Marissa Mayer Inginkan Apple Berhenti Memakai Google Search

Search Engine

Apakah anda pernah mendengar istilah ‘Lawan dari lawan kita, adalah kawan kita’? Marissa Mayer, CEO (Chief Executive Officer) dari Yahoo, sepertinya sadar betul akan hal itu. Bertahun-tahun mereka bersaing dengan Google dalam hal layanan mesin pencari (search engine), dan di saat yang sama Google juga bersaing dengan Apple dalam hal produksi smartphone. Jadi, mengapa Yahoo dan Apple tidak bergabung saja untuk melawan Google? Teori yang benar-benar menarik dari CEO yang terkenal sangat inovatif ini.

Pergantian Mesin Pencari

Salah satu bentuk kerjasama yang coba ditawarkan Yahoo kepada Apple adalah penggantian default mesin pencari untuk browser Safari yang digunakan di dalam iPad dan iPhone. Sampai saat ini, terlepas dari perseteruan Apple dengan Google yang beberapa kali sampai harus dibawa di ruang sidang, Apple tetap saja menggunakan Google Search sebagai default mesin pencari di Safari, karena memang mesin pencari Google terbukti sebagai yang terbaik di dunia. Nah, bila Yahoo juga mempunyai hal yang sama, mengapa Apple tidak memakainya saja? Hal ini jelas menarik, karena pasti sudah lama Apple ingin membuang segala hal yang berbau Google dari produk-produknya.

Belum ada komunikasi yang resmi, atau perjanjian yang dilakukan sampai saat ini antara Yahoo dan Apple. Namun sepertinya Yahoo telah mempersiapkan segalanya, mulai dari infrastruktur software, hingga bagaimana tampilan mesin pencari itu nantinya.

“Marissa (Mayer) sangat menginginkan posisi mesin pencari di Safari.” Ujar salah seorang pegawai Yahoo.

Sejauh ini, kerja sama yang terjalin antara Yahoo dan Apple terlihat sangat baik. Yahoo adalah penyedia layanan yang menampilkan informasi harga saham dan kondisi cuaca di iPhone. Namun bisnis mesin pencari adalah sesuatu yang berbeda. Yahoo sendiri mungkin juga akan mendapat persaingan dari Microsoft yang juga menawarkan Bing untuk posisi yang sama. Bahkan, Bing sudah menjadi default mesin pencari untuk layanan Siri.

Masalah

Permasalahan yang ada saat ini adalah, apakah teknologi mesin pencari dari Yahoo sudah sampai pada taraf yang sama dengan Google Search? Dalam perseteruan mereka dengan Google, Apple seringkali mengambil langkah-langkah berani, seperti ketika mereka menghapus layanan Google Maps dan menggantinya dengan layanan peta yang mereka sediakan sendiri. Hasilnya? Jauh dari harapan. Akhirnya Tim Cook harus berulang kali menundukkan kepala dan meminta maaf kepada para pengguna Apple akan buruknya layanan mereka. Dan pastinya, Tim Cook tidak ingin hal ini terulang lagi.

Dan bila melihat gambar di bawah ini, anda bisa melihat betapa pengguna iOS masih begitu tertarik menggunakan produk-produk Google.

Apple_-_iTunes_-_Browse_the_top_free_apps_on_the_App_Store-600x905

Sumber Gambar : SearchEngineLand, DynamoWebSolutions

 


adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>