Flightradar24, Makin Dibutuhkan Sejak Pesawat MH17 Ditembak Jatuh

Flightradar24

Sebelumnya, aplikasi pelacak rute penerbangan mungkin hanya menarik minat beberapa orang tertentu, seperti para praktisi maupun orang-orang yang memang menggilai dunia penerbangan. Tapi hal itu berubah sejak muncul beberapa masalah yang menimpa penerbangan komersil di dunia akhir-akhir ini, seperti hilangnya pesawat MH370, jatuhnya pesawat MH17 beberapa hari yang lalu, jatuhnya pesawat penumpang di Taiwan dan hilangnya pesawat Air Aljazair di Burkina Faso. Akhirnya, aplikasi-aplikasi pelacak rute tersebut pun mulai diminati oleh masyarakat umum, terutama yang ingin memastikan perjalanan mereka dan keluarga mereka agar tetap aman sampai tempat tujuan.

Flightradar24, Menghapus Kekhawatiran Kondisi Penerbangan

Flightradar24 1

Salah satu aplikasi pelacak rute penerbangan yang paling terkenal adalah Flightradar24. Semenjak muncul berita tentang pesawat MH17 milik maskapai Malaysian Airlines yang ditembak jatuh di wilayah konflik Ukraina, angka download terhadap aplikasi mobile Flightradar24 pun meningkat tajam. Peningkatan tersebut bahkan mencapai 50 kali lipat. Pengguna-pengguna yang baru mendownload aplikasi tersebut kebanyakan berasal dari Inggris, Jerman, dan Belanda, negara-negara yang banyak warganya termasuk dalam korban bencana tersebut. Peningkatan kunjungan yang begitu signifikan tersebut bahkan membuat layanan Flightradar24 sempat down selama beberapa waktu.

Apa Kata Flightradar24 Tentang Kasus MH17?

Untuk kasus jatuhnya pesawat Boeing 777 dengan kode MH17 milik Malaysia Airline beberapa waktu yang lalu, Flightradar24 mengungkapkan kalau jalur yang melewati wilayah udara Ukraina memang merupakan jalur yang cukup ramai sebelum kejadian tersebut. Saat kejadian pun sebenarnya ada 2 pesawat komersil lain yang lokasinya berdekatan dengan MH17, yaitu pesawat milik Singapore Airline dan Air India. Untungnya, kedua pesawat tersebut berhasil mendarat dengan selamat di tempat tujuan.

Saat ini, bila kita mengakses Flightradar24, maka kita akan melihat bagaimana semua pesawat komersil yang hilir mudik antara benua Asia – Eropa akan menghindari jalur Ukraina dan lebih memilih untuk melewati Turki atau Rusia.

Bagaimana Flightradar24 Mengumpulkan Data-Data Penerbangan?

Untuk mendapatkan informasi mengenai lokasi pesawat-pesawat komersil, Flightradar24 menggunakan sebuah alat yang bernama Automatic Dependant Surveillance – Broadcast (ADS-B). Alat tersebut merupakan sebuah penerima sinyal yang berukuran kecil dan bisa diletakkan di atap rumah. Saat ini, Flightradar24 telah menempatkan 4.000 perangkat ADS-B di seluruh dunia. Frederik Lindahl, Chief Executive Officer (CEO) dari Flightradar24, mengatakan kalau penyebaran perangkat ADS-B mereka sudah sangat luas, mulai dari Greenland di ujung utara sampai ke Ilha Fernando de Noronha, sebuah pulau terpencil yang berada di Brazil, di ujung selatan.

Perangkat ADS-B yang Dibagikan Flightradar24

Perangkat ADS-B yang Dibagikan Flightradar24

Demi memperbaiki kualitas layanan, mereka terus memperbesar jaringan dengan mengirimkan sekitar 50 perangkat ADS-B setiap minggunya ke seluruh dunia. Mereka mengirimkan perangkat-perangkat tersebut kepada para penggemar dunia penerbangan yang memang telah berafiliasi dengan mereka. Lindahl mengatakan kalau Flightradar24 memang sebenarnya berawal dari sekedar hobi. Ia pun tak menyangka kalau Flightradar24 bisa menjadi sebesar ini.

Di balik kesuksesan yang diraih oleh Flightradar24 saat ini, muncul sebuah pertanyaan? Apakah data-data yang dipublikasikan oleh Flightradar24 bisa digunakan oleh orang-orang tertentu yang memang berniat jahat dan ingin mengganggu sebuah penerbangan? Semoga saja tidak.

Sumber Gambar : airplanetrack.com

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

1 Response

  1. Enda says:

    penemunya ini kepikiran aja ya buat bikin apps yang berguna, yaitu untuk melacak penerbangan yang sebagai orang sipil kita sebenernya ga punya akses kesana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>