Oppo N3, Penerus Oppo N1 Dengan Kekuatan Oppo Find 7

Oppo N3 1

Di tengah hingar bingar Indocomtech 2014 yang sedang berlangsung sejak kemarin sampai tanggal 2 November nanti, Oppo malah meluncurkan 2 smartphone terbarunya di negara tetangga, Singapura. Salah satu dari 2 smartphone yang diluncurkan Oppo adalah penerus dari smartphone andalan mereka yang menggunakan kamera putar, yaitu Oppo N1. Nama sang penerus itu adalah Oppo N3.

Mungkin muncul pertanyaan, mengapa Oppo tidak meluncurkan Oppo N2 terlebih dahulu sebelum Oppo N3? Kemungkinan karena sebelum ini Oppo telah meluncurkan Oppo N1 Mini yang dianggap sebagai Oppo N2. Karena itu, untuk penerus keduanya, Oppo memberinya nama N3,

Spesifikasi Lengkap Oppo N3

Prosesor Quad Core, Qualcomm Snapdragon 801 2,3 GHz
RAM 2 GB
Memori Internal 32 GB
Ukuran Layar 5,5 inchi (1080 x 1920 piksel)
Kamera 16 megapiksel (rotating camera)
Sistem Operasi Android 4.4.2 (KitKat)
Baterai 3000 mAh
Lain-Lain Dual SIM / Slot MicroSD, Gorilla Glass 3, USB OTG, Fingerprint Sensor
Harga Rp 7.800.000

Prosesor

Judul di atas memang sedikit kontroversial, namun itulah fakta yang sebenarnya. Disebut-sebut sebagai penerus dari Oppo N1 karena kamera putarnya, Oppo N3 malah menjamah pasar dari saudara tuanya, Oppo Find 7. Koq bisa? Ternyata karena Oppo N3 ini menggunakan prosesor yang sama dengan Oppo Find 7, yaitu Qualcomm Snapdragon 801. Sebagai informasi, prosesor ini juga digunakan oleh smartphone flagship lainnya seperti, Sony Xperia Z3, Samsung Galaxy S5LG G3, dan Motorola Moto X versi 2014.

Kamera

Untuk membedakan diri dari smartphone flagship lainnya, Oppo N3 pun mengandalkan kekuatan kameranya yang (menurut mereka) begitu handal bila digunakan untuk mengambil foto selfie. Bagaimana tidak, bila smartphone lain hanya mempunyai kamera depan dengan kekuatan yang pas-pasan, Oppo N3 punya kamera belakang yang bisa diputar ke depan. Namun, untuk membuat kamera tersebut Oppo N3 harus mengorbankan fitur video call yang hampir mustahil dilakukan dengan resolusi kamera sebesar yang digunakan Oppo N3, apalagi bila sang pengguna berada di lokasi yang kecepatan internetnya lambat seperti di Indonesia.

Oppo N3

Selain bisa diputar, kamera Oppo N3 ini juga mempunyai kekuatan yang cukup unggul, 16 megapiksel. Kamera Oppo N1 yang hanya 13 megapiksel pun tidak akan sanggup melawannya. Apalagi kamera Oppo N3 ini juga dilengkapi dengan lensa yang telah disertifikasi oleh Schneider Kreuznach. Secara spesifikasi, Oppo N3 ini seharusnya bisa menandingi kamera yang dimiliki oleh Sony Xperia Z3 dan Samsung Galaxy S5.

Tak puas dengan itu, Oppo pun menambahkan motor penggerak yang bisa membuat kamera Oppo N3 tersebut berputar secara otomatis. Untuk menggerakkannya kita bisa menggunakan Remote O-Click yang terhubung lewat bluetooth.

Desain

Seperti produk-produknya yang lain, Oppo membungkus N3 dengan body yang elegan. Bagian sisinya terbuat dari aluminium, sedangkan penutup bagian belakangnya terbuat dari bahan plastik yang tidak murahan. Ukurannya yang sedikit lebih kecil daripada Oppo N1 membuatnya lebih mudah untuk digenggam.

Ada hal unik yang ada di Oppo N3 ini, yaitu slot SIM Card-nya. Oppo N3 memang mempunyai 2 slot SIM Card, namun salah satu slot SIM Card-nya ternyata juga bisa berfungsi sebagai slot MicroSD. Karena itu, jika anda menggunakan kedua slot SIM Card dan menjadikan Oppo N3 sebagai smartphone Dual SIM, maka anda tidak bisa memasang MicroSD di dalamnya. Sebaliknya, bila anda memasang MicroSD, maka anda hanya bisa menggunakan 1 slot SIM Card yang masih tersisa.

Selain itu, di bagian belakang Oppo N3 ini juga ada pembaca sidik jari, yang bisa digunakan untuk membuka kunci device anda. Anda hanya perlu merekam sidik jari anda terlebih dahulu untuk bisa menggunakan fitur tersebut.

Baterai

Satu-satunya hal yang berkurang dari Oppo N3 bila dibandingkan dengan Oppo N1 adalah kapasitas baterainya. Dengan prosesor yang lebih canggih, Oppo N3 malah hanya mendapat asupan baterai sebesar 3.000 mAh, kalah dari Oppo N1 yang kapasitas baterainya 3610 mAh. Untuk itu mungkin Oppo telah menyiapkan alasannya, yaitu karena mereka telah menambahkan fitur VOOC di dalam Oppo N3 ini. VOOC adalah teknologi di mana sebuah device bisa lebih cepat terisi ketika di-charge. Menurut Oppo, untuk mengisi penuh Oppo N3 ini, kita hanya perlu waktu sekitar 30 menit.

Lagi-lagi, VOOC ini adalah fitur yang juga ada di Oppo Find 7. Jadi tak salah kan kalau saya menyebut Oppo N3 ini sebagai pesaing Oppo Find 7?

Kesimpulan

Secara umum, Oppo N3 ini memang layak bersaing dengan smartphone flasghip yang dikeluarkan oleh produsen-produsen lain. Tak heran kalau ia dibanderol dengan harga yang cukup mahal, yaitu sekitar Rp 7.800.000, hampir sama dengan Sony Xperia Z3 yang saat ini tengah dalam sesi pre-order di Lazada. Sebagai perbandingan, Xperia Z3 punya keunggulan dari sisi kekuatan kamera, besarnya RAM, dan teknologi kedap air.

Sayangnya, nama Oppo memang masih belum begitu dipercaya di pasar tanah air. Masih banyak pertanyaan soal kekuatan produknya, serta pelayanan mereka jika ada kerusakan (purnajual / after sales). Karena itu, masih banyak yang menahan diri untuk menebus smartphone Oppo yang berharga tinggi seperti Oppo N3 ini. Konsumen lebih memilih produk-produk Samsung, LG, dan Asus yang punya pelayanan purnajual yang baik.

Bagaimana dengan anda, apa anda tertarik untuk membeli Oppo N3 ini?

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>