Foursquare Melahirkan Swarm, Google Search Harus Waspada

Swarm

Baru-baru ini Foursquare mengumumkan kalau mereka akan meluncurkan Swarm, sebuah aplikasi pemberi rekomendasi bebasis lokasi yang terpisah dari aplikasi Foursquare. Swarm disebut-sebut bisa memberikan informasi menarik seperti rekomendasi restoran favorit yang ada di sekitar kita, lengkap dengan menu favorit yang ada di tempat tersebut dan siapa saja teman kita yang berada di sekitar tempat itu. Aplikasi ini diharapkan bisa menyamai, bahkan mengungguli ketenaran aplikasi rekomendasi lainnya seperti Yelp dan (bahkan) Google Search. Bagaimana kisahnya hingga Swarm bisa lahir?

Mengapa Foursquare Membuat Swarm?

Sejak berdiri di tahun 2009 hingga sekarang, Foursquare dikenal sebagai aplikasi menyenangkan di mana para penggunanya bisa melakukan check-in untuk memberi tahu tempat mereka berada kepada pengguna lain. Dengan aktivitas itu, mereka juga mengejar tantangan yang disediakan Foursquare untuk mendapatkan Badge. Semakin sering seseorang melakukan check-in di suatu tempat, maka mereka bisa menjadi Major di tempat tersebut. Dan itulah yang terus dilakukan Foursquare selama hampir 5 tahun. Begitu membosankan dan sangat tidak menguntungkan.

Dennis Crowley, CEO (Chief Executive Officer) dari Foursquare, menyatakan kalau ia tidak ingin membuat sebuah aplikasi yang hanya menyediakan tombol check-in ketika membuat Foursquare. Foursquare mampu memberikan layanan yang lebih baik dari yang mereka lakukan sekarang. Karena itu, sejak tahun lalu Crowley terus membuat sebuah rencana pengembangan sekaligus meyakinkan tim yang ia pimpin, kalau Foursquare bisa menjadi sebuah aplikasi yang besar. Apa senjata mereka? Database lokasi yang tersebar di seluruh dunia. Mereka telah mengumpulkannya berkat para pengguna mereka yang terus menerus melakukan check-in.

Masalah pun Dimulai

Database lokasi yang saat ini dimiliki Foursquare sangat berguna untuk memperkuat fungsi pencarian tempat-tempat menarik. Sayangnya, ketika Foursquare sudah menambahkan fungsi tersebut ke dalam aplikasi mereka dan melakukan test, hasilnya sangat mengecewakan. Bukannya si fitur yang tidak berjalan baik, tapi para pengguna yang malah cenderung untuk tidak menggunakan fitur tersebut, dan hanya fokus melakukan check-in di tempat-tempat yang baru.

Saat itulah Foursquare sadar kalau mereka tidak bisa menyatukan fungsi tersebut ke dalam aplikasi mereka. Mereka butuh membuat aplikasi lain, walau nantinya akan memakai database yang sama dengan yang selama ini mereka digunakan. Karena itulah Swarm pun dibuat. Hal ini sejalan dengan perkembangan aplikasi mobile di dunia yang cenderung memisahkan sebuah fitur agar bisa mendapat lebih banyak pengguna dan berkembang lebih cepat. Kita bisa melihatnya pada Facebook yang membuang fitur pengiriman pesan mereka dan membuat Facebook Messenger.

Bagaimama Swarm Bekerja?

Swarm bisa menentukan lokasi kita secara otomatis, tanpa perlu kita untuk melakukan check-in terlebih dahulu. Ia memanfaatkan sebuah algoritma bernama Pilgrim yang bisa mencari lokasi kita dengan membandingkan database lokasi yang sudah mereka punya dengan posisi kita yang mereka dapat dari GPS, pemancar Wi-Fi, dan pemancar jaringan mobile. Dengan teknologi itu, Swarm bisa mengetahui apabila kita sedang berada di sebuah restoran Italia, dan memberi tahu makanan yang paling enak di sana. Jika kita berkali-kali datang ke restoran Italia, maka Swarm akan menganggap kalau kita sangat menyukai makanan Italia, dan akan memberi tahu kita setiap kita berada dekat dengan restoran Italia manapun di dunia. Keren bukan?

Mungkin beberapa orang menganggap teknologi ini sedikit menyeramkan, tapi Foursquare menyatakan kalau mereka akan berusaha sebaik mungkin untuk memenuhi apa yang diinginkan pengguna. Foursquare tidak akan mempublikasikan lokasi seorang pengguna tertentu, tapi hanya memberitahukan kalau ‘ada 10 orang teman anda di dekat sini’ apabila anda berada di tempat tertentu. Foursquare menyebutnya Passive Location Sharing.

Dengan aplikasi ini, Foursquare berharap kalau pendapatan mereka akan terus bertambah, dan akan makin banyak pemodal yang mau memberikan dana segar. Dan tahukah anda dari mana nama Swarm berasal? Bila anda adalah penggemar Foursquare, pasti anda akan langsung menyadari kalau nama Swarm berasal dari nama badges yang ada di Foursquare.

Sumber Gambar : FastCompany.net


adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>