Mengintip Fitur-Fitur Terbaru Telegram, Aplikasi Chat dari Rusia

Ada berapa banyak aplikasi di peranti milik anda yang fungsinya untuk bercakap-cakap baik itu dengan keluarga, teman dekat ataupun rekan kerja anda? Nama-nama seperti WhatsApp dan LINE tentunya sudah tidak asing lagi di telinga. Namun apakah ada di antara para pembaca yang pernah menggunakan aplikasi bernama Telegram yang dikembangkan oleh dua bersaudara Pavel dan Nikolai Durov yang berasal dari Rusia?

Berdasarkan informasi yang dikeluarkan oleh Techcrunch, pada Februari 2016 jumlah pengguna Telegram mencapai 100 juta pengguna aktif yang bertambah terus sebanyak 350.000 pengguna baru setiap harinya. Pada awal tahun 2017, Telegram mengklaim jumlah pengguna mereka 85% merupakan pemakai Android, namun tidak disebutkan berapa jumlah keseluruhan pengguna Telegram.

Apakah anda termasuk dari 85% tersebut? Jika anda merupakan pengguna Telegram tentunya sudah mengetahui beberapa keunggulan Telegram dibandingkan aplikasi yang sejenis. Jika belum, maka patut kiranya untuk menyimak artikel berikut ini dengan seksama.

Fitur-Fitur Telegram

Dewasa ini, kemampuan aplikasi pengirim pesan pada umumnya telah dilengkapi dengan fitur pengiriman berkas baik itu berupa dokumen, suara ataupun video. Telegram sampai saat ini memberikan fasilitas pengiriman berkas dengan besar ukuran maksimal 1,5 GB, jauh di atas WhatsApp misalnya yang membatasi hanya 100 MB.

Fitur ini tentu sangat berguna karena dapat dimanfaatkan untuk berbagi berkas-berkas berukuran besar seperti misalnya video yang berukuran lebih dari 100 MB. Bahkan bisa juga digunakan untuk mengirimkan berkas yang berukuran besar ke diri sendiri atau dengan kata lain menjadi backup data . Mengirimkan berkas ke diri sendiri juga berkat keunikan Telegram lainnya yaitu chat dengan diri sendiri. Selain mengirimkan berkas, pengguna dapat mengirimkan tautan ke diri sendiri yang fungsinya mirip dengan membookmark sebuah laman tertentu. Bahkan kita tidak perlu membuka tautan tersebut menggunakan aplikasi peramban karena Telegram juga dilengkapi dengan peramban bawaan.

Dari sisi percakapan sendiri, Telegram juga mengadopsi sistem di mana pesan dapat hangus setelah beberapa saat. Di Telegram, fungsi ini diberi sebutan Secret Chat. Secret Chat pada Telegram menggunakan end-to-end encryption yang berarti percakapan hanya akan diketahui antara para pengguna saja dan tidak ada pesan yang ‘nyangkut’ di server milik Telegram. Selain itu, ada timer yang membatasi waktu bertahannya sebuah pesan di dalam sebuah percakapan. Waktu yang diberikan oleh Telegram mulai dari 1 minggu yang paling lama hingga 1 detik yang paling singkat.

Fitur seperti ini ditemukan juga misalnya di LINE.

Jika bicara tentang aplikasi percakapan seperti LINE, WhatsApp, dan tentu saja Telegram dapat dipastikan ada fitur percakapan grup yang biasanya dimanfaatkan untuk membuat pengumuman di antara rekan satu kantor atau satu kelas.

Telegram saat ini memberikan layanan pembuatan percakapan di dalam grup yang sanggup menampung hingga 5.000 anggota grup. Contoh pemanfaatan fitur ini di antaranya adalah grup lowongan pekerjaan atau penerimaan mahasiswa baru di sebuah universitas.

Terakhir, akun Telegram yang kita miliki dapat diatur untuk memusnahkan dirinya sendiri jika akun kita tidak login sama sekali dalam rentang waktu yang telah ditentukan. Rentang paling singkat adalah 1 bulan sedangkan paling lama adalah 1 tahun.

Demikian sekilas fitur-fitur unggulan dari aplikasi Telegram yang layak untuk dicoba sebagai alternatif dari WhatsApp dan aplikasi percakapan ternama lainnya.

Nawir

Seorang pembaca buku, pecinta alam semesta, penyuka filsafat, penonton film.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>