Meluncur di Malaysia, Xiaomi Mi3 Ludes Dalam 17 Menit

Sebagai bagian dari rencana ekspansi globalnya, Xiaomi kemarin (20/05/2014) resmi meluncur di Malaysia. Xiaomi Mi3 yang menjadi produk pertama di Malaysia ludes dalam kurun waktu 17 menit. Menurut laporan, jumlah perangkat yang terjual sejumlah 4.000 unit.

Xiaomi Mi3 Meluncur di Malaysia

Lin Bin (kiri) dan Hugo Barra (kanan) dalam peluncuran Mi3 di Malaysia kemarin

Xiaomi Mi3 Seharga 3,2 Juta Rupiah?

4.000 unit bukan merupakan jumlah yang fantastis, terlebih mengingat prestasi penjualan Xiaomi di Cina, Namun untuk debut sebuah merek yang relatif baru hal ini tidak bisa dipandang sebelah mata. 4.000 unit Mi3 ini dijual dengan harga 889 Ringgit atau setara sekitar Rp. 3,2 juta. Harga yang sangat murah mengingat spesifikasi yang diusungnya sekelas dengan smartphone Android flagship seperti Samsung Galaxy S5.

mi3-malaysia

Skema Penjualan Xiaomi

Skema penjualan Mi3 masih sama dengan skema yang biasa digunakan Xiaomi di negara asalnya, yakni menggunakan media online. Pembeli yang berminat memiliki diharuskan membeli lewat webstore Xiaomi Malaysia. Strategi ini cukup efektif dalam menghemat biaya karena tidak perlu membuka banyak toko dan juga menghemat proses pembelian. Inilah salah satu faktor utama yang menyebabkan perangkat Xiaomi bisa laris manis dalam hitungan menit.

Indonesia sebagai salah satu target ekspansi Xiaomi nampaknya akan segera mencicipi produk-produk unggulannya. Namun yang menjadi pertanyaan besar adalah skema penjualan Xiaomi nanti di Indonesia. Hal ini dikarenakan skema penjualan online secara langsung (B2C – Business-to-Customer) belum marak, jika belum pernah, digunakan di Indonesia. Tentunya hal ini bisa menjadi tantangan bagi Xiaomi. Karena apabila diharuskan membuka banyak toko, tentunya biaya operasional akan membengkak dan daya tarik Xiaomi sebagai penyedia perangkat Android mewah dan murah bisa menurun.

Solusi?

Salah satu solusi untuk menghadapi tantangan besar tersebut antara lain dengan menggandeng distributor ternama di Indonesia seperti TAM yang juga berpengalaman mendistribusikan perangkat BlackBerry. Bisa juga dengan melakukan partnership dengan toko online Indonesia seperti Lazada, dinomarket, bhinneka, dan lain-lain. Selain itu Xiaomi juga dapat bekerja sama dengan operator seluler seperti Telkomsel, Indosat, XL, atau yang lain. Kita tunggu saja seperti apa strategi Xiaomi di tanah air. Rasa-rasanya setelah Singapura dan Malaysia, Indonesia tidak akan lama lagi.

 

sumber: androidauthority | mi.com Malaysia

 

galihpermadi

Editor aitinesia. Kalo lagi ga sibuk ngurusin aitinesia, biasanya doi sibuk ngurusin badan. Gemar cabang-cabang olahraga menantang seperti Catur dan Monopoli.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>