Padfone 2 – 2 Layar, 2 Perangkat – Ragam Fungsi

Padfone 2Baru sekitar 3 bulan-an paska Padfone generasi pertama diluncurkan di Indonesia (tentu, kami ulas disini), Asus tengah menggelontorkan adik kandungnya yang diberi nama Padfone 2. Perangkat hybrid yang menggabungkan fungsi smartphone dan tablet ini nampaknya mendapat cukup banyak perhatian sehingga dalam jangka waktu yang relatif singkat, sudah muncul generasi penerusnya.

Tentunya strategi Asus dalam pemilihan waktu (timing) peluncuran produknya mengundang kernyit dahi. Pasalnya penetrasi Padfone generasi pertama saja belum begitu luas tersebar di pasar Indonesia. Dengan munculnya Padfone 2, dimana harganya tidak berbeda terlalu jauh namun perbedaan soal spek cukup signifikan, tentunya calon pembeli Padfone akan menjadi galau dalam memilih. Apalagi melihat adanya penawaran dari operator dan/atau reseller Indonesia yang menawarkan paket yang menggiurkan.

Sebut saja Erafone (nama sebenarnya), salah satu pemain yang menjual jejeran smartphone populer dunia di Indonesia, yang menawarkan promosi Padfone 2. Hanya dengan Rp. 7.499.000 Anda sudah dapat membawa pulang Padfone 2. Benar kan, yang mau beli Padfone generasi pertama jadi galau. Sayangnya promo ini hanya berlaku sampai dengan 30 April 2013. Jadi makin galau.

promo padfone 2

Soal spesifikasi, apabila sang kakak “hanya” berotak dual-core, Padfone 2 telah memiliki prosesor quad-core. Layar juga di-upgrade dari 4.3 menjadi 4.7 inci. RAM juga dilipat gandakan menjadi 2GB. Kamera ikut mengalami perubahan dari 8MP menjadi 13MP. Hanya saja untuk docking tabletnya memiliki baterai berkapasitas 5000mAh dimana sebelumnya Asus Padfone generasi pertama dibekali 6600mAh. Hal tersebut bisa jadi untuk mengurangi bobot tablet dari 724gr menjadi 514gr.

Kembali membicarakan strategi timing Asus, hal tersebut menjadi masuk akal mengingat pasar smartphone kian penuh sesak oleh produk-produk pesaing yang beraneka ragam. Apalagi fitur quad-core yang bukan merupakan barang baru, membuat Asus mau tak mau meng-update jagoannya agar dapat lebih diterima pasar. Tentunya dengan risiko penjualan Padfone generasi pertama yang bisa jadi tidak sesuai harapan. Apapun itu, kita berharap semoga semoga harga Padfone dan Padfone 2 segera turun sehingga lebih dapat diterima kantong (ya, memang kesimpulan yang tidak nyambung!).

 

galihpermadi

Editor aitinesia. Kalo lagi ga sibuk ngurusin aitinesia, biasanya doi sibuk ngurusin badan. Gemar cabang-cabang olahraga menantang seperti Catur dan Monopoli.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>