LINE Mendirikan Perusahaan Mobile Game Baru Senilai 20 Juta Dolar

 

Setelah pendapatan mereka mengalami penurunan untuk pertama kalinya pada kuartal kedua 2015 sebesar 1 persen dibandingkan kuartal pertama 2015, Line memutuskan bekerjasama dengan LongTu yang berasal dari Korea untuk membuat mobile games. Modal yang ditanamkan kepada perusahaan baru hasil kerjasama ini, yaitu Lantu Games yang akan bermarkas di Hong Kong, adalah 20 juta dolar. Masing-masing perusahaan menanamkan 10 juta dolar ke Longtu. Dalam keterangan di website mereka, Lantu Games akan mengembangkan dan mendistribusikan game buatan Asia berkualitas tinggi ke pemain-pemain di seluruh dunia.

LINE tahun ini nampak siap untuk melantai di bursa saham – pada tahun 2014 mereka menunda permohonan untuk menjual saham mereka di AS dan Jepang—namun tahun ini mereka sedikit gangguan setelah mengalami penurunan pendapatan 1 persen. Meskipun mengalami penurunan, nilai pendapatan mereka masih tergolong besar, mencapai 224 juta dolar pada kuartal kedua.

LINE sendiri mengalami kesulitan dalam usahanya menembus pasar di luar tiga negara yang menjadi pangsa pasar terbesar mereka yang mencapai setengah dari pengguna aktif mereka yaitu Jepang, Thailand dan Taiwan. Mereka masih harus juga berusaha untuk lebih meyakinkan para calon investor sebelum mereka mulai go public dengan meningkatkan jumlah pengguna mereka dan besarnya pendapatan mereka.

Get Rich, mobile game milik LINE yang populer di Indonesia

Merambah ke dunia mobile games sepertinya merupakan pilihan yang cukup masuk akal sebab sekitar setengah dari pemasukan mereka berasal dari social games, yang saat ini mencapai lebih dari 40 judul permainan yang menyambungkan aplikasi olah pesan mereka untuk memberikan kesempatan kepada para pemain / pengguna untuk membagikan skor mereka, bertarung satu sama lain, dan masih banyak lagi.

Sebelumnya LINE telah berinvestasi ke Gumi dari Jepang dan 4:33 Labs dari Korea untuk mengeluarkan judul-judul baru. Dengan menambahkan sekutu baru berarti akan meningkatkan daya saing mereka di bisnis tersebut. Sampai saat ini, produk terbesar LongTu adalah Dao Ta Chuan Qi, yang dipasarkan di Tiongkok dan berhasil menembus angka 80 juta kali diunduh.

Nawir

Seorang pembaca buku, pecinta alam semesta, penyuka filsafat, penonton film.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>