Falcon 9 Berhasil Mendarat Sempurna Setelah Mengirimkan Paket Untuk ISS

SpaceX, perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan transportasi ruang angkasa pada tanggal 9 April kemarin berhasil menorehkan prestasi terbaru dalam sejarah perjalanan perusahaan mereka. Perusahaan yang didirikan dan dipimpin oleh Elon Musk pada tahun 2002 ini berhasil mendaratkan wahana mereka yang bernama Falcon 9 full thrust  di atas sebuah tongkang yang mengapung di perairan Florida, Amerika Serikat.  Pendaratan di air dipilih karena memiliki tingkat keamanan yang lebih baik jika dibandingkan dengan di darat yang beresiko salah satunya meleset hingga ke pemukiman penduduk.

Falcon 9

elonmusk

Elon Musk, CEO dan CTO SpaceX

Wahana yang bisa dikatakan merupakan versi ketiga dari  generasi 9 ini diluncurkan menggunakan sistem yang dapat digunakan lebih dari sekali peluncuran. Berbeda dengan kebanyakan sistem peluncuran yang hanya bisa melakukan sekali peluncuran kemudian menjadi sampah ruang angkasa begitu saja.

Dalam keterangannya kepada pers setelah keberhasilan pendaratan Falcon 9, Elon Musk mengatakan, “ Kami sangat senang dengan pendaratan ini sebab roket mendarat dengan baik dan tidak meninggalkan lubang di tongkang ataupun terguling”

Falcon 9 full thrust yang diluncurkan dari Cape Canaveral pada hari Jumat tersebut dapat membawa muatan hingga 13 ton ke daerah orbit rendah bumi dan 5,3 ton ke daerah transfer orbit geostasioner. Sampai saat ini informasi tentang seberapa besar kapasitas maksimum yang bisa diangkut oleh wahana Falcon belum pernah diungkapkan kepada publik.

Detik-detik pendaratan Falcon 9 dapat disaksikan di video berikut ini.

Pengiriman Habitat ke ISS

Saat kemarin melakukan pendaratan di perairan Florida, Falcon 9 full thrust baru saja menyelesaikan misi pengiriman sebuah inflatable habitat ke ruang angkasa. Ruangan atau habitat tersebut rencananya akan dipasang ke International Space Station untuk menjalani ujicoba selama dua tahun.

Kiriman tersebut diperkirakan akan tiba di ISS pada hari minggu jam 09:00 GMT atau jam 16:00 WIB. Habitat yang diproduksi oleh perusahaan Bigelow Aerospace ini dimaksudkan untuk menjajaki kemungkinan penggunaan habitat sejenis dalam rangka penjelajahan ruang angkasa yang lebih jauh jaraknya.

Habitat bermassa 1,4 ton tersebut rencananya akan dikunjungi secara periodik oleh awak ISS setelah berhasil terpasang dan terbentuk dengan sempurna yang bisa memakan waktu hingga satu bulan lamanya.

Selama masa uji coba dua tahun, habitat yang dibuat dari berlapis-lapis kain dan dilapisi juga oleh material yang bersifat seperti Kevlar, akan dilihat ketahanannya terhadap temperatur yang naik turun serta radiasi tingkat tinggi.

 spacex

Ngomong-ngomong, biaya untuk sekali melakukan peluncuran Falcon 9 ini mencapai $ 61,2 juta atau setara dengan 80 milyar rupiah!

Nawir

Seorang pembaca buku, pecinta alam semesta, penyuka filsafat, penonton film.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>