Kadek – Game Dengan Tema Lokal Besutan Bandung Studios Akan Segera Rilis

artikel ini adalah kerja sama aitinesia dengan Bandung Studios

Cerita ‘Kadek’ – yang berarti ‘Tebas’ dalam bahasa sunda, berawal dari seorang anak bernama Septyan Gunardi atau yang biasa dipanggil Iyan. Iyan adalah seorang vegetarian yang juga sangat suka dan menyayangi binatang peliharaannya. Dalam kebunnya yang luas, dia memelihara beberapa unggas seperi bebek, ayam dan hewan lainnya.

Kadek

Pada suatu hari sepulang dari sekolahnya, Iyan mendapati sekelompok pemuda dari kampung tetangga sudah berada di dalam kebun rumahnya dan menjadikan unggas-unggas pelihraannya sebagai santapan mereka. Ditengah keterkejutannya, Iyan kecil merasa marah dan sangat kesal akan hal itu. Tanpa menghiraukan keselamatannya kemudian dia menerjang pemuda-pemuda tersebut. Tetapi dikarenakan pemuda-pemuda tersebut badannya lebih besar, Iyan kecil malah menjadi bulan-bulanan mereka.

Setelah puas menghajar Iyan, mereka lalu meninggalkan Iyan yang penuh luka. Disaat itu Iyan melihat kampak yang bersandar di sebuah pohon, tanpa berpikir panjang Iyan kecil lalu mengambil kampak dan mulai menyerang para pemuda tersebut yang sedang lengah. Ditengah kemarahannya Iyan kecil akhirnya membunuh para pemuda tersebut dan membawa dendam para hewan peliharaannya sampai dewasa.

Serem banget ya keliatannya :D,

Kadek

Dalam game ini pemain akan memainkan karakter Iyan Kadek sebagai seorang pembunuh massal dengan masa lalu penuh dendam karena peristiwa yang dia alami pada waktu dia masih kecil. Game dimulai ketika Kadek mendatangi acara Food Fest di kotanya dan mulai membantai para pedagang yang menjual daging dan para pengunjung dengan senjata berupa kampak tukang kayu yang dia temukan pada saat dia masih kecil. Tugas pemain adalah menggerakan karakter Kadek dengan mengarungi jalanan yang dia lewati untuk membunuh orang-orang yang sedang menghadiri Food Fest. Selain itu pemain juga harus berhadapan dengan para polisi dan tentara yang berusaha menghentikan aksi seorang Kadek.

Uniknya game Kadek ini, pemain bisa menikmati beragam konten lokal khususnya bahasa sunda yang tersebar di penjuru game. Lihat saja contoh screenshot di atas. Gimana? Tertarik memainkannya?

Bandung Studios

Bandung Studios

Bandung Studios adalah sebuah game developer yang bertempat di Cisitu Bandung yang juga mempunyai visi misi lain sebagai publisher untuk game studio lainnya di Indonesia. Bandung Studios berdiri sejak September 2015 yang di gagas oleh co-founder kami, Byong Chon. Berbekal dengan pengalamannya bekerja selama 10 tahun Silicon Valley Singapura, Byong mempunyai cita-cita mengembangkan Bandung Studios sebagai focal point of international contact bagi Game Developer lainnya di Indonesia, dengan dukungan dari Iwansja Gunawan sebagai chairman Bandung Studios yang berlatar belakang sebagai salah satu pebisnis sukses di Indonesia.

Kehadiran Bandung Studios di Bandung menambah daftar game developer lokal yang berkualitas dengan menitik beratkan kepada perkembangan industri game lokal di Indonesia dengan target market berskala internasional. Untuk saat ini Bandung Studios membuat game bergenre Rythm Endless Runner yang akan di luncurkan pada pertengahan bulan Desember 2015. Dengan mengambil judul “Kadek”, yang berarti tebas dalam bahasa sunda, Bandung Studios berharap dapat mengangkat local content ke dunia internasional dengan merilis game tersebut melalui Play Store.

Oh iya, Kadek ini juga ada komiknya lho. Terbit setiap jumat di sini dan di sini.

galihpermadi

Editor aitinesia. Kalo lagi ga sibuk ngurusin aitinesia, biasanya doi sibuk ngurusin badan. Gemar cabang-cabang olahraga menantang seperti Catur dan Monopoli.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>