Proposal FCC : Kebebasan Internet Dalam Ancaman

FCC

Sejak awal diluncurkan puluhan tahun silam, Internet dikenal sebagai media yang penuh dengan kebebasan dan relatif murah. Hal ini membuat banyak orang untuk beralih menggunakan internet dan meninggalkan media-media konvensional. Komunikasi dengan orang lain yang tadinya hanya mengandalkan jaringan telepon, kini beralih ke jejaring sosial yang ada di dunia maya. Penyebaran berita dan informasi yang sebelumnya hanya lewat televisi, koran dan majalah, kini kalah laku dari media digital yang gratis, lebih cepat dan lebih mudah diakses. Internet mengubah semuanya, namun kini media yang mengagung-agugkan kebebasan berekspresi itu tengah mendapat ancaman.

Adalah pimpinan Federal Communications Commision (FCC), Tom Wheeler, yang baru-baru ini mengeluarkan sebuah proposal kontroversial. Proposal tersebut dinilai bisa mengancam kebebasan pengguna di Internet. Bila proposal itu disetujui pada tanggal 15 Mei nanti, maka para penyedia jaringan komunikasi bisa membeda-bedakan pelayanan mereka kepada pengguna Internet, baik dari sisi teknis maupun finansial. Perusahaan komunikasi seperti AT&T dan Verizon bisa saja memungut biaya tambahan untuk pengiriman data-data tertentu, dan kualitas akses internet yang lebih baik. Hal ini jelas akan membatasi Internet hanya untuk beberapa orang saja, sesuatu yang jelas bertentangan dengan prinsip dibuatnya Internet. FCC sendiri adalah sebuah badan yang mengatur seluruh jalur komunikasi di Amerika Serikat.

Oleh karena itu, hampir 150 perusahaan teknologi baik yang bergerak di bidang pengembangan software, jejaring sosial, maupun bidang-bidang lainnya, memutuskan untuk bereaksi keras terhadap proposal ini. Mereka pun mengirimkan surat resmi yang isinya menolak proposal dari Tom Wheeler tersebut, dan menyebutnya sebagai ‘ancaman pembunuhan bagi Internet’.

Nama-nama perusahaan yang ikut menandatangani surat tersebut pun tidak bisa dianggap enteng. Google, Microsoft, Facebook, Twitter, Amazon, Tumblr, Yahoo, EBay, Netflix, Lyft, Foursquare, Reddit, BitTorrent, Kickstarter, dan CodeAcademy adalah beberapa nama perusahaan besar yang ikut mendukung penolakan tersebut. Hanya beberapa perusahaan teknologi seperti Apple, Box, Oracle, dan SAP yang tidak (atau belum) menandatangani surat penolakan tersebut.

Kita hanya bisa menunggu apakah tekanan ini akan menghasilkan sesuatu yang positif atau tidak. Semua demi akses internet yang lebih baik bagi seluruh penduduk bumi.

Sumber Gambar : dailyslave.com


adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>