Mengenal VlogBrothers, Duo Vlogger dari Amerika Serikat

YouTube, salah satu layanan yang memberikan akses kepada para penggunanya untuk menonton video diperkirakan mempunyai 1,3 miliar pengguna yang terdaftar. Jumlah video yang ditonton per harinya mencapai 4,95 miliar menurut data yang dimiliki oleh Statisticbrain.

Di YouTube, yang lebih menarik ketimbang menjadi penonton tentu saja adalah menjadi penyedia video untuk ditonton. Jika berhasil membuat video yang menarik minat para YouTuber dalam jumlah signifikan untuk menonton, kita bisa mendapat penghasilan dari YouTube. Bahkan tidak menutup kemungkinan kita akan menjadi artis berkat popularitas kita di dunia maya. Salah satu contohnya adalah duet Sinta dan Jojo yang mengunggah video lip-sync lagu Keong Racun beberapa tahun silam.

Di YouTube, ada beragam jenis vlogger. Ada yang seperti PewDiePie yang mengunggah video saat dia bermain video game lengkap dengan komentarnya, ada juga Zoella yang mengunggah video tentang tips kecantikan.

Selain yang bersifat hiburan semata, terdapat juga vlogger yang mengunggah video dengan konten ilmu pengetahuan dan memberikan pencerahan bagi para penontonnya. Salah satu yang terkenal adalah duet Green bersaudara yang berkewarganegaraan Amerika Serikat.

Green bersaudara adalah John dan Hank.

John yang lahir di Indiana pada tahun 1977 selain menjadi seorang vlogger dikenal juga sebagai seorang penulis yang produktif. Bukunya yang paling terkenal adalah The Fault In Our Stars yang dikeluarkan pada tahun 2012 dan telah diangkat ke layar perak dua tahun setelahnya.

John Green

Hank yang lebih muda tiga tahun dari John lahir di Alabama memiliki profesi lain sebagai musisi. Sampai tahun 2014, tercatat telah 4 album ditelurkan oleh Hank yang juga mendirikan DFTBA Records sebagai sarana untuk mengorbitkan talenta musik yang mereka temukan di YouTube.

Duet kakak beradik ini memulai debutnya sebagai vlogger pada tahun 2007 dengan membuat kanal bernama Vlogbrothers. Tidak ada ketentuan yang pasti tentang apa isi dari kanal mereka. Video bisa saja berupa mengomentari hal yang serius ataupun hiburan. Vlogbrothers menembus angka 1 juta pendaftar pada tahun 2013 yang diumumkan oleh Hank di kanal mereka tersebut. Memasuki tahun 2016, secara bergantian John dan Hank mengunggah video setiap minggunya di mana John mengirim pada hari Selasa sedangkan Hank pada hari Jumat.

 

John dan Hank menggawangi beberapa kanal YouTube selain Vlogbrothers.

Salah satunya adalah Crash Course yang merupakan kuliah singkat berdurasi sekitar 10 menit dengan berbagai topik di antaranya ekonomi, filsafat, sejarah, kimia, dan lain-lain. Cara penyampaian materi dengan menggabungkan antara animasi dan penjelasan-penjelasan dari pembawa acara membuat materi yang dibawakan mudah untuk dicerna. Tentu saja dengan pembawaan yang juga cukup jenaka, seperti ketika menceritakan sejarah dunia, beberapa John memasukkan potongan adegan yang menggambarkan tentang kekuatan bangsa Mongol dalam kaitannya dengan beberapa peristiwa sejarah yang sedang diulas. John membawakan tema sejarah dan literature sedangkan Hank membahas kimia, biologi, psikologi, dan filsafat.

Proyek lainnya adalah SciShow yang diinisiasi oleh Hank Green dan mulai mengudara pada tahun 2012 sebagai kanal orisinal atau dengan kata lain didanai langsung oleh YouTube. Hank menjadi pembawa acara bersama dua orang lainnya. Saat ini tercatat sebanyak 3 juta orang mendaftar ke kanal SciShow yang juga telah melahirkan SciShow Kids yang memberikan edukasi khususnya kepada anak-anak.

John yang lebih menguasai ranah sosial ikut membidani kelahiran The Art Assignment yang dibawakan oleh Sarah Urist Green, kurator Museum Seni Indianapolis yang juga merupakan istri dari John. Tujuan dari pembuatan kanal ini adalah untuk mendemistifikasi proses pembuatan karya seni dan mengedukasi masyarakat tentang seni kontemporer serta membuatnya untuk lebih dapat diakses dan terasa lebih dekat. Pada setiap videonya, Sarah akan mengunjungi para seniman di Amerika Serikat kemudian mewawancarai mereka tentang karya seni yang mereka buat. Para penonton kemudian diberikan ‘tugas’ untuk mencoba membuat karya seni yang sama.

John dan Sarah Green

 

Nawir

Seorang pembaca buku, pecinta alam semesta, penyuka filsafat, penonton film.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>