Petualangan Mozilla Dengan Firefox OS

Firefox OSSebagai pendatang baru di jagad sistem operasi untuk perangkat mobile, Mozilla sangat berhati-hati mengambil langkah. Mereka sadar betul kalau Firefox OS, sistem operasi andalan mereka, tak akan bisa menandingi keperkasaan Android dan iOS dalam waktu dekat. Karena itu, mereka berusaha untuk mengejar pasar yang berbeda, yaitu pasar feature phone alias smartphone kelas bawah.

Brendan Eich, Chief Technology Officer (CTO) Mozilla mengatakan kalau mereka tengah mengembangkan produk bersama Spreadtrum Communications, sebuah perusahaan desainer chip asal China, yang nantinya diharapkan bisa dijual dengan harga sekitar 25 Dollar saja. Kerjasama ini diumumkan oleh Eich saat gelaran Mobile World Congress (MWC) tahun ini yang diadakan di Barcelona.

Besar harapan Mozilla kalau nantinya mereka juga bisa menjadi primadona, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia dan India. Bahkan di Indonesia sendiri, sudah ada Polytron yang ‘katanya’ bersedia memproduksi dan mempromosikan smartphone berbasis Firefox OS. Di sisi operator telekomunikasi, Mozilla juga telah mendapat dukungan dari Telkomsel dan Indosat.

Sang pimpinan Mozilla Foundation, Mitchell Baker, juga ikut berpendapat kalau strategi ini hanyalah awal dari petualangan Mozilla. Mereka ingin memulainya dengan memikat sebanyak mungkin orang untuk memakai produk mereka. Nantinya, akan banyak orang yang sadar betapa mereka bisa mendapat fasilitas yang cukup dari smartphone, tapi dengan harga yang sangat murah. Di kemudian hari, Mozilla berharap kalau konsumen juga akan tertarik ketika mereka memproduksi smartphone yang lebih bertenaga (dan juga lebih mahal).

Sebelum mengenalkan produk mereka di MWC, Mozilla telah terlebih dahulu bekerja sama dengan Alcatel dan ZTE, dan menjual smartphone berbasis Firefox OS di beberapa negara seperti Hungaria, Venezuela, Kolombia, Brazil, dan Yunani. Baru-baru ini mereka juga menggandeng raksasa asal China, Huawei, untuk memproduksi smartphone berukuran 4 inchi dengan processor dual-core. Bila semua kerja sama itu berhasil, maka masa depan Firefox bisa dibilang lumayan cerah.

Mungkin, sebagai perkenalan, mari kita sajikan beberapa smartphone yang menggunakan Firefox OS :

ZTE Open C1. ZTE Open C

Berukuran 4 inchi, 800×480 piksel, dengan sebuah chip dual-core Qualcomm Snapdragon 200. RAM 512 MB, storage 2 GB, kamera 3 MP, dan baterai 1400 mAh. Perusahaan operator telekomunikasi, Telefonica, akan menjualnya di Venezuela dan Uruguay di pertengahan tahun 2014 ini.

2. ZTE Open II

Berukuran 3,5 inchi, 480×320 piksel, dengan sebuah chip dual-core Qualcomm Snapdragon. RAM 256 MB, storage  2 GB, kamera 2 MP, dan baterai 1150 mAh. Untuk seri ini Telefonica akan menjualnya di 6 negara sekaligus.

3. Alcatel One Touch Fire S

Berukuran 4,5 inchi, 960×450 piksel, dengan sebuah chip quad-core. Kamera 8 MP, sudah support LTE dan Near-Field Communications (NFC).

4. Alcatel One Touch Fire E

Berukuran 4,5 inchi, 960×450 piksel, dengan sebuah chip dual-core. Kamera 5 MP.

5. Alcatel One Touch Fire C

Berukuran 3,5 inchi, 480×320 piksel, dengan sebuah chip dual-core. Kamera 0,3 MP.

6. Huawei Y300

Berukuran 4 inchi, 8–x430 piksel, dengan sebuah chip dual-core. RAM 512 MB, kamera 5 MP.

Huawei Y300

 

Sumber Gambar : reviews.cnet.com, gsmarena.com

 

 

 

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>