Indiegogo – Pesaing Kickstarter Telah Hadir

IndiegogoAda beberapa orang yang mempunyai ide-ide kreatif, namun tidak mempunyai uang untuk mewujudkan ide tersebut. Sebaliknya, banyak orang yang memiliki uang berlebih, dan ingin sekali berinvestasi atau sekedar berbagi rezeki dengan para pekerja kreatif. Bagaimana solusi dari kesenjangan itu? Salah satunya adalah dengan Crowdfunding, yaitu mengajak orang-orang (yang kadang asing bagi kita), untuk membantu mewujudkan sebuah ide kreatif dengan memberi dukungan finansial.

Beberapa tahun yang lalu, konsep Crowdfunding benar-benar seperti mengharapkan durian runtuh. Hal itu dikarenakan belum banyaknya orang yang familiar dengan konsep ini. Namun belakangan, konsep tersebut jadi lebih marak diperbincangkan, dan beberapa ide kreatif pun telah terwujud berkat skema crowdfunding. Terlebih lagi di dunia internet, di mana konsep-konsep yang memanfaatkan kekuatan komunitas seperti crowdfunding ini kian diminati. Akhirnya, banyaklah bermunculan website yang berusaha menghubungkan para pemilik ide dan para (calon) pemberi modal crowdfunding. Dan salah satu website yang sukses menjalankan konsep itu adalah Indiegogo.

Indiegogo adalah sebuah startup yang berasal dari San Fransisco. Sebelumnya, Indiegogo sangatlah mungil, kalah jauh dari Kickstarter, startup crowdfunding lain yang telah lebih dahulu berjaya. Namun akhirnya mereka kian berkembang dengan project-project yang menarik. Tahun lalu mereka berhasil mengumpulkan dana sebesar 10 Juta Dollar untuk Ubuntu Edge, dan 2 Juta Dollar untuk Canary, sebuah konsep keamanan Smart Home. Bermodal 85 orang karyawannya, kini Indiegogo telah memperkenalkan lebih dari 190.000 project kepada seluruh penggunanya, dan menjadi website crowdfunding nomor 2 di dunia setelah Kickstarter.

KickstarterKarena perkembangannya yang demikian pesat, baru-baru ini Indiegogo mendapatkan tambahan dana sebesar 40 Juta Dollar setelah menutup kesempatan pendanaan Serie B mereka. Adalah Institutional Venture Partners dan Kleiner Perkins Caufield and Byers yang memimpin pendanaan tersebut, menaikkan nilai Indiegogo ke angka 56.5 Juta Dollar. Dengan dana tersebut, sang co-founder, Slava Rubin, mengatakan kalau Indiegogo akan menambah sumber daya manusia yang kompeten, memperbaiki sisi aplikasi mobile mereka, sekaligus memperluas pengguna ke seluruh dunia.

Sedikit berbeda dengan Kickstarter, Indiegogo tidak hanya mengedepankan project-project kreatif, tapi juga project amal. Sebuah project yang tidak berhasil mencapai nilai yang diharapkan juga bisa tetap memperoleh uang yang tersedia, dengan beberapa penyesuaian dari Indiegogo.

Sayangnya, untuk saat ini sepertinya Indiegogo tetap belum bisa menyaingi Kickstarter yang telah begitu populer. Berdasarkan statistik, Kickstarter telah mengumpulkan uang sebesar 612 Juta Dollar untuk project-project yang mereka promosikan, sedangkan Indiegogo ‘baru’ berhasil mengumpulkan 98 Juta Dollar. Dalam hal persentase project yang berhasil mendapatkan dana maksimal, Kickstarter yang memiliki angka keberhasilan 40% juga lebih unggul dari Indiegogo yang hanya bisa mencapai angka 10%.

Jadi, website crowdfunding mana yang anda pilih? Untuk saat ini jelas Kickstarter lebih menjanjikan, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba memakai Indiegogo sebagai alternatif.

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>