Aplikasi Chatting Ini Bisa Berjalan Tanpa Akses Internet, Serius?

FireChat

Saat ini sudah ada banyak sekali aplikasi chatting yang bisa kita gunakan. WhatsApp, BlackBerry Messenger (BBM), Facebook Messenger, dan Line, merupakan beberapa contoh aplikasi chatting yang bisa berjalan di perangkat mobile kita. Sayangnya, seluruh aplikasi chatting tersebut akan jadi tidak berguna kalau tidak ada sinyal internet di sekitar kita, atau pulsa internet kita sudah habis. Itulah alasan yang melatarbelakangi Open Garden, sebuah perusahaan asal San Fransisco, Amerika Serikat, untuk membuat sebuah aplikasi chatting yang bisa berjalan tanpa akses internet, yaitu FireChat.

Bagaimana FireChat Bekerja?

Walaupun terkesan mustahil, namun FireChat terbukti benar-benar bisa berfungsi tanpa sama sekali ada akses Internet. Ini karena FireChat memanfaatkan fasilitas Bluetooth dan Wi-Fi yang terdapat di hampir semua perangkat mobile, untuk membentuk sebuah jaringan komunikasi yang disebut peer to peer mesh networking. Semua perangkat yang terhubung ke dalam jaringan tersebut nantinya bisa saling berkomunikasi dengan menggunakan aplikasi FireChat. Apabila anda belum memahami bagaimana cara FireChat bekerja, silakan simak video di bawah ini.

Pertanyaan pun muncul karena perangkat Bluetooth dan Wi-Fi di smartphone kita tentu mempunyai batasan jarak untuk mengirim sebuah data. Apakah itu artinya FireChat tidak bisa digunakan di luar jarak tersebut? Jangan khawatir, karena dengan jaringan peer to peer mesh networking, data tersebut bisa mencari jalan menuju device yang dituju dengan memanfaatkan device-device lainnya yang berada di dalam jaringan tersebut. Apabila kita ingin mengirim sebuah data ke lokasi yang jauh, data tersebut akan melompat ke smartphone terdekat, untuk kemudian melompat lagi ke smartphone lainnya, dan terus melompat hingga sampai di smartphone tujuan. Dengan sistem seperti ini, FireChat akan lebih berguna apabila ada lebih banyak orang yang menggunakannya. Menurut penelitian yang diadakan FireChat, untuk membuat sebuah jaringan FireChat yang baik di suatu kota, paling tidak harus ada 5% penduduk kota tersebut yang menggunakan FireChat. Sistem yang digunakan FireChat ini sangat berbeda dengan sistem konvensional yang menyalurkan data lewat sebuah menara Base Transceiver System (BTS) yang tentu butuh investasi mahal.

FireChat 1

Selain untuk alternatif apabila pulsa internet kita habis, FireChat juga akan jadi sangat berguna di lokasi-lokasi yang tidak terjangkau jaringan internet, seperti di pegunungan, pulau terpencil, atau bahkan di sebuah lokasi bencana dengan BTS yang sudah hancur di sekitarnya. Bahkan ketika Badai Katrina melanda pantai barat Meksiko, 25.000 orang langsung bergabung dengan FireChat demi bisa berkomunikasi dengan keluarga dan teman mereka di tengah bencana.

FireChat Siap Menginvasi Indonesia

Sudah bukan rahasia lagi kalau masyarakat Indonesia suka sekali chatting atau mengobrol satu sama lain. Dan di era mobile seperti sekarang, chatting pun sudah lumrah dilakukan lewat aplikasi-aplikasi mobile yang telah saya sebutkan di atas. Saking seringnya masyarakat Indonesia mengakses aplikasi chatting, terkadang tanpa sadar pulsa internet mereka pun habis. Di saat itulah masyarakat Indonesia memerlukan aplikasi seperti FireChat. Seolah memahami fenomena ini, pada gelaran Tech in Asia Jakarta 2015 beberapa hari yang lalu, FireChat pun meluncurkan aplikasi berbahasa Indonesia untuk merangkul para pengguna di tanah air. FireChat berharap kalau di Jakarta mereka akan bisa mendapatkan angka 5% jumlah penduduk, seperti yang disebutkan di atas, untuk menjadi pengguna mereka, agar aplikasi FireChat ini bisa berjalan baik di wilayah Jakarta.

Sampai saat ini, FireChat baru berhasil menembus pasar Asia di negara-negara seperti Filipina, Hongkong, India, dan Malaysia. Di negara-negara yang mereka singgahi, kerjasama dengan komunitas dan media lokal mutlak dibutuhkan FireChat, agar bisa mengembangkan jumlah pengguna mereka. Untuk menggunakan aplikasi FireChat ini, anda bisa mendownloadnya di Google Play dan AppStore.

Apakah FireChat bisa mencuri perhatian di tengah ketatnya persaingan aplikasi-aplikasi chatting yang sudah ada? Mungkinkah aplikasi chatting yang sudah ada menerapkan konsep jaringan seperti yang dibuat FireChat, sehingga mereka tetap bisa digunakan dalam kondisi offline?

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>