Microsoft Resmi Membeli Minecraft Seharga 29 Triliun Rupiah

Minecraft

Apa anda pernah mendengar nama Minecraft? Ia adalah sebuah game indie yang dibuat oleh seorang developer bernama Markus ‘Notch’ Persson. Di dalam game tersebut, pemain akan berpetualang dalam sebuah dunia 3 dimensi yang tampak begitu ‘kasar’, tidak seperti game-game 3D lain yang tampilannya begitu halus dan tampak nyata. Bahkan berada dalam dunia Minecraft tampak seperti berada di sebuah kehidupan digital yang serba kotak-kotak.

Perkembangan Minecraft Hingga Sekarang

Notch, begitu sang pembuat Minecraft biasa dikenal, merilis versi awal dari Minecraft untuk dimainkan di PC pada tanggal 17 Mei 2009. Notch sendiri saat itu adalah seorang developer pada perusahaan game, King.com. Terinspirasi dari beberapa game, seperti Dwarf Fortress, Dungeon Keeper, dan Infiniminer, Notch pun merilis Minecraft sebagai sebuah project awal di sebuah forum game.

Dengan terus berkembangnya Minecraft, Notch pun memutuskan untuk mendirikan sebuah perusahaan game bernama Mojang pada akhir tahun 2010. Sejak saat itu, Notch mulai serius mengembangankan Minecraft hingga menjadi sebuah game yang lengkap pada tanggal 17 November 2011. Kelanjutan perkembangan Minecraft setelah itu tak perlu ditanyakan lagi. Minecraft hadir di Android dan iOS pada tahun 2011, dan baru-baru ini mereka pun hadir di PlayStation 4 dan Xbox One.

Kini Minecraft Resmi Menjadi Milik Microsoft

Hari ini, Microsoft resmi mengumumkan pembelian mereka terhadap Mojang, perusahaan game yang dibangun oleh Notch. Untuk merealisasikan hal tersebut, perusahaan yang kini dipimpin oleh Satya Nadella tersebut harus merogoh kocek hingga 2,5 Miliar Dollar (sekitar 29 Triliun Rupiah). Dengan pembelian tersebut, Microsoft secara otomatis akan mendapatkan hak atas nama dan lisensi game Minecraft. Mereka pun mengumumkannya dalam video berikut:

Mengapa Notch Menjual Minecraft?

Pertanyaan tersebut langsung muncul begitu kabar pembelian Microsoft atas Minecraft muncul ke permukaan. Notch pun langsung menjawab kalau ia kurang nyaman menjadi pemilik sebuah game yang begitu besar seperti Minecraft. Jiwa petualang Notch membuatnya memutuskan untuk melepas Minecraft, dan kembali ke pekerjaan lamanya sebagai pengembang web dan developer game. Ia pun mengatakan kalau jika nanti ada produknya yang terkenal seperti Minecraft, ia pun akan menjualnya juga, dan kembali membuat hal-hal baru lainnya.

Karena hal tersebut, Markus ‘Notch’ Persson sebagai pendiri Mojang akan sepenuhnya meninggalkan perusahaan game yang dibangunnya tersebut. Bersama dengannya, pergi juga sang co-founder, Jakob Porser, dan sang Chief Executive Officer (CEO), Carl Manneh. Hal ini sedikit mengundang keraguan dari para pengguna akan kelanjutan Minecraft ke depannya. Namun Microsoft berjanji kalau mereka akan terus mengembangkan Minecraft, dan yang paling penting akan tetap mengizinkan Minecraft untuk dimainkan di platform non-Microsoft seperti Android dan iOS.

Semoga Microsoft benar-benar melakukannya, sekaligus menjadi bukti kalau mereka tidak membeli Minecraft hanya karena nama game tersebut diawali dengan awalan ‘MI’ dan diakhiri dengan ‘FT’ … seperti nama Microsoft.

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>