Lazada Kini Resmi Menjadi Perusahaan 1 Milyar Dollar

Lazada Logo

“E-Commerce di Asia Tenggara masih begitu pagi,” itulah yang dikatakan Maximilian Bittner, Chief Executive Officer (CEO) dari Lazada, sesaat setelah Lazada mengumumkan kalau mereka telah mendapat tambahan modal sebesar 249 Juta Dollar. Dengan kata-kata tersebut, Bittner seolah ingin mengatakan kalau pendanaan dengan angka yang cukup fantastis ini barulah permulaan, dan pasar E-Commerce di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, masih bisa berkembang lebih jauh lagi.

Lazada Mendapat Pendanaan 249 Juta Dollar

Siapa yang tak kenal Lazada? Website jual-beli online ini menjadi begitu terkenal setelah mereka menjadi satu-satunya website E-Commerce di Indonesia yang secara resmi menjual Moto G, Moto E, Xiaomi Redmi 1S, Xiaomi Redmi Note, dan lain-lain. Baru-baru ini, Lazada pun kembali membuat kejutan, dengan cara mengumumkan pendanaan terbaru mereka yang mencapai angka 249 Juta Dollar. Pendanaan ini dipimpin oleh Temasek Holdings, sebuah firma asal Singapura yang baru-baru ini juga menanamkan uang mereka di penguasa E-Commerce di India, Snapdeal.

Temasek tidak sendirian dalam pendanaan ini. Mereka juga dibantu oleh investor-investor lama Lazada, seperti Rocket Internet (inkubator startup asal Berlin), Investment AB Kinnevik (bank investasi asal Swedia), dan Verlinvest (sebuah penyedia dana asal Brussel). Dengan pendanaan ini, jumlah modal Lazada pun mencapai 647 Juta Dollar, dengan nilai perusahaan yang mencapai 1,25 Milyar Dollar.

Maximilian Bittner, CEO Lazada

Maximilian Bittner, CEO Lazada

Secara resmi, Maximilian Bittner menyampaikan rasa syukurnya sebagai berikut:

“Investasi ini memberi kami keleluasaan untuk mempertahankan posisi puncak, serta mengembangkan pengalaman berbelanja yang lebih baik bagi para pelanggan kami. Kami sangat senang menyambut Temasek sebagai investor baru sekaligus partner lokal kami, dan kami juga berterima kasih atas kepercayaan yang berkelanjutan dari investor-investor lama kami.Bagi kami, ini adalah apresiasi atas keunggulan kami di pasar regional, serta penegasan atas kuatnya strategi dan potensi kami dalam mengembangkan bisnis.”

Lazada Akan Lebih Mengembangkan IT, Logistik, dan Sistem Pembayaran

Setelah pendanaan itu resmi terjadi, maka pertanyaan selanjutnya adalah untuk apa uang itu digunakan. Menurut Bittner, uang itu akan digunakan untuk mengembangkan 3 hal utama yang diperlukan Lazada untuk memberikan layanan yang lebih baik. Hal pertama yang akan mereka perbaiki adalah infrastruktur IT, baik untuk eksternal (peningkatan layanan untuk pelanggan di website mereka) maupun internal (sistem penerimaan dan pengiriman pesanan). Setelah itu, mereka juga akan mengembangkan sistem logistik, yang terdiri atas metode penyimpanan dan pengiriman barang yang telah dibeli oleh pelanggan. Selain itu, Lazada juga akan mengembangkan sistem pembayaran di website mereka. Di Indonesia sendiri, Lazada telah membuat sebuah terobosan dengan sistem pembayaran CoD (Cash on Delivery), di mana pelanggan bisa membayar setekah barang itu dikirimkan.

Lazada Screenshot

Semua perkembangan yang direncanakan itu pasti tidak akan mudah. Lazada saat ini telah berada di 6 negara Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam, dan setiap negara tersebut pasti punya tantangan masing-masing untuk kelangsungan bisnis Lazada. Perlu strategi yang tepat agar dana segar yang baru mereka dapatkan bisa dimanfaatkan dengan baik.

Keuntungan yang Didapat oleh Lazada Saat Ini

Sebenarnya berapa sih keuntungan yang didapat Lazada sejauh ini, sehingga mereka bisa mendapat pendanaan yang begitu besar? Untuk menjawab hal ini, kita perlu mengingat pernyataan Lazada yang mengatakan kalau keuntungan mereka telah menjadi 2 kali lipat sejak bulan Juni 2014. Dalam sebuah laporan keuangan Rocket Internet, inkubator yang menaungi Lazada, website e-commerce ini mendapatkan keuntungan sebesar 91,4 Juta Dollar selama 6 bulan pertama tahun 2014. Itu artinya, keuntungan Lazada tahun ini bisa mencapai angka 182,8 Juta Dollar.

Lazada Membuka 15 Lowongan Kerja Baru

Entah berhubungan atau tidak, bersamaan dengan kian bertambahnya modal Lazada, website E-Commerce ini juga membuka beberapa lowongan kerja baru di Indonesia. Posisi yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari Product Manager, HR Business Partner, hingga Tax Staff. Bagi pembaca yang berminat untuk melamar, bisa melihat persyaratannya di link berikut : https://sites.google.com/a/lazada.co.id/careers/home

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

1 Response

  1. ian says:

    Kalau boleh tau data ini “91,4 Juta Dollar selama 6 bulan pertama tahun 2014″ dapat diperoleh dimana? apakah itu keuntungan lazada Indonesia?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>