Penghinaan Samsung Terhadap ALS Ice Bucket Challenge

Mark Zuckerberg Ice Bucket Challenge

Bila anda sering mendengar berita di dunia maya, terutama di Twitter dan Youtube, maka anda pasti sudah mengetahui tentang sebuah tren yang saat ini sedang ‘hype’ di kalangan selebritis, termasuk para petinggi di bisnis teknologi informasi. Tren tersebut dikenal dengan istilah Ice Bucket Challenge. Bagi anda yang belum pernah mendengarnya, Ice Bucket Challenge adalah sebuah tantangan menuangkan seember air dingin ke sekujur tubuh. Tantangan ini adalah bentuk solidaritas untuk para penderita Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) atau dikenal juga dengan istilah penyakit Lou Gehrig. Dengan tantangan ini, diharapkan para peserta dan yang menonton bisa lebih menyadari tentang keberadaan penyakit ini, dan ikut menyumbang untuk membantu para penderitanya.

Mengapa Harus Ice Bucket Challenge?

Tantangan Ice Bucket atau menuangkan seember air dingin ke sekujur tubuh, pertama kali dilakukan oleh Pete Frates, seorang atlet yang juga merupakan pengidap ALS. ALS sebenanrya merupaka sebuah penyakit kelainan syaraf, di mana para penderitanya bisa menjadi mati rasa hingga tak berfungsinya seluruh jaringan saraf mereka. Sejak Pete Frates mengkampanyekan Ice Bucket Challenge, perlahan tantangan ini pun menyebar ke seluruh dunia lewat jejaring sosial.

Terhitung sampai tanggal 22 Agustus 2014 yang lalu, badan peneliti ALS telah mendapat sumbangan dana yang cukup besar, mencapai 50 Juta Dollar (sekitar 580 Miliar Rupiah). Sudah tak terhitung lagi berapa jumlah selebritis dan masyarakat umum yang mengikuti tantangan ini, anda bisa melihat rekamannya di Youtube dan jejaring sosial lainnya. Saya sendiri paling menyukai video Ice Bucket Challenge yang dilakukan oleh mantan CEO Microsoft, Bill Gates, dan pelatih tim sepakbola Chelsea, Jose Mourinho.

Video Ice Bucket Challenge oleh Bill Gates:

Video Ice Bucket Challenge oleh Jose Mourinho:

Jangan Tiru Yang Ini, Sebuah Hal Konyol Dari Samsung

Seakan mencoba untuk ikut-ikutan dengan tren Ice Bucket Challenge, Samsung pun mempublikasikan sebuah video Ice Bucket Challenge yang dilakukan oleh smartphone flagship mereka, Samsung Galaxy S5. Mereka melakukan Ice Bucket Challenge terhadap sebuah smartphone? Yup, dan mereka pun menantang smartphone lain untuk melakukan hal yang sama. Anda bisa melihatnya dalam video berikut.

Seperti yang saya katakan di atas, jangan tiru apa yang baru saja dilakukan Samsung, karena ini bukanlah Ice Bucket Challenge yang benar. Mengapa saya katakan begitu? Karena Samsung telah melanggar aturan-aturan dasar dari Ice Bucket Challenge.

Ice Bucket Challenge dibuat untuk manusia, agar mereka bisa menyadari keberadaan penyakit ALS. Bila Samsung ingin mengikuti aturan, maka mereka seharusnya melakukan Ice Bucket Challenge untuk sang Chief Executive Officer (CEO), Boo-Keun Yoon, bukan pada smartphone yang tidak bisa merasakan apa-apa.

Ice Bucket Challenge seharusnya dilakukan secara berantai. Dan sejauh ini, tidak ada yang menantang sebuah Samsung Galaxy S5, karena sebuah smartphone tidak mempunyai uang dan tidak bisa beramal, jadi buat apa menantang mereka?

Ice Bucket Challenge seharusnya bertujuan amal, namun apa yang dilakukan Samsung ini jelas merupakan cara mereka untuk mempromosikan produk. Dengan kata lain, mereka seperti memanfaatkan sebuah kampanye amal untuk kepentingan bisnis mereka. Apalagi mereka pun melanjutkannya dengan menantang smartphone-smartphone lain yang jelas-jelas tidak mempunyai fitur tahan air untuk melakukan Ice Bucket Challenge, sebuah hal yang konyol.

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>