Gather, Aplikasi Kencan Online Asal Silicon Valley yang Ternyata Dibuat Pria Surabaya

Aplikasi Gather

Bila berbicara tentang aplikasi kencan (dating) yang bisa menghubungkan sepasang muda mudi untuk kemudian menjalin pertemanan atau bahkan menjalin asmara, tentu orang akan langsung teringat akan sebuah aplikasi yang bernama Tinder. Namun Tinder tidak sendirian, di Indonesia saja sudah ada nama-nama seperti Setipe dan Paktor yang juga fokus untuk mempertemukan para calon kekasih. Kini, bisnis tersebut kian ramai dengan kehadiran sebuah startup asal Silicon Valley, yang uniknya, merupakan buatan orang Indonesia. Startup tersebut bernama Gather.

Jim Yang, Entreprenur Teknologi Pertama Indonesia

Jim Yang, adalah seorang entrepreneur asal Surabaya yang sudah mulai meniti karir berbisnis sejak bangku kuliah. Saat itu, ia sudah membuat sebuah mesin pencari (search engine) seperti Google yang bernama Bimasakti, lengkap dengan email server yang bernama BimaMail. Tak hanya itu, bisnis e-commerce pun sempat ia bangun bersama dengan konglomerat Indonesia, Salim Group. Sayangnya, krisis ekonomi pada tahun 1998 membuat Jim harus berhenti bermimpi untuk membangun ekosistem teknologi di Indonesia.

Jim Yang (kanan), dan Min Gyung Kang (tengah), 2 founder Gather

Jim Yang (kanan), dan Min Gyung Kang (tengah), 2 founder Gather

Jim kemudian hijrah ke Amerika Serikat, membuat sebuah firma konsultasi software kelas atas yang berhasil beroperasi dengan baik selama 7 tahun. Krisis menerpa Amerika Serikat pada tahun 2004, memaksa Jim untuk banting setir ke bisnis solusi manajemen identitas yang bernama Identyx. Startup ini kemudian ia jual ke Red Hat, perusahaan penyedia open source software ternama. Sejak saat itu, Jim pun menjadi seorang Angel Investor dan Advisor untuk sejumlah startup. Salah satu kisah suksesnya dalam berinvestasi adalah pada sebuah startup media fashion, Refinery29, yang sekarang telah memiliki valuasi 4,1 Triliun Rupiah.

Di tengah perjalanan bisnisnya di Amerika Serikat, tepatnya di Silicon Valley, Jim pun bertemu dengan Gyung Kang, mantan senior software engineer di Google yang sedang mencari ide besar untuk membuat startup. Mereka berdua pun akhirnya sampai pada keputusan untuk membangun Gather, sebuah aplikasi yang bisa menghubungkan hati-hati yang kesepian.

Bagaimana Cara Kerja Gather?

Gather menyebut aplikasi mereka sebagai layanan pencari jodoh berbasis cloud (awan). Berbeda dengan Tinder yang bisa menghubungkan kita dengan orang asing, Gather malah ingin menghubungkan kita dengan orang-orang yang dekat dengan kita, seperti sepupu jauh kita, atau teman dari teman kita, dan semacamnya. Untuk itu, pengguna Gather wajib mendaftarkan akun Facebook jika ingin menggunakan Gather, agar Gather bisa mengumpulkan informasi tentang teman-teman anda, dan menghubungkan anda dengan seseorang yang kira-kira akan cocok dengan anda.

Tampilan aplikasi Gather yang mirip Tinder, tapi dengan algoritma yang berbeda

Tampilan aplikasi Gather yang mirip Tinder, tapi dengan algoritma yang berbeda

Selanjutnya, apabila anda telah menemukan orang yang kira-kira cocok dengan anda, anda bisa mengirim pesan ‘Like’ (tanda hati), seperti yang biasa kita lakukan di Tinder. Kemudian kita tinggal menunggu balasan dari orang yang kita kirimkan ‘Like’ tersebut, apakah akan membalas atau tidak. Keuntungan sistem Gather adalah di awal perkenalan kita bisa saling mengobrol tentang teman kita yang sama, atau hobi kita yang sama, sesuatu yang tidak bisa kita lakukan di Tinder. Hal ini dirasa lebih nyaman, terutama untuk pengguna perempuan.

Asmara Berbasis Lokasi

Selain mencari pasangan berdasarkan hubungan di Facebook, kita juga bisa mencari pasangan yang pernah 1 lokasi dengan kita. Seperti yang bisa dilihat di video berikut, di mana 2 orang yang saling bertukar pandangan mata, terlalu malu untuk menyapa, namun mereka akhirnya bisa berkomunikasi berkat Gather.

https://www.youtube.com/watch?v=vVCdXCIlKb8

Contoh lain adalah apabila kita sedang menaiki busway dan melihat seorang pria ganteng atau perempuan cantik, dan dia juga terlihat tertarik dengan kita, tak perlu takut kalau kesempatan itu akan hilang, karena Gather bisa membantu. Langsung saja buka aplikasi Gather dan cari akun perempuan atau laki-laki tersebut. Uniknya fitur ini, ia bisa menampilkan para pengguna Gather yang pernah 1 lokasi dengan kita. Bahkan, aplikasi Gather ini pun bisa memberitahukan kepada pengguna tentang di mana dan kapan pengguna tersebut berpapasan dengan pria ganteng atau perempuan cantik tadi.

“Ada banyak sekali yang bisa disimpulkan dari lokasi,” jelas Jim Yang, sang Co-Founder dan CEO Gather. “Sebagai contoh, apabila Anda bertemu dengan seseorang di sebuah konser atau festival, Anda sudah bisa membuat perkiraan tentang kepribadian orang itu.”

Saat ini, aplikasi Gather sudah bisa dinikmati oleh warga Jakarta, namun baru tersedia untuk platform iOS. Menurut informasi yang diterima tim redaksi kami, aplikasi Android Gather akan menyusul untuk diluncurkan dalam waktu dekat. Bagaimana, anda langsung tertarik menggunakan Gather?

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus