Free Basics, Skema Internet Gratis dari Facebook Diberhentikan di India

Internet.org, platform yang diusung oleh Facebook untuk semakin membuka akses internet kepada seluruh penduduk dunia menuai kecaman di India.

Internet.org

 

Program yang mulai diiperkenalkan pada tahun 2013 ini adalah kerjasama antara Facebook dengan enam perusahaan lain yaitu Samsung, Ericsson, Nokia, Qualcomm, dan Opera Software untuk memperluas akses internet di negara-negara yang infrastrukturnya masih dalam tahap pengembangan .

 

Dengan Internet.org, para penggunanya dapat mengakses beberapa layanan / situs tanpa perlu mengeluarkan biaya sama sekali. Internet.org dirancang untuk menggunakan data seminimum mungkin guna mengakomodir tempat-tempat yang jaringan internetnya masih lemah.

 

 

Platform ini menggandeng mitra lokal di setiap negara yang mereka jadikan tempat melaksanakan proyek tersebut. Negara pertama yang berpartisipasi adalah Zambia, kemudian disusul Tanzania, Kenya, dan lain-lain.  Sampai saat ini tercatat terdapat 15 negara yang bekerja sama dengan Internet.org .  Indonesia termasuk menjadi sasaran Internet.org dengan bermitrakan Indosat Ooredoo.

 

 

Pada bulan September 2015,bulan yang sama dengan kunjungan dari PM India Narendra Modi, Mark Zuckerberg mengumumkan melalui akunnya tentang perubahan nama aplikasi dari Internet.org menjadi Free Basics yang memberikan contoh keberhasilan dari Free Basics di India.

 

PM India Narendra Modi bersama CEO Facebook Mark Zuckerberg

 

 

 

Free Basics di India

 

India adalah pasar terbesar Free Basics dengan jumlah penduduk yang mencapai 1.252 milyar jiwa (2013) dan jumlah pengguna internet mencapai 243 juta jiwa atau sekitar 15% dari total populasi. Perdana Menteri India, Narendra Modi pada bulan September 2015 menyempatkan berkunjung ke kantor Facebook di Menlo Park untuk menggelar sesi tanya jawab tentang ‘bagaimana komunitas dapat bekerjasama untuk menjawab tantangan sosial dan ekonomi‘.

 

Perjalanan Free Basics di India tidak berjalan mulus meskipun mendapatkan dukungan dari pemerintahan mereka. Pada bulan April 2015, beberapa bisnis menarik dukungan mereka terhadap Free Basics. Mereka berpendapat bahwa Free Basics telah menyalahartikan netralitas internet. Free Basics, menurut Cleartrip, salah satu perusahaan yang sempat bergabung, yang awalnya bertujuan mepermudah akses kepada semua orang justru telah menjadi alat yang memilah dan memilih kepada siapa internet diberikan dan seberapa cepat.

 

Hal ini ditunjukkan oleh keberadaan dari program bernama Airtel Zero yang menjanjikan akses tak berbayar kepada pengguna layanan internet jika penyedia layanan terkait bersedia membayar kepada pengelola Airtel Zero. Airtel Zero merupakan program dari Bharti Airtel, perusahaan telekomunikasi multinasional yang menguasai pasar di Asia Selatan dan merupakan penyedia layanan seluler terbesar di India dengan jumlah pelanggan mencapai 192,22 juta jiwa.

 

Natal 2015, Mark Zuckerberg yang baru dianugerahi seorang putri mendapatkan pukulan telak untuk platform yang telah dia perjuangkan. Pemerintah India melalui Telecom Regulatory Authority of India (TRAI) mengumumkan diberhentikannya layanan Free Basics di India yang bekerja sama dengan Reliance Communications. Mendekati tanggal jatuhnya keputusan, ‘perang’ argumen di internet India memanas. Pihak pendukung netralitas internet mengeluarkan tulisan yang mengungkapkan kenapa mereka menginginkan Free Basics dihentikan di India. Pihak Facebook tidak tinggal diam, mereka melancarkan iklan di stasiun kereta, media cetak bahkan menggunakan mobil yang dipasangi iklan Free Basics. Dalam iklan mereka di koran di India, Facebook mengklaim terdapat 3,2 juta orang yang menyatakan dukungannya kepada Free Basics. Facebook bahkan mengirimkan Chris Daniels,VP mereka yang menangani Free Basics untuk melakukan AMA di r/India guna menjawab perlawanan dari para pegiat netralitas internet.

AMA Chris Daniels, VP Facebook di r/India

AMA Chris Daniels, VP Facebook di r/India

Pertanyaan-pertanyaan dari  u/shadowbannedguy1 yang paling banyak diupvote

Pertanyaan-pertanyaan dari u/shadowbannedguy1 yang paling banyak diupvote

Balasan dari u/Chris-Daniels terhadap pertanyaan u/shadowbannedguy1

Balasan dari u/Chris-Daniels terhadap pertanyaan u/shadowbannedguy1


Di Indonesia, saat ini Free Basics didukung oleh Indosat Ooredoo. Sebelumnya XL menghentikan kerjasama mereka dengan Free Basics dikarenakan kontroversi yang terjadi di tempat lain seperti di India serta model usaha yang masih belum sesuai dengan keinginan XL.

Pertanyaannya sekarang, dengan diberhentikannya program ini di pasar terbesar mereka, apa yang akan dilakukan Facebook kepada pasar kedua terbesar mereka?

 

Nawir

Seorang pembaca buku, pecinta alam semesta, penyuka filsafat, penonton film.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

1 Response

  1. Kritik pun ditujukan pada salah satu media sosial populer itu. Dasar argumen yang digunakan adalah layanan Free Basic diibaratkan layaknya taman berpagar, yang semua kontennya harus disetujui Facebook terlebih dulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>