Microsoft Menyuntikkan Dana 100 Juta Dolar ke Uber

 

Uber dikabarkan telah mendapatkan suntikan dana dari salah satu raksasa di dunia teknologi yaitu Microsoft menurut informasi dari orang dalam mereka yang dilansir oleh Bloomberg. Besarnya nilai investasi mencapai 100 juta dolar. Berkat investasi terbaru ini, Uber sekarang ditaksir bernilai 50 miliar dolar. Sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya ini juga menyebutkan bahwa dengan investasi terbaru ini, total investasi Microsoft akan mencapai nilai yang cukup signifikan, 1 miliar dolar.

 

Uber yang aktif mencari sumber dana ini dinilai cukup wajar jika mengingat besarnya bisnis mereka yang menjangkau 50 negara dan 300 kota di berbagai belahan dunia. Mereka terus menambah armadanya di kota-kota tersebut sambil berusaha melakukan lobi-lobi politik dan pertarungan hukum dengan pengambil kebijakan setempat yang juga cukup menguras dompet Uber.

Besarnya pendanaan yang mereka terima juga wajar karena jika bocoran laporan yang muncul tahun kemarin adalah benar adanya, maka Uber mendapatkan pemasukan mencapai 1 milyar dolar pada tahun 2013 hanya dari 5 kota-kota paling top tempat mereka beroperasi yaitu New York, San Francisco, Chicago, Washington, dan Los Angeles.

Laporan yang lebih aktual menunjukkan mereka menghasilkan sekitar 2 miliar dolar pemasukan bersih pada tahun tahun 2015. Sebagai pembanding, salah satu kompetitor di bidang yang sama, Lyft baru mendapatkan pendanaan 530 juta dolar yang menaikkan nilai perusahaan mereka ke 2.5 miliar dolar.

Sebelumnya, Uber telah membeli sebagian unit usaha Bing dari Microsoft yang menyebabkan 100 orang pegawai Microsoft berganti bendera ke Uber membawa serta teknologi yang sedang mereka kembangkan.

Selain itu, Microsoft dan Uber juga sedang berusaha mengintegrasikan asisten virtual buatan Microsoft, Cortana ke sistem yang dimiliki oleh Uber. Ke depannya, diinginkan supaya Cortana akan langsung memanggil Uber begitu sebuah kegiatan dalam kalender si pengguna akan berlangsung.

Lebih jauh lagi, investasi ini sepertinya memang bukan semata-mata penggelontoran dana belaka. Investasi ini dinilai sebagai usaha menyokong Uber sebagai pesaing Google terutama di bidang kendaraan tanpa pengemudi serta memperluas jangkauan Microsoft yang memang cukup tertinggal dalam banyak hal dari Google khususnya pengumpulan data yang akan diambil dari data para pengguna layanan Uber kini. Namun oleh sebagian pengamat dalam artikel dilansir oleh Business Insider dan Forbes menilai ini sebagai langkah yang janggal sebab pengumpulan data pengguna adalah bidang yang sudah dirajai oleh Goggle, untuk apa berinvestasi sedemikian besar di lini bisnis yang dapat dikatakan jauh dari apa yang selama ini menjadi fokus Microsoft.

 

Nawir

Seorang pembaca buku, pecinta alam semesta, penyuka filsafat, penonton film.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>