Perusahaan Ini Akan Tamat di 2014?

Tahun baru adalah awal dari harapan-harapan baru, seharusnya seperti itu. Tapi tak jarang, tahun yang baru adalah awal dari segala masalah baru. Runtutan kegagalan di tahun-tahun sebelumnya bisa semakin menumpuk, dan mencapai puncaknya di tahun 2014 ini.

Di tahun 2013, sudah banyak perusahaan yang harus menyerah pada kerasnya persaingan di dunia teknologi. THQ (game publisher) dan Blockbuster (video retail) adalah di antara perusahaan yang harus gulung tikar tahun lalu. Nah, tahun ini, siapa saja yang tampak akan mengikuti jejak kegagalan tersebut?

BB10-039Blackberry

Mantan raksasa dunia teknologi ini mengalami begitu banyak masalah di tahun 2013, dan tampaknya tidak ada tanda-tanda kalau kondisi tersebut akan membaik di tahun 2014. Pada tahun lalu mereka memecat Thorsten Heins (CEO mereka), meluncurkan device-device berbasis Blackberry 10 dan hampir semuanya tidak sesuai target penjualan, serta adanya konfirmasi kalau mereka sudah akan keluar dari bisnis smartphone bila tidak ada Foxconn yang setia membantu mereka. Saham mereka terus jatuh secara bertahap, dan sampai saat ini belum mengalami kenaikan berarti, bahkan setelah kedatangan John Chen, CEO baru mereka.

Beberapa perubahan telah coba dilakukan. Fokus tidak lagi kepada produksi smartphone, yang sebelumnya merupakan basis bisnis utama mereka, dan mereka memutuskan untuk mulai berkonsentrasi pada bisnis BlackBerry Enterprise Services dan BBM. Sayangnya, para kompetitor juga telah masuk ke bidang yang sama, dan telah cukup kuat menancapkan taring mereka di sana. Akankah Blackberry mampu melawannya?

HTC

Walau banyak mengeluarkan produk-produk terbaik pada tahun lalu, HTC tetap menjalani tahun 2013 dengan langkah yang sedikit tertatih. Keuntungan mereka tidak mencapai target, harus ada perubahan yang dilakukan agar kondisi itu semakin membaik.

HTC One 2 yang akan segera diluncurkan bisa menjadi pelopor perubahan tersebut. Banyak yang mengharapkan smartphone itu bisa diluncurkan pada bulan Februari 2014 di event Mobile World Congress (MWC), demi memperbaiki laporan finansial mereka tahun lalu. Ke depannya, mereka harus terus membuat produk unggulan yang bisa merebut hati masyarakat, atau spekulasi tentang penjualan HTC bisa menjadi kenyataan di tahun 2014.

NokiaNokia

Microsoft telah merebut bisnis device dari mantan raja smartphone asal Finlandia ini pada tahun lalu. Menyongsong tahun 2014, yang tersisa dari Nokia akan berusaha membuktikan kalau mereka bisa menjadi lebih baik lagi. Salah satu produk mereka yang mungkin bisa diandalkan adalah Here Maps, yang banyak disukai masyarakat. Sayangnya, masalah kompatibilitas dengan iOS 7 sedikit merubah peta persaingan karena hal itu memaksa mereka menarik aplikasi tersebut dari iTunes. Bersamaan dengan itu, Apple Maps malah mulai membuktikan kalau mereka juga layak mendapat kepercayaan.

Di sisi pemasaran, Nokia masih sedikit diuntungkan karena Microsoft akan tetap memakai nama Nokia untuk smartphone Asha dalam 10 tahun ke depan. Sedikit banyak, hal itu bisa sedikit menempelkan brand Nokia di ingatan konsumen.

Polaroid

Brand ini sudah menjadi idiom untuk fotografi instan sejak lama. Namun perkembangan kamera digital dan portable printer, membuat perusahaan ini tak bisa lagi berkembang. Beberapa strategi telah mereka coba, dengan pimpinan yang terus berganti-ganti, tapi semuanya gagal.

Yang terbaru adalah percobaan mereka dengan produk iM1836, yang berbasiskan Android dan lensa yang bisa diganti-ganti. Sayang, produk ini kini sudah tidak ada lagi di pasaran menyusul klaim Nikon yang menggugat kalau produk ini adalah plagiat dari produk seri Nikon 1 mereka.

Olympus

Perusahaan ini sebenarnya telah lama mengalami masa-masa sulit, namun anehnya mereka tetap bisa bertahan hingga saat ini. Sang CEO, Hiroyuki Sasa, bahkan mengatakan kalau bisnis kamera mereka akan menghasilkan keuntungan di tahun 2014. Siapa yang tahu?

Sayangnya, perkembangan kamera pada smartphone yang terus mendesak pasar kamera digital, tampaknya akan kembali memakan korban. Dan Olympus termasuk dari daftar korban selanjutnya, bersama dengan brand-brand kamera lain (di luar Canon, Nikon, dan Sony) yang tinggal menunggu masa-masa kejatuhan mereka.

Mozilla

Mungkin banyak yang kaget melihat nama sang raksasa Browser di dalam daftar ini. Saat ini mereka tampak stabil dengan bisnis browser Firefox dan sistem operasi Firefox, namun mereka pantas khawatir bila melihat tekanan dari brand-brand besar seperti Microsoft, Google, dan Apple.

Berbeda dengan nama-nama di atas, Mozilla memang tetap ‘keukeuh’ dengan prinsip open source mereka. Dan karena prinsip itu, mereka masih mendapat dukungan dari banyak komunitas hingga saat ini. Namun kontrak dengan Google terkait pemasangan mesin pencari mereka di Firefox akan segera berakhir, yang artinya mereka akan kekurangan dana untuk operasional. Dana tersebut cukup besar, yang tampaknya tidak akan bisa di-cover dari sumbangan-sumbangan para penggemar mereka.

Nintendo

Pandangan kalau Nintendo akan menghadapi masa-masa sulit di tahun 2014 tampak begitu radikal. Penjualan 3DS dan 2DS masih tinggi, dan penggemar Nintendo Wii juga masih banyak. Namun dengan makin kerasnya persaingan, terutama dari Microsoft dan Sony, Nintendo tampak akan semakin tergerus bila tidak segera melakukan inovasi.

Contoh inovasi yang bisa dilakukan adalah dengan membuat games-games khas Nintendo untuk platform-platform lain, sesuatu yang sampai saat ini dihindari oleh Nintendo.

Hidup memang seperti perlombaan, setiap ada yang menang, ada juga yang harus kalah. Yang terbaik adalah yang bisa mengambil hikmah dari semua kegagalan demi masa depan yang lebih baik.

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>