Facebook vs Princeton – Duel Statistik yang Aneh

Facebook

Peneliti dari Princeton University baru-baru ini mengeluarkan abstrak sebuah penelitian ilmiah yang berusaha menganalisa umur Facebook di belantika sosial media. Mereka menganalogikan perkembangan Facebook seperti sebuah virus yang terus menyebar, hingga merambah ke banyak sekali korban. Ketika jumlah calon korban sudah mulai menipis (karena semuanya telah terinfeksi), maka Virus Facebook tersebut akan menjadi mati dan terus menurun jumlahnya, hingga akhirnya hilang sama sekali.

Link : Penelitian Princeton University terkait Facebook

Teori yang menarik sebenarnya, karena penyebaran sosial media memang sering dianalogikan seperti virus yang menyebar dengan cepat, karena diceritakan dari mulut ke mulut. Tak hanya Facebook, Twitter, Path, Instagram, semuanya menyebar dengan cara yang serupa hingga akhirnya bisa menjadi aplikasi sosial media terdepan dengan jutaan pengguna.

Berdasarkan hal tersebut, para peneliti Princeton berupaya untuk memformulasikan tingkat perkembangan, sekaligus keruntuhan Facebook, untuk memprediksi kapan raksasa sosial media ini akan benar-bemar jatuh. Untuk itu mereka perlu data pembanding, dan akhirnya mereka menemukan data siklus hidup MySpace, mantan sosial media besar yang kini tinggal nama.

Bermodalkan data analisa Google dari MySpace, mereka pun akhirnya menemukan sebuah rumus, dan menerapkan rumus tersebut pada Facebook, hasilnya? Mereka memperkirakan kalau Facebook akan jatuh antara Juli 2014 sampai 2017. Yup, artinya proses tersebut akan dimulai sebentar lagi. Tapi benarkah begitu?

Siklus hidup sosial media, tidak bisa dibandingkan secara langsung dengan siklus hidup virus biologis. Banyak faktor lain yang berpengaruh, seperti ekonomi, budaya, dan yang paling penting adalah kreativitas si pemilik sosial media untuk mengembangkan softwarenya. Bila si pemilik bisa mengikuti perkembangan zaman dengan baik, atau bahkan malah menemukan sesuatu yang bisa berguna di masa depan, tak mustahil sebuah sosial media bisa bertahan untuk waktu yang cukup panjang.

Namun bila melihat Facebook secara khusus, sepertinya memang saat-saat kejatuhannya sudah di depan mata. Saya sendiri sekarang praktis sudah tidak menggunakan Facebook, beberapa teman masih memakainya hanya untuk bermain game atau sharing photo. Kesan ‘old-school’ yang dulu sempat dinobatkan kepada Friendster (masih ingatkah kalian?) sebelum kejatuhannya, kini beralih ke Facebook. Bila mereka tak segera berbenah, kematian itu tinggal menunggu waktu.

Update : Dan ternyata Facebook merasa ‘sedikit’ terganggu dengan ulah para peneliti dari Princeton University itu. Mereka pun merilis serangan balasan dan mengatakan kalau mahasiswa Princeton akan habis dalam waktu dekat, begitu juga dengan udara yang kita hirup. Hahaha …

Link : Penelitian Facebook terkait Princeton University

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>