Panduan Belanja: Smartphone Dua Jutaan [Mid-Range] + Hasil Polling

Tidak terasa lebaran tinggal beberapa hari lagi. THR pun banyak yang sudah datang dan pergi lagi. Di saat-saat seperti ini banyak yang terpikir untuk membeli atau mengganti smartphone-nya. Entah untuk alasan kebutuhan, iseng, eksis, atau apapun itu, jika Anda tengah menimbang-nimbang hendak membeli smartphone dua jutaan Anda membaca tulisan yang tepat. Lanjut!

Polling Smartphone Dua Jutaan

Sebelumnya, satu minggu yang lalu, kami telah melakukan pooling kepada para pembaca aitinesia mengenai smartphone favorit mereka di kisaran harga dua jutaan ini. Ada 6 kontestan: Motorola Moto G, Xiaomi Redmi 1S, Asus Zenfone 5, Huawei Honor 3C, Nokia Lumia 630, dan Blackberry Z3. Berikut hasilnya:

pooling aitinesia

Dari hasil pooling aitinesia selama sepekan, tampak Zenfone 5 paling banyak diminati. Disusul oleh Xiaomi Redmi 1S kemudian Motorola Moto G. Honor 3C milik Huawei yang tak kunjung masuk Indonesia ternyata juga cukup diminati jika dibandingkan dengan Nokia Lumia 630 dan Blackberry z3 yang telah melenggang bebas di Indonesia.

Ketersediaan

Dari 6 ponsel diatas, Xiaomi Redmi 1S dan Huawei Honor 3C paling susah didapati. Hal tersebut dikarenakan kedua ponsel belum dijual secara resmi di Indonesia. Namun pencarian terhadap situs jual beli populer (fjb kaskus misalnya) memunculkan cukup banyak penjual.

Motorola Moto G tersedia dengan bebas namun eksklusif di Lazada, sedangkan Asus Zenfone 5 dilaporkan banyak mengalami kelangkaan stok sampai menyebabkan harga yang melambung.

Untuk Nokia Lumia 630 dan Blackberry z3 sejauh ini tidak ada isu ketersedian. Dapat dengan mudah didapati di penjual ponsel favorit Anda disini.

 Harga

Berikut harga ke-6 ponsel tersebut:

Smartphone Harga Ket
Motorola Moto G (16 GB) Rp.2.249.000 Harga Lazada (Rp.1.949.000 untuk 8GB)
Xiaomi Redmi 1S ~Rp.2.500.000 Harga Kaskus. Harga resmi: 169 SGD
Asus Zenfone 5 Rp.2.199.000 harga resmi
Huawei Honor 3C ~Rp.2.200.000 harga perkiraan.
Nokia Lumia 630 Rp.1.999.000 harga resmi.
Blackberry Z3 Rp.2.199.000 harga resmi

Terlihat bahwa Nokia Lumia 630 adalah yang termurah dari ke-6 ponsel, sedangkan untuk yang termahal bisa jadi Xiaomi Redmi 1S, bisa jadi Asus Zenfone 5. Mengapa? Untuk Xiaomi, sebenarnya harga resminya tidak sampai 2 juta rupiah (di Singapur), namun karena belum hadir secara resmi disini, bagi yang berminat dapat mencari di situs jual beli online seperti FJB Kaskus, namun dengan harga yang sudah di-mark-up oleh penjual. Untuk Asus Zenfone 5, karena keterbatasan supply sedangkan demand yang tinggi menyebabkan harga Zenfone 5 bisa naik mencapai 3 juta rupiah.

Selebihnya mari kita bahas satu per satu.

 

Motorola Moto G

moto-g

Banyak yang menjuluki ponsel hasil perkawinan silang Motorola dan Google ini sebagai poor man’s Nexus. Karena memang sistem operasi Android yang dimilikinya tidak banyak disemati bloatware atau biasa disebut vanilla Android. Artinya untuk urusan update, Motorola Moto G ini cukup dapat diandalkan. Bahkan kabarnya versi Android L sudah dijanjikan akan meluncur nanti.

Berikut highlight Pro dan Kontra dari Motorola Moto G ini

Pro Kontra
Vanilla Android Memory (ROM) kecil (8/16GB)
Update Android L Tidak ada slot SD card
Quad-core Snapdragon 400 Kamera depan dan belakang kurang bagus
RAM 1GB
Layar HD 4,5 inci
Gorilla Glass
Pilihan Aksesoris
Dual Sim

Baca Juga: Unboxing Motorola Moto G

Xiaomi Redmi 1S

redmi1s

 

Seri ponsel murah Xiaomi ini cukup banyak diminati di Indonesia. Meski demikian, Xiaomi Redmi 1S tidak kunjung hadir di tanah air. Dikabarkan meluncur Agustus, Redmi 1S nantinya akan dihadang oleh Moto G dan kawan-kawan. Nah, bagaimanakah formula yang diterapkan Xiaomi untuk bersaing di pasar ponsel dua jutaan? Berikut ringkasannya.

Pro Kontra
MIUI Custom Android Tidak ada kejelasan update
Hasil Kamera bagus Bezel yang cukup tebal
Quad-core Snapdragon 400 Belum hadir di Indonesia (tidak ada garansi)
RAM 1GB  Harga yang melambung diatas harga resmi
Layar HD 4,7 inci  Desain standard
Dual Sim
Slot SD Card

Baca Juga: Unboxing Xiaomi Redmi 1S

Asus Zenfone 5

zenfone-5

 

Fenomena seri Zenfone masih hangat di Indonesia. Banyak yang menganggap Zenfone memiliki harga yang murah dibandingkan dengan spesifikasi yang ditawarkan. Mudah saja, dengan dua juta rupiah lebih sedikit Anda sudah mendapatkan spesifikasi kelas flagship 2013. Selain itu, seperti tidak mau mengikuti mainstream, disaat yang lain menggunakan Qualcomm atau MediaTek untuk prosesornya, Asus memilih intel. Secara benchmark prosesor ini mencetak skor yang tinggi. Namun banyak yang mengatakan prosesor ini lebih cepat panas dan lebih banyak menyedot daya baterai. Jadi, banyak yang menggagap prosesor tersebut sebagai pro, banyak juga yang kontra. Untuk itu kami mengeluarkan prosesor dari variabel yang kami nilai. Kami serahkan kepada pengguna untuk menentukan sendiri.

Pro Kontra
Custom Android Kasus overheat
Optimasi kamera Harga yang melambung diatas harga resmi
RAM 2GB Banyak laporan bugs atau cacat produksi
Layar HD 5 inci Baterai boros
Gorilla Glass  Tidak ada Radio FM
Slot SD Card
Dual Sim

Huawei Honor 3C

Pilihan Warna Huawei Honor 3C

 

Gerakan Xiaomi di ranah ponsel murah di Cina sana dengan seri Redmi-nya sulit dibendung. Oleh karena itu Huawei menyiapkan Honor 3C yang digadang-gadang sebagai Redmi Killer. Dengan kapasitas RAM yang dua kali lebih besar, layar yang juga lebih besar, dan baterai yang lebih tahan lama, tidak sedikit yang berpaling dari Redmi menuju Honor 3C. Berikut lebih lengkapnya.

Pro Kontra
Quad-core MediaTek 6582 Tidak ada kejelasan update
RAM 2GB Belum hadir di Indonesia (tidak ada garansi)
Layar HD 5 inci Kamera depan dan belakang kurang bagus
RAM 1GB
Baterai besar (2300 mAh)
Dual Sim
Slot SD card

Nokia Lumia 630

lumia-630

 

Untuk yang bosen dengan platform Android dan menggemari produk Microsoft dan Nokia, Lumia 630 bisa jadi pilihan yang baik. Dengan harga dua juta kurang seribu perak Anda sudah bisa mendapatkan ponsel kualitas Nokia dengan platform Windows terbaru; 8.1. Namun Lumia 630 ini bukan tanpa cela. Dengan kisaran harga yang sama dengan Moto G dan Redmi 1S, Lumia 630 sama-sama menggunakan chipset Snapdragon 400 namun dengan prosesor dual-core. Belum lagi resolusi layarnya yang belum HD. Juga tidak ketinggalan kapasitas RAM yang hanya setengahnya. Selengkapnya:

Pro Kontra
Windows Phone 8.1 Dual-Core Snapdragon 400
Fitur navigasi dan peta dari Nokia RAM 512 MB
Optimasi Kamera Baterai paling kecil (1830 mAh)
Pilihan warna dan aksesoris Layar sub HD (FWGA) 4,5 inci
Dual Sim
Gorilla Glass
Slot SD card

Blackberry Z3

bbz3

 

Blackberry Z3 kembali menjadi pertaruhan Blackberry di pasar Indonesia. Dengan kode nama Jakarta, rasa-rasanya Blackberry ingin nge-GR-in pengguna ponsel Indonesia untuk kembali ke pelukan kekasih lama. Setelah dinilai gagal dengan z10-nya, akankah formula baru Blackberry ini cukup untuk merebut hati pasar ponsel Indonesia?  Banyak yang mengatakan performa Z3 jauh lebih baik dibanding pendahulunya. Fakta di lapangan ponsel Jakarta Edition ini juga banyak dicari sampai sempat terjadi kelangkaan stok. Berikut selengkapnya.

Pro Kontra
Blackberry 10.2 Single Sim
RAM 1,5 GB Dual-Core Snapdragon 400
Baterai paling besar (2500 mAh) Layar sub HD 5 inci
Eksklusif untuk Indonesia  Kamera 5MP kurang optimal
Kompatibel dengan aplikasi Android
Optimasi Keypad dengan Bahasa Indonesia

Kesimpulan

Nah, semua telah kami paparkan. Hasil polling juga sudah bisa dilihat. Saatnya menimbang-nimbang kemana akan menyerahkan uang dua jutaan yang telah Anda hasilkan dengan susah payah. Semua ada baiknya, semua ada buruknya. Seninya adalah bagaimana mendapatkan value yang maksimal dengan biaya yang minimal. Selamat memilih.

Oh iya, jika ada variabel yang Anda rasa perlu kami jadikan pertimbangan, silahkan beri tahu kami lewat komentar di bawah.

Terima kasih telah membaca.

 

 

sumber gambar: Moto GRedmi 1S | Zenfone 5 | Lumia 630 | bbz3

galihpermadi

Editor aitinesia. Kalo lagi ga sibuk ngurusin aitinesia, biasanya doi sibuk ngurusin badan. Gemar cabang-cabang olahraga menantang seperti Catur dan Monopoli.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>