Mengapa Semua Orang Menyukai Pixar ?

Pixar

Saya berani bertaruh kalau ada jutaan penduduk bumi saat ini, tak peduli pria maupun wanita, tua ataupun muda, yang begitu mengagumi Pixar dan film-film buatan mereka. Pixar Animation Studios, nama lengkapnya, adalah sebuah studio animasi terkenal yang memproduksi film-film seperti Toy Story, Bug’s Life, Monster Inc, Finding Nemo, Cars, Wall E, Up, dan lain-lain. Dibangun pada tahun 1986 oleh Steve Jobs, Ed Catmull, dan Alvy Ray Smith, Pixar kini adalah salah satu studio animasi ternama di dunia, selain DreamWorks (Shrek, Madagascar, Kungfu Panda), BlueSky Studios (Ice Age), dan Walt Disney (Bolt).

Lalu pertanyaannya, mengapa banyak sekali orang yang menyukai film-film buatan Pixar? Bagaimana bisa sebuah film garapan mereka yang berjudul Toy Story 3 mencetak angka fantastis lebih dari 1 Milyar Dollar? Terlepas dari hubungan mereka dengan Disney, film-film garapan Pixar selalu ditunggu-tunggu para penggemarnya. Alasannya coba dijelaskan oleh Ambra Benjamin, seorang penulis yang juga begitu menggilai Pixar.

Langka

Pixar tak pernah mengeluarkan 2 produk utama dalam rentang waktu 365 hari. Ini artinya, setelah menyaksikan sebuah film Pixar, maka anda harus menunggu minimal 12 bulan untuk menonton film Pixar berikutnya. Dan Pixar pun baru akan mengiklankan film garapannya sekitar 3 bulan sebelum tanggal rilis. Hal ini seolah menggambarkan betapa film-film Pixar adalah hasil karya yang begitu berkualitas. Coba bandingkan dengan Dreamworks yang bisa meluncurkan 3 film sekaligus dalam 1 tahun. Terlalu banyak film yang mereka hadirkan, dengan cerita yang sekilas tidak jauh berbeda, lengkap dengan iklan yang juga terlalu berlebihan. Sayangnya kelangkaan ini akan berakhir di tahun 2015 ketika mereka (rencananya) akan merilis film di bulan Juni dan November. Semoga hal ini tidak membuat Pixar menjadi sama dengan studio-studio animasi yang lain.

Pengembangan Karakter

Buah dari begitu lamanya waktu produksi untuk sebuah film Pixar, membuat mereka punya cukup waktu untuk membangun pengembangan karakter tokoh yang baik. Dari sisi animasi mereka membuat bentuk dan pergerakan tokoh dengan detail yang menakjubkan. Dari sisi emosional, hampir semua tokohnya saling berhubungan dengan perilaku yang begitu alami. Coba bayangkan seorang tokoh dari film Pixar dan jelaskan bagaimana karakternya. Pasti akan berbeda bila anda membayangkan tokoh dari (lagi-lagi) film Dreamworks, yang begitu banyak dan karakternya sedikit membingungkan. Selain itu, karakter Pixar juga merupakan tokoh yang mudah disukai semua orang. Mereka pun dijadikan mainan kesukaan, dan poster-poster mereka banyak tertempel di kamar tidur anak-anak.

Tanpa Publikasi Selebritis

Pixar tak pernah memasarkan film-film mereka dengan menunjukkan beberapa selebritis yang menjadi pengisi suara tokoh-tokoh di dalamnya. Bahkan, mungkin anda tidak akan mengetahui siapa pemilik suara tersebut bila tidak mengecek langsung ke IMDB. Untuk selebritis dengan suara yang unik seperti Ellen DeGeneres saat mengisi suara Dori, Tom Hanks saat mengisi suara Woody, atau Tim Allen saat mengisi suara Buzz Lightyear, mungkin anda akan bisa langsung mengenalinya. Tapi selebihnya, anda akan lebih memikirkan karakter si tokoh daripada pemilik suara di balik tokoh tersebut. Coba bandingkan dengan studio animasi lain (saya sudah tidak enak menyebut Dreamworks lagi) yang mencetak poster dengan huruf-huruf besar : Jack Black Membintangi Kungfu Panda !! Selebritis yang digunakan Pixar untuk mengisi suara mungkin tak jauh berbeda jumlahnya dengan yang digunakan studio animasi lain, tapi mereka tidak memakai nama para selebritis tersebut untuk mendongkrak penghasilan mereka. Dan itu terbukti malah menjadi satu nilai plus karena para penonton menjadi fokus dengan karakter di dalam cerita mereka.

Tak Lekang Jaman

Pixar membuat film yang bisa kalian tonton lagi, lagi dan lagi, tanpa membuat bosan dan mengurangi relevansinya dengan keadaan masa kini. Pixar tidak menggunakan kata-kata tertentu yang sedang hype di sebuah masa. Pixar tidak menggunakan musik-musik yang hanya enak dinikmati pada jamannya saja. Pixar hanya mengangkat tema-tema sederhana yang tak lekang jaman: Persahabatan, Cinta, Keluarga, Kesetiaan, Keberanian, dan Kemanusiaan.

Branding yang Lebih Baik

Pixar adalah sebuah Brand, sebuah merek ternama yang dikenal semua orang. Kalian bisa mengetahui kalau sebuah poster film adalah buatan Pixar dari jarak yang jauh. Kalian bisa membaca naskahnya, mendengar aransemen musiknya, melihat animasi tokoh-tokohnya, dan langsung tahu kalau itu adalah buatan Pixar. Pixar adalah sebuah kemasan yang benar-benar otentik.

Imajinasi yang Gila

Siapa yang pernah membayangkan sebuah mobil yang bisa bicara? Membayangkan pikiran sekelompok mainan terhadap pemiliknya? Membayangkan kehidupan serangga di bawah tanah? Membayangkan dunia lain yang menjadikan teriakan anak kecil sebagai sumber energi? Mungkin hanya Pixar yang bisa membayangkannya dan bisa mengemasnya dengan begitu cantik.

Detail Animasi yang Menarik

Anda bisa berkali-kali mononton film Pixar dan menemukan detail-detail baru setiap kali anda menontonnya. Detail tersebut tak hanya menarik, tapi juga lucu. Dan hal ini tidak hanya berlaku bagi orang dewasa, anda bisa mencoba mempertontonkan film Pixar kepada anak-anak anda dan melihat bagaimana reaksi mereka ketika menonton film tersebut.

Selain aspek-aspek di atas, mungkin masih banyak hal yang menarik dari Pixar, silakan tambahkan lewat kolom komentar di bawah artikel ini. Dan bagi yang sedang menunggu film besutan Pixar berikutnya, ada Inside Out dan The Good Dinosaur yang akan rilis tahun depan. Selamat menunggu, sambil menikmati kembali koleksi film Pixar yang anda punya.

 

Sumber Gambar : pixar.wikia.com

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>