Inovasi Smartwatch Kairos Layaknya iPhone terhadap Smartphone

kairos-smartwatch-webKetika 2013 diwarnai dengan jatuh-bangun industri smartwatch (lebih banyak jatuhnya), 2014 diwarnai dengan munculnya beragam inovasi di industri ini. Sebut saja Motorola Moto 360 dengan konsep smartwatch klasiknya. Atau LG G Watch yang juga memulai tren Android Wear yang baru-baru ini meluncur. Atau Pebble yang masih semangat bermain di ranah ini.

Sebagai konsumen mungkin kita mulai berpikir nampaknya smartwatch akan seperti itu-itu saja. Kairos hadir menepis pikiran tersebut sambil merevolusi industri smartwatch sebagaimana iPhone merevolusi industri smartphone.

Masalah Smartwatch

Salah satu masalah vital yang dimiliki smartwatch generasi ini adalah tidak dapat berfungsi layaknya jam pada umumnya: Selalu menunjukkan waktu. Dengan kata “Selalu” yang digaris bawahi. Dengan layar digital, penampilan layar tentu memakan banyak sumber daya baterai. Maka demikian adalah wajar jika para produsen smartwatch men-default-kan fitur auto-sleep pada displaynya. Artinya jika kita hendak melihat waktu, kita diharuskan menekan sebuah tombol untuk membangunkan layar.

Use case seperti itu sangat tidak nyaman bagi beberapa pengguna seperti para pengendara mobil dan (khususnya) motor. Dimana mereka membutuhkan kedua tangan hanya untuk melihat waktu pada jam. Hal yang sama tidak perlu terjadi pada jam tangan biasa.

Masalah inilah yang dipecahkan oleh smartwatch Kairos. Bertajuk Mechanical Smartwatch Hybrid, Kairos menggabungkan kedua dunia; jam tangan mekanik (jam tangan biasa) dengan jam pintar (smartwatch). Kairos memberi warna baru dalam industri smartwatch dengan hal yang belum pernah kita temui di smartwatch yang beredar saat ini.

Revolusi Smartwatch Kairos

Pada dasarnya smartwatch Kairos terlihat seperti jam tangan biasa. Namun smartwatch ini juga memiliki fitur-fitur layaknya smartwatch lain. Hibrida ini dicapai dengan strap bahan kulit serta jam mekanis yang dilengkapi dengan PMOLED full color display sebesar 1,4 inci yang menampilkan informasi dengan transparansi 40%. Hasilnya adalah jam tangan mekanis (dapat menampilkan waktu setiap saat tanpa membangunkan layar) yang mampu terhubung dengan smartphone Anda melalui bluetooth untuk menampilkan informasi yang Anda butuhkan.

Kairos
Kairos smartwatch saat ini masih menggunakan SmartOS garapan mereka sendiri, namun mereka memberikan komitmen untuk menyediakan Android Wear sebagai dasar OS mereka secepat mungkin. Selain itu, Kairos dilengkapi dengan accelerometer dan Bluetooth 4.0 yang memungkinkan fungsi seperti menerima panggilan dan pesan, notifikasi dari smartphonepush-alert dari media sosial seperti Twitter dan Whatsapp, fitness trackingadvanced chronograph dengan GPS, sebagai remote control bagi smartphone Anda, dan lebih banyak lagi.

KairosSayangnya Kairos hanya dipersenjatai dengan baterai sebesar 180mAh. Meskipun demikian dengan fitur transparansi 40% mereka mengatakan smartwatch ini dapat bertahan 5 sampai 7 hari sekali charge. Saya pribadi agak pesimis dengan klaim tersebut, namun itu bukan suatu hal yang mustahil.

Kami telah menetapkan spesifikasi kami menggunakan Arm Cortex dengan memori sebesar 512MB untuk mengantisipasi sistem operasi Android Wear – Sam Yang

Sam Yang, kepala Kairos smartwatch, menjamin bahwa tim-nya telah melakukan banyak pengetesan terhadap SDK Android Wear, namun karena penggunaan fitur transparansinya mereka harus melakukan beberapa kustomisasi supaya bisa menggunakan Android Wear secara penuh dan dapat digunakan oleh developer.

Kairos

Artinya saat ini Kairos belum menjual smartwatch-nya dalam masih dalam proses pengembangan. Namun Anda bisa mulai melakukan pre-order di websitenya untuk beberapa model. Harga pre-order berkisar antara $499 sampai $2149 dan hanya berlaku sampai 1 Juli. Pengiriman dijadwalkan akan dilakukan pada akhir tahun sampai dengan musim semi 2015.

Kairos-pre-order

Kairos dan Industri Smartwatch

Industri smartwatch adalah salah satu industri yang unik dalam bidang inovasi. Belum lama kita dibuat berdecak kagum dengan konsep klasik moto 360, kali ini kita kembali dibuat terpana oleh Kairos. Hal ini membuktikan bahwa industri ini masih memiliki peluang besar untuk inovasi sehingga setiap pemain masih bebas memiliki fitur-fitur unik dan menarik lainnya.

Jelas apa yang diusung Kairos merupakan sesuatu yang baru bagi industri smartwatch. Fitur hibrid ini secara konsep unggul dari apa yang dibawa pendahulunya. Bisa jadi fitur ini menjadi sebuah standard bagi industri smartwatch di masa yang akan datang. Namun tentu saja jika itu tidak terbentur dengan paten yang dipegang Kairos :D.

 

referensi: Androidauthority | Kairos

 

 

galihpermadi

Editor aitinesia. Kalo lagi ga sibuk ngurusin aitinesia, biasanya doi sibuk ngurusin badan. Gemar cabang-cabang olahraga menantang seperti Catur dan Monopoli.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus

1 Response

  1. Farnly says:

    waduuh buat sebuah jam “aja” kok mahal banget yah harganya. mendingan saya beli macbook air haha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>