Qoo10, E-Commerce Terbaik Singapura yang Mulai Merambah Indonesia

image

Trend e-commerce yang sekarang tengah booming, sebenarnya telah lama dijalani oleh sebuah perusahaan asal Singapura yang bernama Giosis Pte Ltd. Mereka memulai perjalanan mereka dengan membuat sebuah e-commerce bernama Gmarket. Bisnis Gmarket yang menjanjikan membuat banyak perusahaan tertarik untuk mengakuisisinya, hingga akhirnya E-Bay lah yang berhasil merealisasikannya pada tahun 2009. Untuk mendapatkan Gmarket, E-Bay harus mengeluarkan dana yang sangat besar, yaitu 1,2 Milyar Dollar (setara dengan 15 Triliun Rupiah). Padahal, Giosis memulai Gmarket hanya dengan dana 20 Juta Dollar.

Gmarket inilah yang menjadi cikal bakal sebuah E-Commerce terbaik di Singapura (nenurut AsiaOne), yaitu Qoo10. Tahun ini, Qoo10 berhasil menyabet gelar tersebut dengan mengalahkan para pemain besar lain seperti Taobao, Rakuten, Lazada, Zalora, dan lain-lain.

Luasnya Wilayah yang Dilayani oleh Qoo10

Saat ini, Qoo10 telah merambah pasar e-commerce di 6 negara Asia, yaitu Singapura, Indonesia, Malaysia, Hongkong, Tiongkok, dan Jepang. Kini sudah ada 17,6 Juta pengguna mereka di seluruh negara tersebut, dengan raihan penjualan yang mencapai 408 Juta Dollar pada tahun 2014 silam.

Di negara asalnya, Singapura, Qoo10 mempunyai 1,8 Juta pengguna dengan penjualan sebesar 182 Juta Dollar. Ini artinya 45% dari pemasukan mereka datang dari Singapura. Di Indonesia sendiri, Qoo10 baru mempunyai 850 Ribu pengguna dengan penjualan 2,4 Juta Dollar.

Dana Segar Untuk Mempercepat Perkembangan Qoo10

Pada tanggal 22 Juli 2015 kemarin, Qoo10 mengumumkan kalau mereka berhasil mendapatkan suntikan dana sebesar 82,1 Juta Dollar dari Singapore Press Holding, E-Bay, Saban Capital Group, UVM 2 Venture Investments LP, Brookside Capital, dan Oak Investment Partners.

Dana tersebut rencananya akan dimanfaatkan oleh Qoo10 untuk memperkuat mereka dari sisi teknologi, mempercepat pertumbhan, menambah jumlah tenaga kerja, dan penambahan infrastruktur. Singapore Press Holding bahkan secara khusus meminta Qoo10 untuk mengembangkan platform mereka dengan beragam konten-konten baru.

Mampukah Qoo10 ‘berbicara’ di Indonesia? Dengan adanya E-Commerce besar seperti Tokopedia, OLX, Lazada, dan lain-lain, sepertinya perjalanan Qoo10 akan berat, karena sejauh ini mereka belum terlihat mengincar pasar tertentu. Bila perhatian mereka sudah fokus ke salah satu pasar yang spesifik, ditambah bantuan dana yang cukup besar, akan mudah bagi Qoo10 untuk menambah penghasilan mereka di Indonesia.

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>