Hands-On dan Kesan Pertama OnePlus 2

Sesuai janji, kali ini kami akan membahas mengenai kesan pertama kami tentang smartphone fenomenal OnePlus 2. Jumat lalu (31/7), kami berkesempatan untuk menghadiri soft launch OnePlus 2 yang bertempat di Conclave, Jakarta. Berikut laporan kami selengkapnya.

Spesifikasi Utama

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai kesan pertama OnePlus 2, mari kita simak beberapa poin spesifikasi utama yang ditawarkan pada OnePlus 2 kali ini;

  • Chipset Qualcomm Snapdragon 810 (Quad-core Cortex-A53 & Quad-core 1.8 GHz Cortex-A57 + Adreno 430)
  • RAM 3 atau 4 GB
  • ROM 16 atau 64 GB
  • Layar 5,5 inci resolusi full HD (1920 x 1080) IPS LCD 401 ppi
  • Sistem Operasi Android 5.1 Lollipop dengan Oxygen OS 2.0
  • Kamera belakang 13 MP dengan apertur f/2.0, OIS, laser auto focus, dan dual-LED flash, kamera depan 5 MP
  • Fitur dual sim
  • Sensor sidik jari
  • USB tipe C
  • Baterai 3.300mAH
  • Cover belakang yang dapat diganti

 

Pilihan StyeSwap

Sejak OnePlus One, startup asal Cina ini menjadi pelopor back cover yang bisa diganti dengan tekstur lain. Ide awalnya adalah banyaknya pengguna smartphone yang dengan alasan gaya, menggunakan perangkat tambahan kepada smartphonenya seperti soft case maupun leather case. Penambahan ini memberi efek tertutupnya bentuk tubuh serta lekukan keindahan yang dimiliki oleh smartphone tersebut. Dengan StyleSwap, pengguna OnePlus dapat bereksperimen dengan berbagai gaya tanpa harus mengorbankan penampilan smartphone.

OnePlus 2

 

 

Jika pada seri terdahulu hanya terdapat varian bambu, kali ini OnePlus menyediakan beberapa varian lain seperti yang bisa dilihat di gambar atas; berturut-turut dari kiri adalah; Kevlar, Black Apricot, Black Sandstone (default), dan Rosewood. Tersedia juga pilihan bambu. Namun untuk warna putih seperti seri OnePlus One kali ini tidak tersedia. Kami pribadi berpendapat StyleSwap varian Kevlar cukup keren.

Kevlar

 

Desain dan Kualitas Bangun

Apabila harus menyebutkan hal apa yang paling pantas mendapatkan pujian dari seri OnePlus terbaru ini, maka desain serta kualitas bangun adalah yang pertama. OnePlus kembali memberikan desain yang ciamik dengan OnePlus 2. Bingkai (bezel) yang cukup ramping, tambahan pemindai sidik jari di bagian muka, serta penggeseran letak kamera belakang kami rasa menambah keanggunan OnePlus 2 ini. Belum lagi body-nya yang ramping kerap membuat kita lupa bahwa Android ini memiliki baterai sebesar 3.300mAh di dalamnya.

OnePlus 2Pada bagian bawah dapat kita jumpai lubang USB tipe C yang tetap dapat dimasukkan meski kabel terbalik (reversible). Selain itu terdapat lubang speaker di kiri dan kanan yang sekilas mengingatkan kita kepada Samsung Galaxy S6 dan iPhone 6 – sekilas saja.

OnePlus 2Tampak depan terlihat lubang earphone serta sebuah lubang yang lebih kecil yang kami simpulkan sebagai lubang microphone. Dapat dilihat juga struktur bingkai metal yang menyelimuti sisi-sisi OnePlus 2. Selain memberikan kesan elegan dan premium, struktur yang terbuat dari logam campuran magnesium ini dapat memberikan kekuatan tambahan kepada kerangka smartphone.

OnePlus 2

Pada sisi kanan kita dapat melihat kombinasi tombol power serta volume rocker. Kita juga dapat melihat desain yang melengkung dari bagian belakang OnePlus 2 sehingga memberikan kesan ramping ketika dilihat dari sisi kanan/kiri-nya.

OnePlus 2Pada sisi kiri kita dapat melihat sebuah tombol dengan tekstur yang agak berbeda. Tombol ini ternyata memiliki fungsi untuk mengatur profil dering antara hening (silent), notifikasi prioritas, atau semua notifikasi dering. Tombol tersebut cukup berguna bagi yang sering berganti-ganti profil dering misalnya ketika hendak mengikuti rapat, akan memasuki kelas, atau ketika hendak solat.

OnePlus 2 Vs OnePlus One

Memang terlihat ada sedikit ketidak konsistensian dalam penulisan seri OnePlus seperti sub-judul di atas. Selain dari pola penulisan terdapat beberapa perubahan lain dari sisi tampilan. Seperti letak kamera dan profil badan yang lebih mengkotak dibanding pendahulunya. Dari hasil jalan-jalan di dunia maya, ternyata banyak juga yang masih menyukai desain lama OnePlus One. Meskipun tidak sedikit yang jatuh cinta terhadap wajah baru OnePlus 2.

OnePlus 2

Secara umum, meski tidak terlalu terasa, OnePlus 2 memiliki profil fisik yang lebih kecil dibandingkan dengan OnePlus One. OnePlus 2 juga berhasil memberikan kesan premium secara keseluruhan. Terlebih mengingat harganya yang hanya setengahnya harga jagoan Samsung dan Apple.

OnePlus 2

Software dan Antarmuka

Putusnya OnePlus dengan Cyanogen merupakan berita buruk bagi banyak penggemarnya. Saya termasuk salah satu yang merasakan kehilangan dengan perginya Cyanogen. Namun OnePlus telah menggodok Oxygen OS sebagai penggantinya yang sejuah kami lihat banyak mengambil inspirasi dari Cyanogen misalnya dari kustomisasi tombol di layar (on-screen) – adalah hal yang bagus menurut kami.

Namun Oxygen OS memiliki pe er cukup banyak dalam membuktikan dirinya sebagai pengganti Cyanogen yang layak. Dari pengalaman kami menjajal Oxygen OS kami belum dapat mengatakan OS ini sudah sejajar dengan pendahulunya. Terdapat beberapa bug yang cukup mengganggu dan masih dapat muncul lagi meskipun telah direstart. Dugaan kami masalah ini berkisar di tombol pemindai sidik jari yang entah masih memerlukan optimisasi software atau mungkin karena banyaknya orang yang mencoba sehingga menghambat performa sistem operasi secara keseluruhan. Lebih lengkapnya dapat dilihat pada video di bawah.

Pada video bisu tersebut (maap sih, aga berisik di sono.. :D – maap juga rada gelap.. silau cing! ) dapat kita lihat pengalaman singkat menjajal OnePlus 2 dengan Oxygen OS. Transisi antar layar sangat mulus. Dengan RAM sebesar 3GB dan Snapdragon 810 harusnya itu merupakan hal yang wajar. Soal gaming, meski kami tidak sempat mencoba, kami percaya hal tersebut bukan menjadi isu bagi kombinasi Snapdragon 810 dan RAM 3GB tersebut – apalagi yang varian 4GB-nya. Namun kami kembali menemukan bug ketika membuka gambar hasil jepretan kamera sebagaimana yang tertangkap pada video di atas. Ngomong-ngomong soal kamera…

Kamera

OnePlus 2 kali ini tidak menambah besarnya megapiksel dari kameranya. Namun demikian bukan berarti tidak ada penambahan kualitas dibanding pendahulunya. OnePlus 2 kini menggunakan OIS atau optical image stabilizer yang dapat membantu menstabilkan hasil jepretan dan meningkatkan fokus. Selain itu OnePlus 2 juga sudah menggunakan laser auto focus sebagaimana yang ditemukan pada LG G3.

Namun kami juga menghadapi baberapa kendala seperti yang telah dijelaskan di bagian sebelumnya. Pada saat ngejepret, waktu tunggu sehingga gambar berhasil diproses kami rasa terlampau cukup lama. Bisa dilihat juga pada video di atas. Hal ini cukup berbeda dengan apa yang disampaikan oleh MKBHD pada reviewnya beberapa minggu yang lalu.

Sayangnya kami tidak bisa menampilkan hasil jepretan OnePlus 2. Namun sejauh yang kami lihat, dan kami sertakan juga dalam video di atas, hasil gambar dari kamera belakang OnePlus 2 jauh dari mengecewakan.

Kesimpulan

Waktu yang kami habiskan dengan OnePlus 2 memang cukup singkat, namun kami dapat menyimpulkan beberapa hal. Yang pertama adalah desain yang ciamik dengan kesan premium kembali dihadirkan dalam OnePlus 2. Kualitas bangun OnePlus 2 juga cukup solid dan kokoh dengan kerangka logam campuran magnesium. Secara tampilan dan mengingat harga yang tidak terlampau mahal jika dibandingkan dengan flagship kenamaan lain, rasanya sulit untuk kecewa dengan desain serta kualitas OnePlus 2.

Namun hal baik tersebut cukup terganggu dengan bugs yang hadir saat kami mencobanya. Kami yakin itu hanyalah masalah software atau kustomisasi yang dilakukan oleh sistem operasi. Tidak ada yang tidak bisa diatasi melalui pembaruan over-the-air. Meski demikian tetap saja hal ini bisa membuat beberapa orang beralih ke pilihan lain. Saat ini kami sedang mencoba menanyakan hal tersebut kepada representatif OnePlus Indonesia.

Oiya, kami juga dengan senang hati melaporkan sejauh penggunaan kami (yang didahului oleh banyak orang sebelumnya), kami tidak menemukan masalah overheating yang biasa dijumpai pada perangkat dengan chipset Snapdragon 810 lainnya. Kerja yang bagus OnePlus!

galihpermadi

Editor aitinesia. Kalo lagi ga sibuk ngurusin aitinesia, biasanya doi sibuk ngurusin badan. Gemar cabang-cabang olahraga menantang seperti Catur dan Monopoli.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>