PayPal Sindir Apple Soal Keamanan Data, Yakin?

PayPal

Di acara yang berlangsung pada tanggal 9 September 2014 kemarin, Apple tak hanya meluncurkan iPhone 6, iPhone 6 Plus, dan Apple Watch. Dalam kesempatan yang sama, mereka juga meluncurkan sebuah metoda pembayaran yang disebut dengan Apple Pay. Dalam implementasinya, Apple Pay akan memanfaatkan chip dengan teknologi NFC (Near Field Communication), di mana nantinya kita hanya perlu mendekatkan smartphone kita ke alat deteksi khusus jika ingin melakukan pembayaran, mudah bukan?

Namun ternyata kemudahan yang ditawarkan Apple Pay ini mengundang nada sinis dari perusahaan lain yang juga mengembangkan sistem pembayaran online, salah satunya adalah PayPal. Bahkan, dalam iklan di bawah ini, PayPal secara terang-terangan menyindir kasus bocornya beberapa foto pribadi para selebritis dunia yang disimpan di dalam iCloud, sistem penyimpanan online milik Apple. Menurut mereka, kalau menjaga foto saja tidak bisa, bagaimana Apple bisa menjaga uang para penggunanya.

Apakah PayPal Lebih Aman Daripada Apple Pay?

Iklan PayPal yang menyindir Apple Pay

Iklan PayPal yang menyindir Apple Pay

Sayangnya, iklan yang dibuat PayPal tersebut bagaikan peribahasa ‘Kutu di seberang lautan terlihat, sedangkan gajah di pelupuk mata tidak terlihat.’ Mengapa saya sebut begitu? Karena PayPal sendiri sebenarnya sudah banyak menerima gugatan terkait adanya kebocoran pada sistem keamanan mereka, lalu bagaimana mereka bisa menyindir Apple Pay sebagai sistem yang tidak aman?

PayPal pernah bermasalah dengan Notch, pembuat game Minecraft yang saat ini telah resmi dibeli oleh Microsoft. Waktu itu, PayPal memutuskan untuk memblokir dana sebesar 600.000 Euro di dalam akun PayPal milik Notch karena dianggap sebagai dana yang mencurigakan.

PayPal juga pernah menutup sebuah akun yang diperuntukkan untuk sumbangan kepada keluarga-keluarga kurang mampu. PayPal lagi-lagi menuduh si pemilik akun sebagai pengelola dana mencurigakan, hanya karena begitu besarnya dana sumbangan yang masuk ke rekening tersebut. PayPal akhirnya memberikan ganti rugi sebesar Rp 1.100.000 untuk keluarga-keluarga yang merupakan calon penerima bantuan, setelah berita tersebut bocor ke media. Lebih parah lagi, celah di sistem keamanan PayPal pernah berhasil dieksploitasi oleh seorang hacker berusia 17 tahun.

Intinya, baik Apple Pay, PayPal, dan mungkin sistem-sistem pembayaran online lainnya, masih memiliki pekerjaan rumah terkait isu keamanan sistem mereka. Semuanya harus berbenah, hingga konsumen nantinya tinggal memilih mana yang lebih baik dan lebih aman, bukannya malah saling menyindir.

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>