Ingin Tingkatkan Keuntungan, Xiaomi Bersiap Membuat E-Commerce Sendiri

Mi Com

Tidak ada yang akan membantah kalau Xiaomi disebut-sebut telah sukses besar dalam penjualan produk-produk mereka baik smartphone, tablet, maupun gadget-gadget lainnya. Mereka bahkan bisa bersaing dengan nama-nama besar seperti Apple dan Samsung, terutama di negara-negara Asia. Produk yang murah namun berkualitas, menjadi kunci sukses Xiaomi untuk menguasai pasar perangkat elektronik di dunia.

Walaupun sudah berhasil membuat dan menjual banyak produk-produk mereka, namun Xiaomi masih membutuhkan bantuan pihak-pihak lain dalam penjualan produk-produk tersebut. Praktis hanya di Tiongkok saja mereka menjual sendiri produk mereka lewat website Mi.com. Namun di negara lain, mereka harus menjalin kerjasama dengan e-commerce lokal untuk menjual produk, seperti Flipkart, Snapdeal, dan Amazon di India, serta Lazada di Indonesia. Bagaimana kalau mereka juga mempunyai e-commerce sendiri di negara lain selain Tiongkok? Tentu keuntungan mereka juga akan semakin bertambah. Dan ide ini ternyata telah coba dijalankan oleh Xiaomi.

Manu Jain, Pimpinan Xiaomi India

Manu Jain, Pimpinan Xiaomi India

Manu Jain, pimpinan Xiaomi India, baru-baru ini menyatakan kalau mereka tengah mempersiapkan sebuah e-commerce di India sebagai portal penjualan produk-produk mereka di sana. Saat ini mereka sedang dalam proses investasi dan pengembangan gudang serta alur pengiriman logistik. Tidak disebutkan berapa dana yang telah disiapkan Xiaomi untuk membangun e-commerce tersebut, namun hal ini dikabarkan akan diikuti dengan pembangunan pusat riset di Bengalur, India. Ketika ditanya tentang rencana Xiaomi untuk membuat pabrik di India, Manu menyatakan kalau kemungkinan mereka akan bekerja sama dengan perusahaan lain seperti Foxconn, dalam pembangunan pabrik tersebut.

Rencana ini merupakan bukti kalau Xiaomi adalah perusahaan yang punya mimpi, dan mereka tidak akan puas dengan hanya menguasai 1 bagian dari bisnis teknologi dunia. Hal ini kemungkinan juga akan diterapkan di Indonesia, di mana Xiaomi saat ini masih harus bekerjasama dengan Lazada. Sejauh ini mereka telah berkomitmen untuk memenuhi aturan TKDN 40% dengan membuat pabrik atau tempat perakitan produk di Indonesia. Tak heran kalau mereka melanjutkannya dengan membangun portal penjualan sendiri di Indonesia, dan mengakhir kerja sama mereka dengan Lazada.

Akan seperti apa perkembangan bisnis Xiaomi di Indonesia? Kita tunggu saja.

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>