnya, Gear S2 bisa membatu memonitor kesehatan dengan adanya pelacak kesehatan (fitness tracker). Fitur ini dapat mengukur denyut jantung, sampai dengan mengukur langkah. Pada Gear S2, Samsung menyematkan kembali fitur S Health dengan peningkatan fitur lain.

Salah satu fitur yang cukup wow adalah fitur yang mampu mengukur asupan air dan kafein yang telah kita konsumsi. Fitur ini cukup penting bagi para geeks yang sering berkutat di dunia pemrograman yang biasanya mengkonsumsi kopi lebih dari satu cangkir perhari. Selain itu terdapat juga pilihan jenis olahraga yang ingin kita lakukan yang kemudian dapat diukur oleh Gear S2. Mulai dari berjalan dan berlari, naik sepeda, naik gunung, sampai lari boongan di treadmill.

Desain Samsung Gear S2

Sebagai penghias pergelangan tangan, desain tampilan sebuah smartwatch menjadi penting. Dengan display bulat sempurna, Gear S2 dapat terlihat layaknya arloji pada umumnya. Dengan pilihan desain yang tampak sporty serta klasik, Gear S2 menyediakan berbagai opsi untuk semua kalangan. Terlebih tampilan desain muka jam yang memang bisa dikustomisasi, membuat Samsung Gear S2 lengkap dari sisi fitur dan desain.

Gear S2 VS Gear S2 Classic

Pada smartwatch terbarunya Samsung menggelontorkan 2 versi yang dinamakan Gear S2 dan Gear S2 Classic. Bedanya?

Perbedaan utama terlihat pada desain. Selain dari strap default, perbedaan mencolok terletak pada bezel yang dapat diputar. Pada Gear S2 standard terlihat bezel bulat mulus sedangkan pada Gear S2 Classic terdapat seperti gerigi. Secara dimensi Gear S2 Classic juga lebih besar dengan ukuran 42,3 x 49,8 x 11,4 mm sedangkan Gear S2 standard berada di ukuran 39,9 x 43,6 x 11,4 mm. Gear S2 Classic juga lebih tebal 5 gram dibanding Gear S2 dengan bobot 47 gram.

Gear S2 dengan bentuknya yang luwes dan tidak seperti smartwatch kebanyakan cocok untuk pengguna yangsporty dan kekinian. Sedangkan Gear S2 Classic yang memang lebih menyerupai jam tangan pada umumnya cocok untuk kaum profesional khususnya pria. Bagi wanita, Gear S2 varian putih rasanya cocok dijadikan pilihan.

Meski demikian, fitur strap yang bisa diganti-ganti juga cocok bagi pengguna yang gaul dan tidak suka dibatasi. Mulai dari pilihan ragam warna dan corak, serta tekstur seperti kulit asli. Lengkap sudah!

Harga Samsung Gear S2

Gimana? Kepincut untuk memiliki smartwatch tercanggih 2015 ini? Samsung Gear S2 berlayar sAMOLED 1,2 inci dengan Exynos 3250, RAM 512 MB ini sudah mejeng di etalase-etalase e-commerce Indonesia dengan banderol berkisar Rp.3.999.000 untuk Gear S2, serta Rp.4.499.000 untuk edisi Gear S2 Classic. Lebih lengkap mengenai Samsung Gear S2 dapat dilihat di sini.

 

galihpermadi

Editor aitinesia. Kalo lagi ga sibuk ngurusin aitinesia, biasanya doi sibuk ngurusin badan. Gemar cabang-cabang olahraga menantang seperti Catur dan Monopoli.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>