Pendanaan East Ventures Kepada IDNTimes Membuat Bisnis Media Kembali Bergairah

IDNTimes 3

Pernah dengar judul-judul artikel seperti “16 Perjuangan yang Cuma Dipahami Oleh Cowok Berambut Cepak”, atau “Cepat Nikahi Pacarmu Kalau Dia Anak Kedokteran” ? Yup, artikel dengan judul-judul seperti itu saat ini banyak sekali bertebaran di akun jejaring sosial kita, dan menjadi viral. Tak dipungkiri, judul seperti itu memang sangat mengundang kita untuk membukanya, dan akhirnya juga ikut menyebarkannya. Akhirnya, kita pun sekarang mengenal nama-nama website seperti Hipwee, IDNTimes, dan Mojok.co yang memang sering mempublikasikan artikel semacam itu.

Banyak yang mengatakan kalau artikel dengan judul seperti yang saya sebutkan di atas, berkiblat pada sebuah website asal Amerika Serikat, yaitu BuzzFeed. Mulai dibangun sejak tahun 2006 di New York, kini BuzzFeed seperti menjadi portal utama bagi anak muda di Amerika Serikat, dan di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Tak salah memang kalau akhirnya banyak website yang ingin menduplikasi kesuksesan BuzzFeed. Tapi benarkah website-website berkonten viral tersebut baru ada setelah kemunculan BuzzFeed?

Website Konten Viral yang Baru Booming di Tahun 2014

Indonesia sebenarnya sudah mempunyai website yang menyebarkan konten viral seperti BuzzFeed sejak tahun 2002, yang bernama MalesBanget.com. Hingga saat ini, website yang turut dibangun oleh selebriti Christian Sugiono ini masih tetap eksis dengan penambahan beberapa jenis konten baru seiring perkembangan jaman, seperti konten video, dan lain-lain. 1 dekade kemudian, di saat internet kian booming dan nama BuzzFeed makin terkenal, barulah muncul pengikut dari MalesBanget, yaitu Pulsk pada tahun 2012. Pulsk, yang namanya merupakan singkatan dari Pulang Sekolah, sampai saat ini juga masih tetap beroperasi sekalipun popularitasnya mulai tergerus oleh website-website baru yang mulai bermunculan.

Tahun 2014 bisa dibilang sebagai puncak popularitas bagi MalesBanget dan BuzzFeed. Saat itu, mulai banyak website baru yang berusaha mengikuti gaya tulisan mereka. Nama-nama website yang terkenal saat ini, seperti Hipwee, Sauus, Mojok, dan IDNTimes, merupakan bagian dari website-website dengan konten viral yang berdiri pada tahun tersebut. Khusus bagi IDNTimes, kemajuan super pesat yang mereka raih dalam 1 tahun terakhir ini, ternyata tak hanya mengundang perhatian dari pembaca, namun juga dari Venture Capital yang siap memberikan dana segar untuk mereka. Hari ini, IDNTimes pun mengumumkan kalau mereka baru saja menerima pendanaan dari East Ventures.

IDNTimes, Raup Jutaan Pengunjung Hanya Dalam Waktu Beberapa Bulan

IDNTimes 1

IDNTimes merupakan website yang dibangun oleh kakak beradik William Utomo dan Winston Utomo di kota Surabaya. Awalnya IDNTimes dibangun dengan konsep sebagai sebuah Portal Berita 100 Kata. Namun, sejak bulan Februari 2015 kemarin, mereka pun merubah haluan, dan mengikuti arus website berkonten viral lainnya yang kian kuat saja. Hasilnya terbukti baik, hingga saat ini mereka telah berhasil mencapai 20 Juta pageview per bulannya, dengan angka pengunjung yang mencapai 7 Juta per bulan. Angka tersebut merupakan sebuah pencapaian yang fantastis bagi sebuah website Indonesia, apalagi yang baru berumur 14 bulan. Karena itu, tak mengherankan ketika hari ini mereka akhirnya mengumumkan tentang pendanaan yang dilakukan oleh East Ventures, walaupun dengan jumlah yang tidak disebutkan.

Wilson Cuaca, Managing Partner dari East Ventures menjelaskan alasan mengapa ia akhirnya memilih untuk memberikan dana kepada IDNTimes. Menurutnya, IDNTimes mempunyai kemampuan yang baik untuk mengeksekusi bisnis. Ini terbukti dari jumlah pembaca mereka yang langsung meningkat tajam dalam jangka waktu yang singkat. “Sejalan dengan berubahnya cara orang membaca dan berbagi (men-sharing) sesuatu, perusahaan media pun harus secara aktif mengikuti dan beradaptasi dengan perkembangan tersebut. IDNTimes merupakan sebuah angin segar bagi industri media di Indonesia,” ujar Wilson.

East Ventures sendiri sepertinya sedang sangat ‘rajin’ memberikan pendanaan (funding) kepada startup-startup Indonesia. Di tahun ini saja, setidaknya sudah 30 kali mereka memberikan dana segar, di antaranya kepada nama-nama besar seperti Tech in Asia, Livaza, BerryKitchen, Talenta, Cermati, dan lain-lain. Masih tersisa beberapa bulan sebelum tahun 2015 berakhir, masih kita nantikan startup mana lagi yang akan mendapatkan pendanaan dari East Ventures.

Bagaimana Bisnis IDNTimes Setelah Mendapat Dana Segar?

IDNTimes 2

William Utomo (Tengah, Kemeja Biru Lengan Panjang), bersama tim IDNTimes

Kepada redaksi Aitinesia, William Utomo, sang COO (Chief Operating Officer), mengatakan kalau sejauh ini IDNTimes masih akan tetap mengedepankan konsep bisnis Native Content Marketing. Apa maksudnya? Native Content Marketing adalah pembuatan sebuah konten, baik berupa artikel, gambar, maupun video, yang isinya dibuat sesuai dengan keinginan klien tertentu. Begitu ‘halusnya’ pembuatan konten seperti itu, seringkali kita tidak akan menyadari kalau konten tersebut adalah sebuah konten ‘titipan’ alias alat promosi.

Namun, sekalipun pemasukan mereka berasal dari konten promosi seperti itu, bukan berarti artikel-artikel lainnya di IDNTimes tidak berkualitas. Mereka tetap mengedepankan kualitas dari tim editorial mereka, demi menghasilkan konten yang menarik bagi pembaca mereka yang kebanyakan merupakan anak muda berusia 17 sampai 34 tahun. Adapun uang dari East Ventures akan digunakan oleh IDNTimes untuk menambah jumlah tim editorial, meningkatkan kenyamanan pembaca, memperluas distribusi, dan meningkatkan kualitas platform website yang mereka gunakan sekarang.

Semoga dengan kabar baik ini, IDNTimes akan memberikan lebih banyak lagi konten-konten yang berkualitas, sesuai janji mereka di atas. Pengumuman ini juga seakan membangkitkan kembali gairah bisnis media online, dan menjadi bukti kalau bisnis media pun tak kalah dengan bisnis atau startup yang lain, dan juga bisa mendapatkan pendanaan dari para Angel Investor maupun Venture Capital.

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

1 Response

  1. kerjaan says:

    saya paling suka baca idntimes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>