Perkenalkan, Nama Saya Sandy !!

Saat ini, sebuah badai besar sedang melanda pantai timur Amerika Serikat, Badai Sandy, begitu ia dikenal. Bagus kan namanya? Sama seperti nama badai-badai lain yang sering ‘singgah’ di negara adidaya tersebut. Namun Badai Sandy ini sepertinya memang mendapat sorotan spesial, selain karena daya rusaknya yang cukup besar, jangkauan badai tersebut juga meliputi kawasan pusat perekonomian di pantai timur Amerika, seperti New York dan New Jersey.

Tak heran bila Google kemudian merilis sebuah Crisis Map untuk menyambut datangnya badai tersebut. Informasi yang tersedia di Crisis Map tersebut sangat lengkap, mulai dari jangkauan badai hingga yang terakhir kini Google juga menambahkan informasi aliran listrik yang terputus di daerah-daerah tertentu. Tak hanya Google, update berita terkait Badai Sandy ini juga bisa diakses di beberapa situs-situs terkenal lain, seperti Weather Channel, New York Times, Wall Street Journal, Esri’s Public Map, Crowdsourcing, dan lain-lain. Bila melihat apa yang dilakukan Google dan situs-situs lainnya, seharusnya hal tersebut bisa menjadi solusi alternatif untuk sistem peringatan dini yang masih mengalami kendala di beberapa negara langganan bencana alam.

Kini, badai itu telah datang. Walau walikota New York telah melakukan banyak hal untuk menghadapi bencana alam ini, namun kerusakan tetap tak bisa dicegah. Kita bisa melihat kerusakan-kerusakan yang terjadi lewat akun Twitter dan Instagram beberapa korban yang masih berada di zona berbahaya. Selain merusak beberapa infrastruktur kota, beberapa situs di dunia maya pun tak luput dari amukan Badai Sandy ini. Gawker, BuzzFeed, dan Huffington Post tiba-tiba down ketika arus listrik harus dimatikan mengingat air laut yang mulai merendam kota hingga setinggi 1 meter. Mungkin para pemilik website di Amerika harus mulai berpikir untuk menduplikasi Web Server mereka ke kota lain, yang cukup jauh dari New York City.

Sambil berdoa semoga saudara-saudara kita di sana baik-baik saja, bencana alam seperti Badai Sandy ini seharusnya mengubah paradigma kita, termasuk yang berkaitan dengan teknologi informasi. Karena resiko yang datang dari alam, tak pernah bisa diprediksi dengan tepat.

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>