Google – Merusak Harga Pasar Sejak 2013

Moto GSejak persalinannya di 2007, Android telah menyita perhatian para pemerhati gadget. Mulai dari generasi single-core sampai dengan tren quad-core yang booming sejak akhir 2012. Kemunculan Android juga membuat para pengguna smartphone semakin tech-savvy. Pengguna smartphone jaman sekarang lebih mengerti mengenai prosesor, RAM, resolusi layar, dan spesifikasi hardware lain yang terkandung dalam smartphone mereka. Selain spesifikasi, yang biasanya disorot diatas panggung adalah harga.

Logikanya, semakin tinggi spesifikasi sebuah smartphone, maka semakin melangit harganya. Lihat saja flagship dari Samsung dan LG seperti galaxy S4, Note 3, Optimus G2, dan lainnya yang dibanderol diatas 6 jutaan di tanah air. Lalu apa yang terjadi apabila ada sebuah produsen smartphone terkemuka yang mengeluarkan smartphone dengan spesifikasi cukup tinggi dengan harga yang luar biasa rendah?

Motorola Moto G adalah perangkat yang sedang kita bicarakan. Anak kedua dari perkawinan antara Google dengan Motorola ini sepertinya berusaha mencoba merusak harga pasar smartphone saat ini. Dengan prosesor quad-core Qualcomm 400-nya, Moto G berhasil mengungguli smartphone jagoan Google dan LG tahun lalu – Nexus 4 – dengan skor Antutu sebesar 17.000-an.

moto_G_antutuSelain quad-core, apalagi keunggulan Moto G? Yang pertama, Motorola mengklaim bahwa layar HD 4.5 incinya merupakan yang tertajam dan terjernih di kelasnya. Kemudian baterai yang disinyalir tahan sehari, jaminan upgrade ke KitKat, OS polos tanpa tambahan modifikasi interface (vanilla), bentuk warna-warni yang unik dan dapat dikustomisasi. Belum cukup terkesan? Bagaimana jika Anda bisa mendapatkan itu semua hanya dengan $179 (sekitar 2 juta rupiah)?

Banderol $179 tersebut cukup berani untuk kelas Motorola yang dulu terkenal tidak ramah kantong. Perlu bukti? Pertama mari kita bandingkan perangkat seharga sekitar dua juta rupiah. Sebagai contoh, mari kita ambil Samsung Galaxy Ace 2 (NovaThor Dual-core, 768mb RAM, Android 2.3) sebagai contoh. Perangkat yang dibanderol Rp. 2.099.000 ini memiliki skor Antutu sebesar 4.095. Sangat jauh apabila dibandingkan dengan Moto G.

ace2_antutu

Galaxy Ace 2

Ronde kedua, mari kita bandingkan perangkat yang setara dengan spesifikasi Moto G, lalu kita lihat harganya. Mari kita lihat Samsung Galaxy S4 Mini. Dengan skor Antutu 14.000-an, smartphone Samsung ini dibanderol Rp. 4.700.000. Lebih dari dua kali lipat harga Moto G!

s4mini_antutu

 

Harga s4 Mini

 

Sepertinya kita bisa sepakat bahwa banderol Moto G memang murah dan berpotensi merusak harga pasar smartphone dunia – which is good news for us! – namun yang menjadi pertanyaan besar bagi kita adalah kapan si Moto G ini masuk ke Indonesia? Percayalah Motorola, dengan banderol harga seperti itu, Moto G akan laris disini bak kacang goreng! Kami tunggu…

 

 

Sebagai penutup, mari kita simak video promosi Moto G berikut.

 

 

sumber:

motorolagsmarena | gsmarena | gsmarena pulsa | pulsa |

 

 

galihpermadi

Editor aitinesia. Kalo lagi ga sibuk ngurusin aitinesia, biasanya doi sibuk ngurusin badan. Gemar cabang-cabang olahraga menantang seperti Catur dan Monopoli.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>