Harvest Moon : Seeds of Memories, Mencoba Mengajak Gamer 90-an Bernostalgia

Bagi generasi 90-an, terutama mereka yang beruntung menikmati era menjamurnya konsol PlayStation salah satu permainan yang sulit dilupakan tentunya adalah Harvest Moon: Back to Nature. Permainan yang tanggal 16 Desember 2015 kemarin genap berusia 16 tahun memberikan kesegaran tersendiri dalam genre simulasi RPG karena temanya cukup unik: pertanian.

 

Sampul depan Harvest Moon: Back to Nature yang melegenda

Di Harvest Moon, pemain akan berperan menggerakkan seorang pemuda yang diwarisi sebidang tanah berikut rumah di sebuah kota kecil. Di kota kecil tersebut, kita mempunyai tugas utama mengelola petak tanah untuk ditanami sayuran, buah, bunga, dan rumput yang berganti-ganti setiap musimnya. Selain menanam tumbuhan, kita juga mempunyai hewan yang dapat memberikan pemasukan seperti ayam yang telurnya bisa dijual atau sapi dengan susunya. Aktivitas lainnya adalah memancing dan menambang yang kesemuanya bisa dijadikan penghasilan. Ada juga hewan peliharaan yang tidak menjadi sumber penghasilan namun mempunyai fungsi lain yaitu kuda dan anjing. Kuda pada musim tertentu jika usianya sudah cukup dapat diikutkan pada lomba pacuan kuda. Jika usia kuda kita belum cukup, kita hanya bisa bertaruh untuk menebak siapa pemenang pacuan.

 

 

Selain giat bertani dan beternak, layaknya manusia di dunia nyata dengan segala dinamika sosialnya, maka pemain di Harvest Moon juga perlu memperhatikan hubungan sosialnya. Sehari-hari kita perlu mengajak berbicara karakter-karakter tidak bermain atau biasa disebut sebagai NPC. Di antara NPC ini terdapat beberapa karakter yang dapat kita ajak menikah jika perhatian yang kita berikan kepadanya menembus tingkat tertentu. Mereka adalah Karen(anak pemilik toko) , Elli (suster di klinik) , Popuri(anak kedua penjual ayam) , Mary (penjaga perpustakaan), dan terakhir Ann(anak pemilik penginapan). Kegiatan pdkt ini juga salah satu hal yang mungkin berhasil menarik minat para anak baru gede ketika itu. Untuk menambah keseruan, setiap gadis yang kita taksir pasti ada pemuda lain di kota tersebut yang juga menaruh hati.

 

Selain manusia, ada karakter lain yang menghuni kota kecil tersebut yang bisa kita minta bantuannya untuk mengurus ladang yaitu kurcaci-kurcaci yang tinggal di belakang gereja. Kurcaci ini akan sangat bermanfaat jika kita sudah mulai kewalahan mengurus ladang sekaligus ternak dan hubungan sosial kita. Terlebih lagi jika badai datang menyerang di mana kita tidak bisa keluar rumah, namun anehnya kurcaci tersebut bisa tetap keluar dari rumahnya dan tetap bekerja.

 

Tidak cukup dengan itu semua, kita juga bisa memasak yang alatnya dibeli dari acara televisi dan bahannya didapatkan dari toko maupun hasil olahan kita sendiri. Masakan ini bisa kita berikan ke tetangga atau gadis yang kita taksir atau dikonsumsi sendiri.

 

Menyenangkan bukan?

 

Tidak heran Natsume terus berusaha mempertahankan salah satu produk mereka ini. Dahulu sempat beredar Harvest Moon 2 yang karakter utamanya perempuan.

Setelah itu Natsume sempat melepas beberapa permainan untuk konsol Game Boy Advance yang diberi judul Harvest Moon: Friends of Mineral Town dan sekuelnya yang berjudul Harvest Moon: More Friends of Mineral Town.

 

Pada tahun 2008, Marvelous Interactive, perusahaan pembuat Harvest Moon di Jepang mengeluarkan Havest Moon: Back to Nature dan Harvest Moon for Girl di konsol Playstation 3 dan PlayStation Portable.

 

Pertengahan tahun 2015 beredar kabar bahwa Natsume berencana mengeluarkan permainan Harvest Moon untuk mobile. Permainan yang bertajuk Seeds of Memories ini dijadwalkan keluar tahun 2016.

 

Untuk memuaskan sedikit rasa penasaran dari para penggemarnya, baru-baru ini Natsume di laman Facebook mereka mengeluarkan video yang menunjukkan cara bermain dari Seeds of Memories. Praktis tidak banyak yang berbeda dari segi cara bermain, namun ada sedikit perbedaan dari segi grafis.

 

Di laman Facebook mereka, salah satu pengembang Harvest Moon: Seeds of Memories bernama Taka memberikan sedikit narasi tentang dunia permainan yang kali ini berlokasi di kota Chestnut.

 

Terdapat karakter bernama Andrea yang sepertinya merupakan salah satu gadis yang bisa kita ajak menikah. Ada Sam yang merupakan tempat kita bisa menjual hasil kebun kita. Ada Hanna yang memiliki restoran yang dibantu oleh anaknya, Emily untuk mengelola restoran.

 

Tidak sabar menunggu kemunculan permainan ini? Simak dulu videonya di sini

 

Nawir

Seorang pembaca buku, pecinta alam semesta, penyuka filsafat, penonton film.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>