Google Translate, Kini Lebih Canggih Dengan Kamera Penerjemah

Word Lens

Di dunia internasional, di mana semua orang memakai bahasa yang berbeda-beda, sebuah software atau aplikai penerjemah pasti akan sangat berguna. Penelitian mendalam terus dilakukan untuk membuat sebuah alat bantu penerjemah yang praktis namun bisa begitu bermanfaat. Sejauh ini, alat bantu penerjemah yang paling populer adalah Google Translate, yang bisa menerjemahkan puluhan bahasa yang ada di dunia. Menurut data, 500 juta orang menggunakan Google Translate setiap bulannya.

Di antara para pembaca, pasti banyak yang juga sudah menggunakan Google Translate. Namun mungkin ada yang masih menggunakannya dengan cara yang paling tradisional, yaitu dengan mengetikkan sebuah kata atau kalimat di website resmi mereka, translate.google.com. Bila anda termasuk orang-orang yang masih menggunakan Google Translate dengan cara seperti itu, anda harus mencoba juga menggunakan Google Translate lewat aplikasi mobile mereka. Cukup download aplikasi Google Translate di smartphone kalian dan rasakan pengalaman menarik menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut. Apalagi, khusus untuk pengguna Google Translate di platform Android dan iOS, Google baru saja menambahkan beberapa fungsi canggih, yaitu Word Lens dan Real-Time Translation.

Word Lens, Cukup Arahkan Kamera Untuk Menerjemahkan Bahasa Asing

Sebelumnya, kita memang sudah bisa mempotret sebuah tulisan untuk kemudian diterjemahkan oleh Google Translate. Namun kali ini, Google membawa kita ke teknologi yang lebih maju. Dengan teknologi yang disebut Word Lens ini, kita hanya perlu mengarahkan kamera smartphone kita ke sebuah tulisan, kemudian Google Translate akan menutupi tulisan tersebut dengan hasil terjemahan yang kita inginkan. Menariknya, fitur ini bisa kita gunakan tanpa kita harus terkoneksi dengan Internet. Tentu hal ini sangat memudahkan, terutama bagi para pelancong yang suka bepergian ke negara-negara asing.

Untuk lebih jelasnya, silakan melihat animasi berikut :

Google Translate 1

Fitur ini baru bisa menerjemahkan 6 bahasa, yaitu Bahasa Perancis, Jerman, Italia, Portugis, Rusia, dan Spanyol. Bahasa-bahasa tersebut pun baru bisa diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris, atau sebaliknya dari Bahasa Inggris ke 6 bahasa tersebut. Google pun berjanji akan terus menambahkan bahasa-bahasa lain ke dalam fitur tersebut dalam beberapa bulan ke depan. Teknologi ini sebenarnya bukan merupakan hasil karya Google, melainkan milik sebuah startup yang bernama Quest Visual. Startup tersebut telah diakuisisi oleh Google pada bulan Mei tahun lalu, sehingga kini Google pun berhak menggunakan teknologi tersebut di dalam aplikasi Google Translate untuk Android dan iOS.

Real-Time Translation, Generasi Pertama dari Konyaku Translator

Jika anda merupakan penggemar serial animasi Doraemon, maka anda pasti sudah tidak asing lagi dengan sebuah alat yang bernama Konyaku Translator alias Jelly Penerjemah. Jika anda memakan jelly tersebut, apapun yang anda katakan akan langsung diterjemahkan menjadi bahasa asing. Nah, Google Translate pun telah menambahkan fitur itu pada update terbaru Google Translate.

Kita hanya perlu menekan tombol microphone di aplikasi Google Translate, dan mengucapkan sebuah kata dalam bahasa asing agar aplikasi tersebut bisa mengenalinya. Kemudian, tekan tombol microphone sekali lagi, dan aplikasi tersebut pun akan langsung menerjemahkan apapun yang kita katakan. Menariknya, fitur ini bisa berfungsi 2 arah, yang artinya ia bisa menjadi semacam Interpreter atau penerjemah yang bisa memudahkan percakapan antara 2 orang yang berbeda bahasa. Begitu mirip bukan dengan Jelly Penerjemah milik Doraemon?

Coba lihat cara penggunaannya dalam animasi berikut :

Google Translate

Bagi anda yang ingin menikmati fitur-fitur di atas, langsung saja download aplikasi Google Translate di Android atau iOS. Jangan khawatir kalau aplikasi tersebut ternyata belum update, karena Google sedang melakukan proses update tersebut secara bertahap hingga beberapa hari ke depan.

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

1 Response

  1. Ziana says:

    pengen sih coba, tapi kalo kebanyakan install aplikasi, memori hpnya jadi penuuh :))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>